Jumat, 04 September 2026

ICX Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Satukan Rantai Ekosistem Kopi dari Hulu hingga Gaya Hidup

 

Jakarta, 4 September 2026 – Indonesia Coffee Expo (ICX) Jakarta 2026 resmi dibuka di Jakarta International Convention Center (JICC) Senayan. Diselenggarakan oleh Dyandra Promosindo bersama Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) serta didukung penuh oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), ICX Jakarta 2026 menjadi kota terakhir sekaligus puncak rangkaian Indonesia Coffee Expo 2026 setelah sebelumnya hadir di Surabaya dan Medan.

Berlangsung selama tiga hari pada 4–6 September 2026, ICX Jakarta menjadi ruang pertemuan berbagai pelaku dalam ekosistem kopi Indonesia, mulai dari petani kopi, brand, roaster, pengelola kafe, barista, UMKM, komunitas, hingga penikmat kopi. Sebanyak lebih dari 115 brand berpartisipasi dalam penyelenggaraan ICX Jakarta yang menargetkan 10.000 pengunjung dengan potensi transaksi hingga Rp4 miliar.

Pembukaan ICX Jakarta 2026 ditandai dengan prosesi pemotongan pita yang dihadiri Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo, Deputi Utusan Khusus Presiden Bidang UMKM Ekraf Digital Ery Punta Hendraswara, Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Suharini Eliawati, Ketua Umum Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) Daryanto Witarsa, Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Nixon L.P. Napitupulu, Presiden Direktur Dyandra Promosindo Daswar Marpaung, dan Direktur Dyandra Promosindo Michael Bayu A. Sumarijanto, serta Direktur Utama PPKGBK Rakhmadi A Kusumo.


Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, mengapresiasi penyelenggaraan ICX Jakarta 2026 yang mempertemukan berbagai pelaku dalam industri kopi dengan masyarakat.

"Indonesia menempati nomor empat kopi dunia, persentasenya antara 7-8% kontribusinya. Pelaku di Jakarta yang berkaitan dengan kopi hampir 193.000, jadi cukup besar sekali. Saya ingin kreativitas, pertemuan ide, dan inovasi dalam ruang-ruang seperti ini, apakah itu kopi, teh, atau lainnya, pemerintah DKI Jakarta memberikan ruang dan support sepenuhnya untuk itu. Saya berharap Jakarta bisa menjadi hub utama untuk perkopian Indonesia."

Pertumbuhan budaya ngopi di Indonesia turut tercermin dari perkembangan industri kopi dalam satu dekade terakhir. Data International Coffee Organization (ICO) menunjukkan konsumsi kopi Indonesia tumbuh 50,02% dalam 10 tahun terakhir, sementara pertumbuhan jumlah kafe di Indonesia mencapai sekitar 16% per tahun. Survei Jakpat pada 2026 juga menunjukkan bahwa 58% responden mengonsumsi kopi setidaknya sekali setiap hari.

Pertumbuhan tersebut berjalan beriringan dengan perubahan perilaku konsumen. Masyarakat semakin memperhatikan kualitas produk, cita rasa, serta karakter kopi yang dikonsumsi. Kopi pun berkembang tidak hanya sebagai komoditas, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup sekaligus membuka ruang bagi tumbuhnya brand, talenta, komunitas, dan peluang usaha baru.

Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, mengatakan ICX Jakarta 2026 dihadirkan untuk menangkap perkembangan tersebut sekaligus mempertemukan industri dengan masyarakat.

"Bagi kami, perkembangan industri kopi Indonesia saat ini menunjukkan optimisme yang kuat. Industri ini tidak hanya tumbuh dari sisi konsumsi, tetapi juga dari semakin beragamnya pelaku usaha, brand, barista, roaster, komunitas, dan talenta baru yang terus berkembang. Karena itu, melalui ICX, kami ingin menghadirkan ruang yang dapat mempertemukan dan menghubungkan rantai ekosistem kopi ini sekaligus membawa perkembangan industri kopi semakin dekat dengan masyarakat."


Dari Kompetisi Barista hingga Lifestyle

Pada hari pertama penyelenggaraan, ICX Jakarta 2026 memulai rangkaian Indonesia Barista Championship (IBC) Region 1 Jakarta. Sebanyak delapan kompetitor bertanding pada Round 1 dari total 15 kompetitor dari beberapa entitas kopi ternama di Indonesia yang mengikuti rangkaian kompetisi selama ICX Jakarta 2026.

IBC menjadi ruang bagi barista untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, dan karakter dalam meracik kopi. Bagi pengunjung, kompetisi ini juga menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung talenta dan proses di balik penyajian kopi.

Ketua Umum Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI), Daryanto Witarsa, mengatakan IBC menjadi ruang bagi barista untuk memperlihatkan perkembangan talenta sekaligus meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap profesi barista.

"IBC menjadi ruang bagi barista untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, dan karakter mereka dalam meracik kopi. Melalui kompetisi ini, masyarakat juga dapat melihat lebih dekat talenta-talenta yang berkembang di industri kopi Indonesia. Kami berharap semangat kompetisi di ICX dapat terus mendorong lahirnya talenta, ide, dan kolaborasi baru di industri kopi," ujar Daryanto.

Menurut Daryanto, perkembangan industri kopi saat ini juga semakin dipengaruhi oleh generasi muda yang menjadikan ngopi sebagai bagian dari gaya hidup. Kondisi tersebut mendorong pelaku industri untuk terus beradaptasi, termasuk dari sisi produk, pengalaman, dan branding agar semakin relevan bagi konsumen muda.

ICX Jakarta 2026 menghadirkan pengalaman tersebut melalui berbagai program yang memungkinkan pengunjung berinteraksi langsung dengan pelaku industri, mengenal produk, serta memahami proses dan keterampilan di balik penyajian kopi.

Salah satunya melalui UNFILTERED Bars yang memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk menikmati kopi sekaligus berinteraksi langsung dengan brand dan pelaku industri dan termasuk figur publik. Area ini menjadi ruang experiential yang mempertemukan produk, pelaku usaha, dan konsumen dalam satu pengalaman.


BTN Dorong Transaksi Digital di Ekosistem Kopi

Dukungan terhadap ICX Jakarta 2026 juga hadir melalui balé by BTN. Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan, kopi menjadi ekosistem yang menarik karena tidak hanya telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, tetapi juga memiliki mata rantai ekonomi yang luas, mulai dari petani, pengolah, roaster, distributor, kedai kopi, barista, UMKM hingga konsumen.

Menurut Nixon, karakter tersebut sejalan dengan strategi Beyond Mortgage BTN. Perseroan tetap memperkuat bisnis utama di sektor perumahan sekaligus memperluas layanan untuk berbagai kebutuhan dan transaksi keseharian nasabah.

"Kopi hari ini bukan sekadar minuman, tetapi sudah menyatu dengan lifestyle. Komunitasnya banyak, ekosistemnya besar. Kami melihat market-nya besar, potensinya besar, sangat lokal, dan menyentuh banyak UMKM," ujar Nixon.

Melalui balé by BTN, BTN ingin menghadirkan pengalaman transaksi yang semakin dekat dengan aktivitas pengunjung maupun pelaku usaha selama ICX sekaligus mendorong penggunaan transaksi digital dalam ekosistem kopi.

Selama ICX Jakarta 2026, pengunjung dapat menikmati cashback hingga Rp150.000 untuk transaksi menggunakan balé by BTN. Selain itu, tersedia kesempatan mendapatkan hadiah menarik berupa satu unit mesin kopi dan tabungan hingga Rp9.000.000 dengan mengumpulkan transaksi minimal Rp150.000 untuk mendapatkan satu kupon.

Pengunjung juga dapat melakukan aktivasi balé by BTN di area ICX Jakarta untuk mendapatkan voucher belanja hingga Rp50.000 yang dapat digunakan di area pameran. Sementara itu, pengunjung yang mengikuti program Lucky Spender balé by BTN dapat menantikan pengumuman pemenang pada hari terakhir ICX Jakarta 2026, Minggu (6/9).


