Selasa, 27 Januari 2026

Rajah itu adalah sebuah karya sastra, sebuah karya lukis dekoratif. Rajah biasanya berisi tentang doa, doa itu adalah harapan baik.

 

Menggali Kedalaman Filosofi Nusantara: Eight Senses Film Persembahkan Horor Psikologis "RAJAH"


JAKARTA, Senayan City XXI 26 Januari 2026 – Industri sinema tanah air kembali bersiap menyambut sebuah terobosan genre horor thriller yang tidak hanya mengandalkan ketakutan visual, namun juga kedalaman filosofis budaya. *Eight Senses Film* secara resmi memperkenalkan karya terbaru mereka, *"RAJAH"* , sebuah film yang meramu teror psikologis mencekam dengan balutan ajaran adiluhur Nusantara.

Setelah sukses menggelar Gala Premiere yang menggemparkan pada 26 Januari 2026, film ini dijadwalkan akan meneror layar lebar secara serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 26 Februari 2026.

*Lebih dari Sekadar Horor: Manifestasi Doa dan Tradisi*

Berbeda dengan film horor konvensional yang mengandalkan jumpscare repetitif, "RAJAH" hadir sebagai sebuah karya seni yang mengangkat esensi rajah sebagai warisan budaya. Dalam narasi film ini, Rajah dipahami bukan sekadar simbol mistis, melainkan sebuah karya sastra dan lukis dekoratif yang memuat doa serta harapan baik.

"Rajah adalah representasi ketulusan hati. Ia berfungsi sebagai tolak bala dan pelindung, namun kekuatan sejatinya hanya akan muncul dari hati yang murni," ungkap sang sutradara, *R Jiwo Kusumo* . Film ini juga menyoroti karakteristik unik pemegang Rajah—sosok yang cenderung pendiam dan berhati-hati dalam berucap, karena setiap kata yang keluar diyakini memiliki keampuhan yang mujarab.

*Kolaborasi Lintas Generasi dan Vibes Jawa yang Autentik*

Di bawah tangan dingin produser *Ditha Samantha* , "RAJAH" menampilkan jajaran aktor papan atas yang memberikan performa akting intens, di antaranya:

Samuel Rizal

Ditha Samantha

Aditya Zoni

Panji Zoni

Angel Lisandi Putri

Latar belakang sejarah dan sentuhan budaya Jawa yang kental menjadi nyawa dalam film ini. Penggunaan unsur tradisi bukan sekadar tempelan estetika, melainkan pemantik bagi generasi muda untuk lebih mencintai dan mengingat sejarah serta seni budaya bangsa Indonesia.

*Visi Sinematik*

"RAJAH" menjadi salah satu film yang paling dinantikan tahun ini karena keberaniannya mengeksplorasi sisi gelap psikologis manusia yang berbenturan dengan ajaran luhur leluhur. Ketegangan yang dibangun secara perlahan namun konstan diharapkan mampu memberikan pengalaman sinematik yang membekas bagi penonton.

"Kami ingin menyuguhkan tontonan yang reflektif. Apakah kita memiliki ketulusan hati yang sama dengan filosofi Rajah itu sendiri?" tambah Ditha Samantha.

Pastikan Anda menjadi saksi bangkitnya kekuatan adiluhur di layar lebar. *"RAJAH" tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 26 Februari 2026.*

*Tentang Eight Senses Film:* 

Eight Senses Film adalah rumah produksi yang berkomitmen menghadirkan karya-karya sinematik berkualitas dengan mengangkat *nilai-nilai lokal, sejarah, dan budaya Indonesia* ke dalam narasi modern yang relevan bagi penonton global.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Film "Titip Bunda di Surga-Mu" Rilis Final Poster, Abadikan Pelukan Ibu sebagai Rumah Ternyaman untuk Pulang

  Official Poster Titip Bunda Di Surga-Mu  Jakarta, 2 Februari 2026 - Menghitung hari menuju penayangan perdananya, RRK Pictures, Spectrum F...