Tiket, Agenda, dan Akses Menuju ICX Jakarta

Untuk tiket, ICX Jakarta 2026 menyediakan tiket reguler seharga Rp60.000 per tiket. Tersedia pula paket bundling satu tiket dengan satu cup gelato dari Espresso Italia seharga Rp70.000 yang dapat dibeli melalui kanal penjualan tiket resmi Dyandra.

ICX Jakarta 2026 dapat diakses melalui berbagai pilihan transportasi. Pengunjung yang menggunakan kendaraan pribadi atau taksi dapat menuju JICC Senayan melalui Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Gerbang Pemuda, maupun Jalan Pintu Satu Senayan melalui kawasan GBK.

Untuk transportasi umum, pengunjung dapat menggunakan TransJakarta dan turun di Halte JCC Senayan, Halte Polda Metro, atau Halte Gelora Bung Karno, kemudian berjalan kaki menuju lokasi. Sementara itu, pengguna MRT dapat turun di Stasiun Istora Mandiri dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju JICC Senayan.

Rangkaian ICX Jakarta 2026 masih berlanjut pada Sabtu (5/9). Tujuh kompetitor berikutnya akan bertanding dalam IBC Round 2 pada pukul 13.00 WIB, sementara pengunjung dapat mengikuti Brew Talks pada pukul 11.30-17.45 WIB serta menikmati berbagai pengalaman interaktif di Brew Bars.

ICX Jakarta 2026 berlangsung hingga Minggu, 6 September 2026. Informasi mengenai rangkaian kegiatan dapat diakses melalui kanal resmi Indonesia Coffee Expo pada indonesiacoffeeexpo.com dan akun Instagram @icx_expo.



Tentang Asosiasi Kopi Spesial Indonesia

Asosiasi Kopi Spesial Indonesia, yang juga dikenal sebagai AKSI-SCAI, adalah organisasi nirlaba yang berdedikasi pada pengembangan komunitas kopi spesial di Indonesia. Didirikan pada tahun 2008, AKSI-SCAI mengumpulkan seluruh industri kopi mulai dari petani hingga pengusaha untuk bersama-sama menghadirkan yang terbaik dari kopi Indonesia ke dunia. Keunggulan dalam keragaman adalah visinya, yang membudayakan rasa bangga dan memiliki di antara berbagai wilayah di Indonesia di mana kopi ditanam. AKSI-SCAI juga merawat jaringan nasional para penggemar kopi berdasarkan prinsip-prinsip transparansi, keragaman, dan pembelajaran kolektif. Semua program dirancang untuk mempromosikan pertumbuhan kopi spesial sebagai industri yang makmur, adil, dan berkelanjutan yang menguntungkan semua yang terlibat dalam prosesnya.


Tentang Dyandra Promosindo

Dyandra Promosindo adalah Professional Exhibition/Event Organizer (PEO) di Indonesia yang merupakan sub-holding company dari PT Dyandra Media International, Tbk (DYAN). Sejak berdiri pada tahun 1994, Dyandra Promosindo berhasil mencetak rekam jejak pameran yang mengesankan di seluruh Indonesia. Dyandra Promosindo telah menggelar lebih dari 850 pameran di Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Bali, Makassar, Medan dan berbagai kota besar lain di Indonesia. Hingga saat ini Dyandra Promosindo tercatat membawahi 12 anak perusahaan yang bergerak pada bidang event/exhibition organizer, concert promotor dan juga digital agency. Kedua belas anak perusahaan tersebut di antaranya PT Dyandra Communication, PT Kerabat Dyan Utama, PT Debindo Mitra Dyantama, PT Debindo Mitra Tama, PT Fasen Creative Quality, PT Dyan Kreasi Indonesia, PT Dyandra Global Edutainment, PT Mitra Global Animalia, PT Dyan Mas Entertainment, PT Mitra Natura Raya, PT Dyandra Mitra Indah, PT Mavic Dyandra Internasional. Dengan lebih dari 1.000 peserta pameran setiap tahun, termasuk peserta dari luar negeri, Dyandra Promosindo telah membuktikan diri sebagai rekan bisnis terpercaya sambil terus meningkatkan diri menuju budaya pameran yang lebih baik di Indonesia. Berbagai event yang telah diselenggarakan antara lain pameran B2B, pameran B2C, konser musik dan festival, konferensi dan summit. Dyandra Promosindo telah menjadi PEO pertama di Indonesia yang memiliki sertifikasi ISO 9001:2008 untuk sistem kualitas manajemen. Pameran yang diselenggarakan antara lain: Indonesia International Motor Show, Indonesia International Furniture Expo, Indonesian Petroleum Association Convex, International Franchise, License and Business Concept Expo & Conference, dan lain-lain.

ICX Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Satukan Rantai Ekosistem Kopi dari Hulu hingga Gaya Hidup


Jakarta, 4 September 2026 – Indonesia Coffee Expo (ICX) Jakarta 2026 resmi dibuka di Jakarta International Convention Center (JICC) Senayan. Diselenggarakan oleh Dyandra Promosindo bersama Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) serta didukung penuh oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), ICX Jakarta 2026 menjadi kota terakhir sekaligus puncak rangkaian Indonesia Coffee Expo 2026 setelah sebelumnya hadir di Surabaya dan Medan. 

Berlangsung selama tiga hari pada 4–6 September 2026, ICX Jakarta menjadi ruang pertemuan berbagai pelaku dalam ekosistem kopi Indonesia, mulai dari petani kopi, brand, roaster, pengelola kafe, barista, UMKM, komunitas, hingga penikmat kopi. Sebanyak lebih dari 115 brand berpartisipasi dalam penyelenggaraan ICX Jakarta yang menargetkan 10.000 pengunjung dengan potensi transaksi hingga Rp4 miliar.

Pembukaan ICX Jakarta 2026 ditandai dengan prosesi pemotongan pita yang dihadiri Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo, Deputi Utusan Khusus Presiden Bidang UMKM Ekraf Digital Ery Punta Hendraswara, Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Suharini Eliawati, Ketua Umum Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) Daryanto Witarsa, Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Nixon L.P. Napitupulu, Presiden Direktur Dyandra Promosindo Daswar Marpaung, dan Direktur Dyandra Promosindo Michael Bayu A. Sumarijanto, serta Direktur Utama PPKGBK Rakhmadi A Kusumo.

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, mengapresiasi penyelenggaraan ICX Jakarta 2026 yang mempertemukan berbagai pelaku dalam industri kopi dengan masyarakat.

“Indonesia menempati nomor empat kopi dunia, persentasenya antara 7-8% kontribusinya. Pelaku di Jakarta yang berkaitan dengan kopi hampir 193.000, jadi cukup besar sekali. Saya ingin kreativitas, pertemuan ide, dan inovasi dalam ruang-ruang seperti ini, apakah itu kopi, teh, atau lainnya, pemerintah DKI Jakarta memberikan ruang dan support sepenuhnya untuk itu. Saya berharap Jakarta bisa menjadi hub utama untuk perkopian Indonesia.”

Pertumbuhan budaya ngopi di Indonesia turut tercermin dari perkembangan industri kopi dalam satu dekade terakhir. Data International Coffee Organization (ICO) menunjukkan konsumsi kopi Indonesia tumbuh 50,02% dalam 10 tahun terakhir, sementara pertumbuhan jumlah kafe di Indonesia mencapai sekitar 16% per tahun. Survei Jakpat pada 2026 juga menunjukkan bahwa 58% responden mengonsumsi kopi setidaknya sekali setiap hari. 

Pertumbuhan tersebut berjalan beriringan dengan perubahan perilaku konsumen. Masyarakat semakin memperhatikan kualitas produk, cita rasa, serta karakter kopi yang dikonsumsi. Kopi pun berkembang tidak hanya sebagai komoditas, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup sekaligus membuka ruang bagi tumbuhnya brand, talenta, komunitas, dan peluang usaha baru.

Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, mengatakan ICX Jakarta 2026 dihadirkan untuk menangkap perkembangan tersebut sekaligus mempertemukan industri dengan masyarakat.

“Bagi kami, perkembangan industri kopi Indonesia saat ini menunjukkan optimisme yang kuat. Industri ini tidak hanya tumbuh dari sisi konsumsi, tetapi juga dari semakin beragamnya pelaku usaha, brand, barista, roaster, komunitas, dan talenta baru yang terus berkembang. Karena itu, melalui ICX, kami ingin menghadirkan ruang yang dapat mempertemukan dan menghubungkan rantai ekosistem kopi ini sekaligus membawa perkembangan industri kopi semakin dekat dengan masyarakat.”

Dari Kompetisi Barista hingga Lifestyle

Pada hari pertama penyelenggaraan, ICX Jakarta 2026 memulai rangkaian Indonesia Barista Championship (IBC) Region 1 Jakarta. Sebanyak delapan kompetitor bertanding pada Round 1 dari total 15 kompetitor dari beberapa entitas kopi ternama di Indonesia yang mengikuti rangkaian kompetisi selama ICX Jakarta 2026.

IBC menjadi ruang bagi barista untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, dan karakter dalam meracik kopi. Bagi pengunjung, kompetisi ini juga menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung talenta dan proses di balik penyajian kopi.

Ketua Umum Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI), Daryanto Witarsa, mengatakan IBC menjadi ruang bagi para barista untuk memperlihatkan perkembangan talenta sekaligus meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap profesi barista. 

“IBC menjadi ruang bagi para barista untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, dan karakter mereka dalam meracik kopi. Melalui kompetisi ini, masyarakat juga dapat melihat lebih dekat talenta-talenta yang berkembang di industri kopi Indonesia. Kami berharap semangat kompetisi di ICX dapat terus mendorong lahirnya talenta, ide, dan kolaborasi baru di industri kopi,” ujar Daryanto.

Menurut Daryanto, perkembangan industri kopi saat ini juga semakin dipengaruhi oleh generasi muda yang menjadikan ngopi sebagai bagian dari gaya hidup. Kondisi tersebut mendorong pelaku industri untuk terus beradaptasi, termasuk dari sisi produk, pengalaman, dan branding agar semakin relevan bagi konsumen muda.

ICX Jakarta 2026 menghadirkan pengalaman tersebut melalui berbagai program yang memungkinkan pengunjung berinteraksi langsung dengan pelaku industri, mengenal produk, serta memahami proses dan keterampilan di balik penyajian kopi.

Salah satunya melalui UNFILTERED Bars yang memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk menikmati kopi sekaligus berinteraksi langsung dengan brand dan pelaku industri dan termasuk figur publik. Area ini menjadi ruang experiential yang mempertemukan produk, pelaku usaha, dan konsumen dalam satu pengalaman.


BTN Dorong Transaksi Digital di Ekosistem Kopi

Dukungan terhadap ICX Jakarta 2026 juga hadir melalui balé by BTN. Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan, kopi menjadi ekosistem yang menarik karena tidak hanya telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, tetapi juga memiliki mata rantai ekonomi yang luas, mulai dari petani, pengolah, roaster, distributor, kedai kopi, barista, UMKM hingga konsumen.

Menurut Nixon, karakter tersebut sejalan dengan strategi Beyond Mortgage BTN. Perseroan tetap memperkuat bisnis utama di sektor perumahan sekaligus memperluas layanan untuk berbagai kebutuhan dan transaksi keseharian nasabah.

“Kopi hari ini bukan sekadar minuman, tetapi sudah menyatu dengan lifestyle. Komunitasnya banyak, ekosistemnya besar. Kami melihat market-nya besar, potensinya besar, sangat lokal, dan menyentuh banyak UMKM,” ujar Nixon.

Melalui balé by BTN, BTN ingin menghadirkan pengalaman transaksi yang semakin dekat dengan aktivitas pengunjung maupun pelaku usaha selama ICX sekaligus mendorong penggunaan transaksi digital dalam ekosistem kopi.

Selama ICX Jakarta 2026, pengunjung dapat menikmati cashback hingga Rp150.000 untuk transaksi menggunakan balé by BTN. Selain itu, tersedia kesempatan mendapatkan hadiah menarik berupa satu unit mesin kopi dan tabungan hingga Rp9.000.000 dengan mengumpulkan transaksi minimal Rp150.000 untuk mendapatkan satu kupon.

Pengunjung juga dapat melakukan aktivasi balé by BTN di area ICX Jakarta untuk mendapatkan voucher belanja hingga Rp50.000 yang dapat digunakan di area pameran. Sementara itu, pengunjung yang mengikuti program Lucky Spender balé by BTN dapat menantikan pengumuman pemenang pada hari terakhir ICX Jakarta 2026, Minggu (6/9).


Tiket, Agenda, dan Akses Menuju ICX Jakarta

Untuk tiket, ICX Jakarta 2026 menyediakan tiket reguler seharga Rp60.000 per tiket. Tersedia pula paket bundling satu tiket dengan satu cup gelato dari Espresso Italia seharga Rp70.000 yang dapat dibeli melalui kanal penjualan tiket resmi Dyandra.

ICX Jakarta 2026 dapat diakses melalui berbagai pilihan transportasi. Pengunjung yang menggunakan kendaraan pribadi atau taksi dapat menuju JICC Senayan melalui Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Gerbang Pemuda, maupun Jalan Pintu Satu Senayan melalui kawasan GBK.

Untuk transportasi umum, pengunjung dapat menggunakan TransJakarta dan turun di Halte JCC Senayan, Halte Polda Metro, atau Halte Gelora Bung Karno, kemudian berjalan kaki menuju lokasi. Sementara itu, pengguna MRT dapat turun di Stasiun Istora Mandiri dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju JICC Senayan.

Rangkaian ICX Jakarta 2026 masih berlanjut pada Sabtu (5/9). Tujuh kompetitor berikutnya akan bertanding dalam IBC Round 2 pada pukul 13.00 WIB, sementara pengunjung dapat mengikuti Brew Talks pada pukul 11.30-17.45 WIB serta menikmati berbagai pengalaman interaktif di Brew Bars.  

ICX Jakarta 2026 berlangsung hingga Minggu, 6 September 2026. Informasi mengenai rangkaian kegiatan dapat diakses melalui kanal resmi Indonesia Coffee Expo pada indonesiacoffeeexpo.com dan akun Instagram @icx_expo.


**


Kamis, 03 September 2026

IDGITAF HADIRKAN KARYA ALBUM KEDUANYA LEWAT “PEMENTASAN BERUSAHA DI BAWAH HUJAN”

 



Bagaimana kalau sebuah album tidak hanya didengarkan, tetapi juga dimainkan, diperankan, dan diceritakan kembali di atas panggung? Musisi muda yang satu ini tahu cara mementaskan karya-karyanya dengan sangat spesial. Idgitaf akan membawa album terbarunya ke bentuk yang lebih luas dari sebuah pertunjukan musik. Sebuah pementasan semi-teatrikal yang memadukan seni lagu, peran, dan tarian kedalam sebuah pengalaman utuh dengan nama “Pementasan Berusaha di Bawah Hujan”.

Diadaptasi langsung dari album studio kedua bertajuk “Berusaha di Bawah Hujan”, Idgitaf berkolaborasi dengan Katarsis Live menghadirkan pengalaman yang berbeda dalam sebuah pementasan karya musik. Ia akan menampilkan pertunjukkan teatrikal dengan berperan sebagai Air dengan lawan mainnya yaitu Api. Saat ini Idgitaf sedang melakukan semua persiapan dari penampilan spesialnya ini yang belum pernah dibawakan dalam festival maupun pertunjukan lainnya.

“Sekarang aku sedang menyiapkan semuanya. Mulai dari setlist, persiapan acting, sampai belajar beberapa tarian yang akan ditampilkan dalam pementasan kali ini. Pokoknya ini akan menjadi sebuah penampilan spesial yang sayang banget buat dilewatin deh!” cerita Idgitaf.


Pementasan ini juga akan menghadirkan Hindia dan Dere sebagai kolaborator. Keduanya bukan nama yang asing dalam perjalanan album kedua Idgitaf, karena masing-masing turut berkolaborasi dalam lagu “Masih Ada Cahaya” bersama Hindia dan “Setengah Langit” bersama Dere. Kehadiran keduanya di atas panggung tentu menjadi salah satu momen yang paling dinantikan dalam pementasan ini.

Selain itu, Idgitaf juga akan mengajak beberapa nama lain untuk berkolaborasi. Mulai dari teman-temannya yang sudah mendukungnya sejak lama yakni Jebung, Rifqi FTR, dan Dandy yang akan hadir sebagai kolaborator. Kemudian ia juga mengajak New Pusat Dunia (NPD) serta Lomba Sihir dalam pementasan kali ini.

Selain membawakan karya dari album “Berusaha di Bawah Hujan”, Idgitaf juga akan memainkan lagu-lagu dari rilisan sebelumnya. Secara keseluruhan, penonton akan disuguhkan lebih dari 20 lagu dalam satu rangkaian pertunjukan. 

Sebagai promotor, Katarsis Live merancang konser ini sebagai sebuah pengalaman yang tidak berhenti ketika musik dimainkan di atas panggung. Penonton juga diajak untuk ikut menjadi bagian dari cerita melalui berbagai elemen interaktif. Mengambil inspirasi dari identitas koboy yang kini menjadi bagian dari karakter Idgitaf, tersedia beberapa permainan yang bisa diikuti penonton, seperti Rodeo Bull, Lasso Toss, dan Pull The Bull.

“Kami selalu ingin menghadirkan pertunjukan musik yang dapat berarti dan dirasakan oleh penonton. Semua ide datang dari Idgitaf, dan Katarsis Live mencoba untuk mewujudkan keinginannya menjadi pengalaman yang tak terlupakan oleh Idgitafriends (panggilan bagi penggemar Idgitaf),” cerita CEO Katarsis Live, Reyhana Zain.

Saat ini tiket “Pementasan Berusaha di Bawah Hujan” sudah dapat dibeli melalui www.idgitaf.id. Penjualan tiket dibuka dalam 3 kategori, dengan kategori harga terendah yakni kategori “Hujan” dengan harga Rp159.000, lalu kategori “Mendung” Rp259.000. Selain itu, Idgitaf juga membuka kategori spesial yakni “Cahaya” yang dibanderol seharga Rp349.000. Mendengar kebutuhan dan permintaan para penonton, Idgitaf bersama Katarsis Live juga menghadirkan pilihan seating tribun, sehingga penonton dapat menikmati keseluruhan pementasan dengan lebih nyaman. Khusus untuk pemegang tiket “Cahaya”, tersedia pula sesi talkshow spesial bertajuk IDGITALKShow bersama Duo Bahlul. Selain itu, penonton dapat menikmati berbagai photospot serta mendapatkan merchandise eksklusif yang dibuat khusus untuk “Pementasan Berusaha di Bawah Hujan.”

“Pementasan Berusaha di Bawah Hujan” akan berlangsung di Kuningan City Ballroom, Jakarta pada tanggal 18 September 2026.



Tentang Idgitaf

Idgitaf merupakan musisi muda perempuan Indonesia yang dikenal lewat karya-karya personal dan lirik yang merefleksikan pengalaman serta keresahan generasi muda. Dengan karakter musik yang kuat dan pendekatan yang autentik, Idgitaf telah meraih berbagai penghargaan musik tanah air.

Pada 15 Mei, Idgitaf merilis album studio penuh keduanya, Berusaha di Bawah Hujan (BDBH). Di minggu pertama perilisannya, album ini berhasil masuk ke jajaran Spotify Top Weekly Debut Albums Global, menandai pencapaian penting dalam perjalanan musiknya, kini Idgitaf tengah mempersiapkan konser "Pementasan Berusaha di Bawah Hujan" yang akan diselenggarakan 18 September 2026 mendatang.

Tentang Katarsis Live

Katarsis Live adalah promotor pementasan semi teatrikal Idgitaf bertajuk "Pementasan Berusaha di Bawah Hujan." Dalam beberapa tahun terakhir Katarsis Live berhasil menunjukkan reputasinya sebagai promotor musik yang memiliki integritas lewat konser-konser musik yang sukses digelar, antara lain tur konser Reality Club, Isyana Sarasvati, Rizky Febian, Perunggu, dan juga intimate live music Raisa, Kunto Aji, Nadin Amizah, Sal Priadi, Ziva Magnolya, dan lain-lain. Selain itu, Katarsis Live tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan konser, tetapi juga dikenal sebagai kreator dan pengembang berbagai intellectual property (IP) hiburan, seperti Drive-In Senja (menonton film dari dalam mobil), Dunia Mencekam (IP horor), dan Sewaktu (intimate live music).




Rabu, 02 September 2026

Komedinya Gila, Dramanya Bikin Hati Hangat, Film Agensi Rumah Tangga Satukan Enzy Storia dan Afgan dengan Rekor 7 Komika Perempuan di Satu Layar

 



Tonton film Agensi Rumah Tangga mulai 10 September 2026 di bioskop


Jakarta, 2 September 2026 — Setelah sukses dengan drama komedi dan drama keluarga, sutradara pencetak blockbuster Naya Anindita kini menggarap film komedi perdananya, Agensi Rumah Tangga, persembahan Starvision, bekerjasama dengan Legacy Pictures, Vortera Studios, dan Navvaros, dari produser Chand Parwez Servia. Film Agensi Rumah Tangga diadaptasi dari novel best seller Almira Bastari, dengan naskah yang ditulis oleh Upi dan Ayu Anggraini Putri. Film ini membawa kisah yang hangat dari Katia (Enzy Storia), yang kena PHK dan akhirnya membangun bisnis agensi penyaluran pekerja rumah tangga.

Film Agensi Rumah Tangga menjadi eksplorasi terbaru Naya dengan genre komedi, yang menampilkan jajaran komika perempuan sebagai para ART yang ikonik. Mereka berhasil menyampaikan komedi-komedi baik secara dialog hingga adegan dengan penuh kekacauan yang membuat penonton terhibur dan ngakak.

"Ini pertama kalinya ada 7 komika perempuan bermain dalam satu judul film. Agensi Rumah Tangga akan membuat penonton menikmatinya dengan cerita yang seru, komedi yang kocak, dan drama yang menyentuh," ujar produser Chand Parwez Servia.

Tak hanya menampilkan komedi, film Agensi Rumah Tangga juga membawa isu yang penting dan dekat. Lewat jajaran para pekerja rumah tangga serta para karakter pekerja perempuan, film ini juga berbicara mengenai pentingnya memberikan kelayakan hak untuk para pekerja domestik.

"Aku melihat ART itu terkadang dianggap seperti sebuah fasilitas dalam rumah tangga. Padahal mereka ini juga pekerja, staf, sama seperti kita yang juga pekerja. Untuk itu, film ini juga ingin memantik diskusi bahwa sudah seharusnya kita memperlakukan ART juga sama seperti kita. Film ini membawa kisah yang penting, meski dikemas dengan ringan dan komedi," ujar sutradara Naya Anindita.

Agensi Rumah Tangga dibintangi oleh Enzy Storia, Afgansyah Reza, Fita Anggriani, Ardit Erwandha, Yunita Siregar, Unique Priscilla, Tike Priatnakusumah, Nada Novia, Dea Panendra, Astrid Juwita, Nury Zhafira, Farrell Rafisqy, Khalif Al Juna, Sheila Dara, Hesti Purwadinata, Lulu Tobing, Febby Rastanty, Dayu Wijanto, Nazira C Noer, Freya Mikhayla, Azamy Syauqi, Niky Putra, Mario Caesar, Kev, Oline Mendeng, Yono Bakrie, Marchella FP, Rendha Rais, Reza Chandika, Arvino Ramadhan, Oki DM, Anyun Cadel, Elia Margaretha, Yudha Brajamusti, McDanny, Shela Lala, Vadie Akbar, Dian Iyoy, dll. Sementara itu, jajaran komika perempuan terbanyak hadir di film ini, mereka di antaranya adalah Ummi Quary, Musdalifah Basri, Neneng Wulandari, Boah Sartika, Priska Baru Segu, Nury Zhafira, dan Mega Salsabila.

"Ini cerita yang relate dan semoga untuk yang menonton jadi lebih bisa menghargai kerja para ART yang sudah banyak membantu pekerjaan sehari-hari kita. Film ini juga punya komedi yang sangat lucu dengan komedi-komedi yang diberikan para komika perempuannya. Semoga hangat dan tawanya sampai ke hati penonton," ujar Enzy Storia.

"Film Agensi Rumah Tangga menjadi penanda yang spesial bagi saya karena bertepatan dengan 18 tahun saya merayakan perjalanan bermusik. Di tahun ini, Naya memberikan kesempatan saya untuk mengeksplorasi tantangan baru lewat peran Kafka di film ini, bergabung bersama para pemeran yang luar biasa, dan ceritanya yang hangat, komedinya juga sangat menghibur," ujar Afgansyah Reza.

Ikuti perkembangan terbaru film Agensi Rumah Tangga melalui Instagram @FilmAgensiRumahTangga, @starvisionplus, @LegacyPictures, @VorteraStudios, @Navvaros.entertainment dan TikTok @StarvisionOfficial.


Sinopsis

Katia yang di-PHK perlu pekerjaan baru untuk membayar KPR, hingga memutuskan menjadi penyalur asisten rumah tangga (ART). Berbagai drama yang penuh romantika membuatnya bimbang antara mencari pekerjaan baru sesuai harapan ibunya, atau mempertahankan para ART yang sudah jadi keluarga baru baginya.


​Pemain dan Tim Produksi


​Enzy Storia — Katia Amaranto

​Afgansyah Reza — Kafka

​Fita Anggriani — Sashi

​Ardit Erwandha — Banu

​Yunita Siregar — Mila

​Unique Priscilla — Titin

​Tike Priatnakusumah — Bi Minah

​Nada Novia — Nisa

​Ummi Quary — Siti

​Musdalifah Basri — Asih

​Neneng Wulandari — Marsih

​Dea Panendra — Dini

​Boah Sartika — Denok

​Priska Baru Segu — Rina

​Astrid Juwita — Ratih

​Nury Zhafira — Fitri

​Mega Salsabila — Ica

​Farrell Rafisqy — Kenzi

Khalif Al Juna — Kenzo

Sheila Dara — Viona

Hesti Purwadinata — Tessa Effendi

Lulu Tobing — Danila

​Febby Rastanty — Quina

​Dayu Wijanto — Miranti

Nazira C. Noer — Ira

​Freya Mikhayla — Aurora

Azamy Syauqi — Dio

​Niky Putra — Petugas CPNS 1

Mario Caesar — Peserta Ujian CPNS 1

Kev — Peserta Ujian CPNS 2

​Oline Mendeng — Hani

​Yono Bakrie — Yono Sayur

​Marchella FP — Cecel Pegawai TV

Rendha Rais — Widya

​Reza Chandika — Candra Chandika

​Arvino Ramadhan — Petugas CPNS 2

​Oki DM — Wanto Furniture

​Anyun Cadel — Toha

​Elia Margaretha — Wanita Bertubuh Besar

Yudha Brajamusti — Dukun

McDanny — Pembeli Mobil Katia

​Shela Lala — Mbak Lala

​Vadie Akbar — Reza

​Dian Iyoy — Bapak Main Gaple


Vadie Akbar — Reza

Dian Iyoy — Bapak Main Gaple


Produksi

Starvision

Legacy Pictures

Vortera Studios

Navvaros


Produser

Chand Parwez Servia

Riza

Reza Servia

Mithu Nisar


Sutradara : Naya Anindita


Produser Eksekutif

Amrit Dido Servia

Raza Servia

Futih Aljihadi

Lisbeth Simarmata

Muhammad Noviar Rahman

Nazira C Noer

Trivet Sembel


Produser Lini : Rini Atmodjo

Penulis Skenario : Upi, Ayu Anggraini Putri


Dari Novel Best Seller Almira Bastari

Penata Artistik : Jacobus Dimas

Penata Kamera: Robert Cauble

Penyunting Gambar: Ahmad Yuniardi

Penata Suara: Aditya Trisnawan

Perekam Suara: Waim Ahmad Fahreizi

Penata Musik: Hariopati Rinanto

Penata Warna & VFX: Super 8MM Studio

Penata Grafis: Mataque Studio

Penata Rias: Amalia Cantiqa

Penata Busana: Aldie Harra

Penata Peran: Arief Havidz

Penata Peran: Abie Prabu

Perancang Poster: Alvin Hariz

OST: 

Langit Merah Muda — Afgan

Tak Ada Rencana (Kujatuh Cinta) — Afgan

Jatuh, Bangkit Kembali! — HIVE!

Kita Bikin Romantis — MALIQ & D'Essentials


Tentang Starvision

Starvision merupakan salah satu rumah produksi film dan televisi paling berpengaruh dan terkemuka di Indonesia, dengan rekam jejak lebih dari tiga dekade dalam membentuk lanskap hiburan nasional. Di bawah kepemimpinan visioner pendiri sekaligus produser Chand Parwez Servia, perusahaan ini dikenal konsisten menghadirkan kisah-kisah yang mampu menyentuh dan dekat dengan hati penonton Indonesia.

Setiap tahunnya, Starvision merilis sekitar sepuluh judul film layar lebar, menjadikannya salah satu pemain paling stabil dan dapat diandalkan di pasar film nasional. Keistimewaan Starvision terletak pada keberanian untuk berinvestasi secara mandiri di seluruh proyeknya, sebuah komitmen yang menegaskan kemandirian kreatif sekaligus kualitas dan konsistensi dalam setiap produksi.

Dalam beberapa tahun terakhir, Starvision telah melahirkan sejumlah film box office yang sukses besar dan banyak diperbincangkan, di antaranya Petaka Gunung Gede, Sekawan Limo, 172 Days, Komang, Imperfect, Cek Toko Sebelah, dan Dua Garis Biru. Film-film tersebut menunjukkan kekuatan Starvision dalam menghadirkan hiburan yang tidak hanya komersial, tetapi juga penuh makna—meneguhkan posisi Starvision sebagai nama terpercaya bagi penonton, mitra, maupun kolaborator di industri perfilman Indonesia.


Tentang Legacy Pictures

PT LEGACY FILM berdiri sejak tahun 2011 dan merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang Perfilman dan Perekaman Video.

Pada Tahun 2011-2017 PT LEGACY FILM memproduksi film dan mulai tahun 2018, Legacy aktif melakukan investasi film. "PENGABDI SETAN", "AGAK LAEN", "PETUALANGAN SHERINA 2" dan "THE ARCHITECTURE OF LOVE (TAOL)" merupakan beberapa film box office dari LEGACY.


Tentang Vortera Studios

Vortera Studios adalah sebuah perusahaan film asal Indonesia yang aktif berkolaborasi dalam berbagai proyek film layar lebar nasional. Sebagai studio film baru di industri perfilman tanah air, Vortera Studios gencar menjalin kemitraan strategis dengan rumah produksi besar mapan seperti Rapi Films, Starvision, dan Screenplay Films.


Tentang Navvaros

Navvaros Entertainment adalah perusahaan pemasaran, investasi, dan pengembangan film di Indonesia. Didukung jaringan new media terbesar di Indonesia (30+ inventory media, 80 juta+ followers), Navvaros mendanai dan mengembangkan film Indonesia sekaligus membawa kekuatan amplifikasi media.

H-3 MENUJU 4 DEKADE KAHITNA Konser “KAHITNA 40 TAHUN” Siap Jadi Perayaan Paling Monumental dalam Sejarah Kahitna Featuring: RAN, TIARA ANDINI, MONITA TAHALEA, ARSY WIDIANTO DAN NIKI BECKER Sebagian Besar Kategori Tiket Sold Out, Festival are Selling Fast



image.png 

 

Jakarta -  Rabu, 2 September 2026  — Tinggal tiga hari lagi menuju konser paling dinantikan sepanjang perjalanan empat dekade Kahitna. “KAHITNA 40 TAHUN” akan digelar pada Sabtu, 5 September 2026, di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Jakarta, dan dipastikan menjadi konser terbesar yang pernah dipersembahkan Kahitna sepanjang 40 tahun perjalanan musik mereka.

 

KAHITNA 40 TAHUN dipromotori oleh Enjoy Live Experience dan didukung oleh : Bank Rakyat Indonesia, Bank Tabungan Negara, Telkomsel Halo 5G, Toyota, Taspen, Coco Latte, Gekrafs, dan Nusantara International Convention Exhibition (NICE).


Photo Press Conference Kahitna 40 Tahun.jpg


Mengusung tema “Di Antara Takkan Tergantinya Cantik & Titik Nadir Mantan Terindah”, konser yang dipromotori oleh Enjoy Live Experience ini akan menjadi ruang pertemuan bagi puluhan ribu Soulmate dari seluruh Indonesia maupun mancanegara untuk kembali bernyanyi, mengenang, dan merayakan cerita hidup yang telah tumbuh bersama karya-karya Kahitna — lewat lagu-lagu abadi seperti Cantik, Takkan Terganti, Titik Nadir, dan Mantan Terindah.

Highlight 3 Hari Menuju Konser Kahitna 40 Tahun

 

    Status tiket: Kategori Super Diamond, Diamond, Platinum Plus dan Platinum (Kanan & Kiri), Gold (Kanan & Kiri), dan Silver (Kanan & Kiri) telah SOLD OUT. Tersisa kategori Festival A dan Festival B yang penjualannya bergerak cepat (selling fast).

    Konsep panggung “The Soulmate Journey” akan membawa penonton menyelami perjalanan musik, cinta, dan kenangan Kahitna selama empat dekade dalam satu malam.

    Deretan bintang tamu istimewa telah dikonfirmasi meramaikan panggung: RAN, Monita Tahalea, Arsy Widianto, Niki Becker, dan Tiara Andini.

    Tata panggung berskala besar dan sejumlah kejutan khusus telah disiapkan untuk menjadikan malam ini sebagai momen bersejarah bagi para Soulmate.

    Tiket resmi masih dapat diperoleh melalui Guehadir.id selama persediaan masih ada.

 

Yovie Widianto, selaku pendiri Kahitna, menyampaikan kesiapan sekaligus rasa syukur menjelang konser ini. "Tiga hari menuju panggung ini rasanya seperti membuka album lama satu per satu. Empat puluh tahun bukan sekadar angka bagi kami, itu empat puluh tahun orang jatuh cinta, patah hati, menikah, dan pulang ke rumah masing-masing sambil menyanyikan lagu-lagu kami. Malam nanti, kami tidak hanya ingin tampil, kami ingin memeluk setiap kenangan itu bersama seluruh Soulmate, sebagai ucapan terima kasih yang paling tulus yang bisa kami berikan."

 

Sementara itu, Dino Hamid, Founder Enjoy Live Experience, menegaskan skala dan kematangan persiapan konser menjelang hari pelaksanaan. "Di titik H-3 ini, semua yang kami rancang selama berbulan-bulan akhirnya bertemu dengan kenyataan. Bukan perkara mengejar status sold out semata, tapi memastikan setiap Soulmate yang datang ke NICE benar-benar merasakan bahwa mereka sedang berdiri di tengah sejarah, bukan sekadar menonton konser. Empat dekade perjalanan Kahitna layak dirayakan dengan standar yang belum pernah kami buat sebelumnya, dan itulah yang sedang kami selesaikan sekarang."

 

Ungkapan Para Bintang Tamu

Kehadiran para bintang tamu turut menjadi salah satu daya tarik utama “KAHITNA 40 TAHUN”. Berikut kesan dan harapan mereka menjelang tampil bersama Kahitna:

 

"Kahitna adalah salah satu alasan kami percaya bahwa musik Indonesia bisa berbicara ke banyak generasi sekaligus. Diundang berdiri di panggung 40 tahun mereka bukan cuma kehormatan, tapi juga pengingat buat kami tentang standar yang selama ini menjadi kiblat banyak musisi, termasuk kami. Kami datang bukan hanya untuk tampil, tapi untuk ikut merayakan warisan yang sudah mereka bangun." Ungkap RAN.

 

"Kahitna adalah salah satu alasan saya percaya bahwa lagu cinta bisa bertahan melewati zaman tanpa kehilangan maknanya. Tampil di konser 40 tahun mereka terasa seperti kesempatan yang tidak akan datang dua kali, dan saya ingin memberikan yang terbaik sebagai bentuk hormat saya pada karya-karya yang sudah membesarkan begitu banyak kenangan orang lain, termasuk saya sendiri."  ungkap Tiara Andini

 

Monita Tahalea menuturkan "Saya tumbuh dengan lagu-lagu Kahitna diputar di rumah, jauh sebelum saya membayangkan akan berdiri satu panggung dengan mereka. Ada rasa haru yang sulit dijelaskan ketika sesuatu yang membentuk selera musik saya sejak kecil kini menjadi tempat saya ikut merayakan. Saya hanya ingin membawakan karya mereka dengan kejujuran yang sama seperti saat pertama kali saya jatuh cinta pada lagu-lagu itu."

 

Arsy Widianto menungkapkan "Buat saya, Kahitna bukan sekadar grup musik legendaris, tapi juga bagian dari perjalanan yang sangat dekat dengan hidup saya sendiri. Malam nanti bukan sekadar tampil sebagai bintang tamu, melainkan ikut merayakan empat puluh tahun karya yang sudah menemani begitu banyak orang, termasuk keluarga saya. Saya ingin penampilan saya menjadi salah satu cara untuk mengatakan terima kasih."

 

Niki Becker  mengatakan "Lagu-lagu Kahitna itu semacam soundtrack masa kecil saya, jadi begitu tawaran ini datang, saya tidak butuh waktu lama untuk bilang iya. Ada kebanggaan tersendiri bisa ikut menjadi bagian dari perayaan sebesar ini, di panggung yang dibangun dari empat dekade ketulusan berkarya. Saya cuma berharap bisa memberi warna yang pas untuk malam yang sudah begitu berarti bagi banyak orang."

 

Di balik lagu-lagu yang telah menemani jutaan pendengar selama empat dekade, berikut kesan masing-masing personel Kahitna menjelang malam perayaan terbesar mereka:

 

"Empat puluh tahun itu panjang sekali kalau dipikir-pikir, tapi begitu berdiri di panggung dan mendengar Soulmate ikut bernyanyi, rasanya seperti baru kemarin kami mulai. Konser ini adalah cara kami berterima kasih, bukan hanya untuk cinta yang mereka berikan pada lagu-lagu kami, tapi juga untuk kesetiaan mereka menemani perjalanan panjang ini."  Hedi Yunus, Vokal, Kahitna

 

"Setiap kali membawakan lagu-lagu lama Kahitna, saya selalu merasa ikut memasuki kenangan orang lain, ada yang teringat cinta pertamanya, ada yang teringat orang tuanya. Di usia 40 tahun ini, saya ingin membawakan setiap lagu dengan kesadaran penuh bahwa saya sedang menjaga kenangan banyak orang, bukan sekadar bernyanyi di atas panggung." Ungkap Mario Ginanjar, Vokal, Kahitna.

 

Andrie Bayuadji, Gitar, Kahitna “Dari balik gitar, saya melihat bagaimana aransemen-aransemen lama kami masih bisa membuat penonton menutup mata dan tersenyum sendiri. Itu yang membuat saya percaya bahwa musik yang jujur akan selalu punya tempat, apa pun zamannya. Konser 40 tahun ini adalah kesempatan kami membuktikan itu sekali lagi, dengan skala yang lebih besar dari sebelumnya."

 

"Empat dekade berkarya membuat saya makin sadar bahwa setiap ketukan bass yang saya mainkan itu ikut menopang cerita hidup orang-orang yang mendengarkannya. Di konser ini, saya ingin bermain dengan hati yang sama seperti pertama kali kami manggung dulu, karena rasa syukur itu yang membuat kami masih ada sampai sekarang." tutur Dody Isnaini, Bass, Kahitna

 

Harry Suhardiman, Perkusi, Kahitna mengungkapkan "Perkusi itu detail kecil yang sering tidak disadari, tapi justru dari detail-detail seperti itulah warna khas Kahitna terbentuk selama ini. Di panggung 40 tahun nanti, saya ingin setiap ketukan yang saya mainkan menjadi bagian dari kenangan baru yang akan dibawa pulang oleh para Soulmate malam itu."  

 

D. Bambang Purwono, Keyboard, Kahitna menambahkan "Sebagai bagian dari fondasi musik Kahitna, keyboard selalu menjadi tempat lahirnya banyak melodi yang akhirnya dikenang orang seumur hidup mereka. Merayakan 40 tahun ini membuat saya sadar betapa besar tanggung jawab kami untuk terus menjaga kualitas karya, bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk generasi Soulmate berikutnya."

 

Status Tiket Fase 2 (Udate Terkini)

Respons luar biasa dari para Soulmate membuat sebagian besar kategori tiket konser “40 Tahun Kahitna” fase kedua telah sold out. Saat ini, hanya tersisa kategori Festival A seharga Rp1.350.000 dan Festival B seharga Rp975.000. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari perayaan empat dekade perjalanan Kahitna bersama para Soulmate dari Indonesia dan mancanegara.


image.png

 

Berikut Harga ticket Phase 2 konser 40 Tahun Kahitna:

Super Diamond                      : Rp. 5.000.000.- (Phase 2 Sold Out)

Diamond                                 : Rp. 2.200.000.- (Phase 2 Sold Out)

Platinum Plus                         : Rp. 2.000.000.- (Phase 2 Sold Out)

Platinum Kanan & Kiri          : Rp. 1.800.000.- (Phase 2 Sold Out)

Gold Kanan & Kiri                  : Rp.    625.000.- (Phase 2 Sold Out)

Silver Kanan & Kiri                : Rp.    450.000.- (Phase 2 Sold Out)

Festival A                                 : Rp. 1.350.000.-

Festival B                                 : Rp. 975.000.-

 

Catatan:

• Nomor kursi untuk kategori RSVP, Diamond, dan Platinum akan dicantumkan dalam konfirmasi pemesanan setelah pembayaran berhasil dilakukan. • Kategori Silver dan Gold menggunakan sistem tempat duduk bebas (free seating). • Harga tiket belum termasuk pajak pemerintah, biaya platform, royalti hak pertunjukan (performing rights), dan biaya layanan (convenience fee). • Denah tempat duduk tidak dibuat berdasarkan skala sebenarnya. • Tata letak tempat duduk dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. • Posisi yang ditampilkan hanya untuk keperluan ilustrasi. • Lokasi maupun ukuran sebenarnya dapat sedikit berbeda dari ilustrasi.

 

Tentang Konser Kahitna 40 Tahun

Perayaan 40 Tahun Kahitna menjadi babak terbaru dari perjalanan panjang Enjoy Live Experience bersama Kahitna dan Yovie Widianto dalam menghadirkan konser-konser yang selalu meninggalkan kesan mendalam bagi para Soulmate. Selama lebih dari dua dekade, Enjoy Live Experience telah dipercaya menghadirkan berbagai pertunjukan ikonik, mulai dari KAHITNA – Cerita Cinta (2011), Yovie and His Friends – Irreplaceable (2013), Up Close & Personal (2014), Film Mantan Terindah (2014), KAHITNA – Love Festival (2016), Kahitran, Yovie & His Friends – Inspirasi Cinta (2018), Project X (2020), Billion Songs Concert (2023), Konser Kahitna 2 Tahun Menuju 40 (2024), hingga Miliaran Cinta: Yovie Widianto & Andi Rianto Berkonser (2025).

 

Sebagai konser terbesar Kahitna sepanjang 40 tahun perjalanan mereka, NICE PIK 2 dipilih sebagai venue yang mampu menghadirkan pengalaman berskala besar, nyaman, dan representatif bagi puluhan ribu Soulmate dari berbagai kota di Indonesia maupun mancanegara.

 

Selama 40 tahun, Kahitna telah membuktikan bahwa musik yang lahir dari ketulusan akan selalu menemukan tempat di hati setiap generasi. Konser ini menjadi bentuk apresiasi atas cinta dan loyalitas para Soulmate yang telah mengiringi perjalanan mereka sejak 1986 hingga hari ini.

 

Informasi Lengkap Mengenai Konser 40 Tahun Kahitna

Nama Konser              : Kahitna 40 Tahun
Tanggal                       : Sabtu, 5 September 2026
Venue                          : Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Jakarta
Promotor                    : Enjoy Live Experience

Gerai tiket resmi         : Guehadir.id

Laman Istagram          : @kahitna40tahun @enjoylive.exp

Tagar resmi acara       : #Kahitna #Kahitna40tahun #EnjoyLiveExperience


Senin, 31 Agustus 2026

HADIRKAN TARKAM YANG UNIK DAN PENUH INTRIK, FILM BAPAKMU KIPER SIAP TAYANG 3 SEPTEMBER 2026

 


Jakarta, 1 September 206 – Entelekey Media Indonesia dan Entelekey Sinema Indonesia (ESI) menghadirkan Film Bapakmu Kiper yang tidak sekadar menghadirkan pertandingan sepak bola sebagai latar cerita. Lewat dunia sepak bola antar kampung alias tarkam, film arahan sutradara Ody Harahap itu, mengangkat sisi yang selama ini jarang tersentuh layar lebar, sisi yang penuh warna, gengsi, dan drama tersendiri di luar hasil akhir pertandingan yang siap tayang di bioskop pada 3 September 2026.

Tarkam dikenal luas sebagai denyut nadi sepak bola akar rumput Indonesia. Di balik kesederhanaan lapangan sederhana, rivalitas antar kampung yang kerap membawa gengsi dan kebanggaan lokal, hingga tradisi saweran, di mana penonton menyewa pemain yang tampil apik langsung di lapangan sebagai bentuk apresiasi. Tak jarang pula, pertandingan tarkam turut diramaikan pemain dari liga profesional yang sengaja turun kelas demi honor tambahan sekaligus menjaga performa di luar musim kompetisi resminya.

Segala bumbu dan intrik khas tarkam inilah yang menurut sutradara Ody Harahap menjadi daya tarik utama untuk diangkat ke layar lebar.

"Di balik pertandingan, ada persaingan, ada hiburan, bahkan fenomena unik seperti saweran," ujar Ody.

Ia menambahkan bahwa hal-hal semacam itulah yang membuat setiap laga tarkam terasa lebih hidup dibanding sekadar hasil skor akhir, lengkap dengan tekanan, harapan, dan relasi sosial yang tumbuh di lingkungan kampung.

Kekayaan cerita di balik dunia tarkam ini pula yang menjadi salah satu alasan ESI mantap menjadikannya proyek produksi mandiri pertama mereka. Garnet Geraldine Tanja, Direktur Utama ESI sekaligus produser Bapakmu Kiper, melihat sisi otentik tarkam sebagai kekuatan cerita yang jarang dimiliki film bertema olahraga lainnya.

"Tarkam itu bukan cuma soal menang kalah di lapangan. Ada gengsi kampung, ada drama di pinggir lapangan, bahkan ada saweran yang bikin suasana makin seru. Semua bumbu itu yang justru bikin kami yakin ceritanya akan dekat di hati penonton Indonesia," ujar Garnet.

Perpaduan antara drama keluarga dan warna-warni dunia tarkam inilah yang diharapkan menjadikan Bapakmu Kiper sebagai tontonan yang menghibur sekaligus merepresentasikan sisi lain sepak bola Indonesia yang selama ini jarang terekspos ke publik luas.

Semua bumbu dan intrik itu terangkum dalam perjalanan Dino (Ali Fikry), remaja 18 tahun yang menyimpan kemarahan mendalam pada ayahnya, Warto (Fedi Nuril), mantan jago tarkam yang juga dikenal sebagai penjudi. Dino menganggap ayahnya sebagai penyebab kematian sang ibu, luka yang membuatnya menjaga jarak selama bertahun-tahun.

Titik balik muncul ketika Dino mendapat kesempatan mengikuti Tarkam Super Cup, ajang yang bisa membuka jalannya menuju sepak bola profesional sekaligus mengubah hidupnya. Namun jelang babak final, tim andalan Dino justru direbut pihak lain, memaksa Warto turun tangan membentuk tim baru berisi para pemain senior dengan segala keterbatasan mereka.

Bapakmu Kiper juga ingin menghadirkan bentuk apresiasi yang terasa nyata. Sosok seperti Warto merepresentasikan banyak kepala keluarga di kehidupan sehari-hari, mereka yang tidak selalu tampil menonjol seperti mencetak gol, namun perannya bertahan menjaga keluarga di tengah kerasnya hidup justru menjadi fondasi yang paling krusial.

"Warto ini kayak gambaran banyak ayah di luar sana, yang perannya sering nggak keliatan tapi sebenarnya paling krusial. Nggak harus selalu mencetak gol, yang penting selalu ada buat bertahan dan melindungi keluarganya," ujar Fedi.

Sudut pandang berbeda datang dari Ali Fikry yang memerankan Dino. Baginya, proses syuting justru menjadi pengingat bahwa kemarahan yang Dino simpan bertahun-tahun bukan satu-satunya jalan, dan setiap orang, termasuk karakter yang ia perankan, selalu punya kesempatan kedua untuk berdamai dengan masa lalunya.

"Memaafkan enggak akan selalu jadi proses yang mudah, tapi selalu layak untuk diusahakan," kata Ali.

Perjalanan menuju Tarkam Super Cup ini pun menjadi lebih dari sekadar pertandingan. Ia menjelma perjalanan menghadapi masa lalu, memperjuangkan masa depan, dan memperbaiki hubungan yang lama retak antara seorang ayah dan anak.

Bapakmu Kiper disutradarai oleh Ody Harahap, naskah ditulis Titien Wattimena dan Aaron Hart bersama tim Katatinut. Selain Fedi Nuril, dan Ali fikry, Bapakmu Kiper menghadirkan Tanta Ginting, Augie Fantinus, dan pria yang dijuluki Raja Tarkam, King Polo. Bapakmu Kiper tayang serentak di bioskop mulai 3 September 2026.


AKUN INSTAGRAM BAPAKMU KIPER

@filmbapakmukiper

AKUN MEDIA SOSIAL ENTELEKEY MEDIA INDONESIA

Instagram : @entelekeymediaid

Tiktok : @entelekeymediaid

WARGA RUSUN 609 Rilis Trailer dan Poster Resmi, Ketika Hantu Tak Mau Pergi Bertemu Warga yang Tak Mau Digusur Film komedi horor terlucu dari Rapi Films akan tayang di bioskop mulai 1 Oktober 2026

 


Jakarta, 31 Agustus 2026 - Film terbaru dari Rapi Films, dengan kolaborasi bersama Sky Media Films, Vortera Studios, dan Legacy Pictures, sebuah komedi horor berjudul Warga Rusun 609 hari ini resmi merilis poster dan trailer yang memperlihatkan kekacauan para warga penghuni rusun ketika harus berhadapan dengan arwah Bunga sekaligus ancaman relokasi dari Pak Bahlil. Disutradarai oleh Herwin Novianto dengan penulisan skenario oleh Upi, film ini mempertemukan komedi dan horor dalam dinamika bertetangga di sebuah rusun ke dalam sebuah suguhan yang penuh kejutan dan kelucuan. Warga Rusun 609 akan tayang di bioskop mulai 1 Oktober 2026.

Melalui trailernya, penonton diajak mengenal lebih dekat dengan film Warga Rusun 609 yang bercerita tentang ARKA (Morgan Oey), mahasiswa populer dan kaya raya yang menghancurkan hubungannya dengan BUNGA (Ranty Maria) karena sebuah taruhan bodoh. Ketika Bunga ditemukan tewas dan arwahnya menghantui kamar 609, warga rusun yang penuh tingkah pun dibuat kalang kabut. Di saat yang sama, mereka harus menghadapi PAK BAHLIL (David Nurbianto) yang mengancam akan merelokasi mereka. Hantu yang tidak mau pergi bertemu dengan warga yang tidak mau digusur. Kekacauan pun tak terhindarkan.

Sebagai adaptasi dari film horor komedi Thailand, Buppah Rahtree, Warga Rusun 609 tidak hanya memindahkan ceritanya ke Indonesia. Dunia rusun menjadi ruang yang membuat ceritanya terasa sangat dekat dengan keseharian masyarakat kita. Ketika teror muncul, para warga bereaksi dengan caranya masing-masing, ada yang panik, bergosip, berdebat, mencari orang pintar, saling menyalahkan, sampai akhirnya terpaksa menghadapi masalah itu bersama-sama. Dari situlah komedi Warga Rusun 609 tumbuh.

"Yang membuat kami tertarik bukan hanya hantunya. Kami membayangkan, kalau kejadian seperti ini benar-benar terjadi di sebuah rusun di Indonesia, bagaimana warga kita akan bereaksi? Pasti ada yang takut, ada yang sok berani, ada yang cari orang pintar, ada yang bergosip, dan semuanya ikut campur. Dari situ kami merasa cerita Buppah Rahtree bisa punya kehidupan yang sangat berbeda ketika dibawa ke Indonesia," ujar produser Sunil Samtani.

Kekuatan tersebut semakin terasa melalui deretan pemeran yang menghidupkan karakter-karakter Warga Rusun 609 yang mempertemukan aktor, komedian, stand-up comedian, sampai figur internet dalam satu lingkungan rusun. Selain Morgan Oey dan Ranty Maria, film ini juga menghadirkan Gita Bhebhita, Sarah Sechan, Aming, hingga Dustin Tiffani. Film Warga Rusun 609 mengandalkan kekacauan ensemble cast yang akan membuat penonton tertawa dan terhibur.

Melalui Warga Rusun 609, Herwin Novianto kembali mengeksplorasi pertemuan horor dan komedi, kali ini dalam dunia sebuah rusun yang dihuni oleh warga dengan segala tingkah dan persoalannya. Sementara itu, bagi Morgan Oey, kesempatan bermain dalam komedi horor garapan Rapi Films dan disutradarai Herwin Novianto memberikan pengalaman yang berbeda, terutama karena ia harus berada di tengah dinamika pemain yang begitu beragam.

"Warga Rusun 609 punya kombinasi yang menarik. Horornya ada banget, tapi cara para karakter menghadapi situasi yang mengalami membuat semuanya menjadi sangat kocak dan menghibur. Pengalaman bekerja bersama Mas Herwin juga menjadi pengalaman baru yang menyenangkan karena Mas Herwin punya teknik pendekatan yang kuat dalam mempertemukan horor dan komedi. Saya menikmati prosesnya, terutama ketika harus membangun karakter Arka di tengah warga-warga rusun lainnya yang punya energi dan warna masing-masing," ungkap Morgan Oey.

Warga Rusun 609 merupakan film persembahan Rapi Films berkolaborasi dengan Sky Media Films, Vortera Studios dan Legacy Pictures, karya sutradara Herwin Novianto dan penulis skenario Upi. Warga Rusun 609 dibintangi oleh Morgan Oey, Ranty Maria, Gita Bhebhita, Galabby, Sarah Sechan, Riyuka Bunga, Aming, Keanu, Papham Ashari, Yono Bakrie, Danang Suryonegoro, Tanta Ginting, Dustin Tiffani, Dian Sidik, David Nurbianto, dan Adzana Ashel. Film ini akan tayang di bioskop Indonesia mulai 1 Oktober 2026. Ikuti perkembangan Warga Rusun 609 melalui akun-akun resmi media sosialnya.


INFORMASI FILM


KEY CREW

Sutradara : Herwin Novianto

Penulis Skenario : Upi

Produser : Sunil Samtani

Produser Kreatif : Sunar Samtani


PEMERAN

Morgan Oey sebagai Arka

Ranty Maria sebagai Bunga

Gita Bhebhita sebagai Ibu Damai

Galabby sebagai Ibu Nurjannah

Sarah Sechan sebagai Ibu Wati

Riyuka Bunga sebagai Ibu Tuti

Aming sebagai Pak Anjay Sudrajat

Keanu sebagai Mawar

Papham Ashari sebagai Melati

Yono Bakrie sebagai Gugum

Danang Suryonegoro sebagai Pak Wira

Tanta Ginting sebagai Terang Tarigan

Dustin Tiffani sebagai Ki Gendeng

Dian Sidik sebagai Slamet

David Nurbianto sebagai Pak Bahlil

Adzana Ashel sebagai Mila


AKUN MEDIA SOSIAL RESMI

Instagram : @wargarusun609 @rapifilm

Twitter/X : @Rapifilm

TikTok : @rapifilm

YouTube : Rapi Films

ICX Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Satukan Rantai Ekosistem Kopi dari Hulu hingga Gaya Hidup

  Jakarta, 4 September 2026 – Indonesia Coffee Expo (ICX) Jakarta 2026 resmi dibuka di Jakarta International Convention Center (JICC) Senaya...