Minggu, 21 Juni 2026

NEONA TEGUR SI DIA YANG TAK KUNJUNG PASTI LEWAT SINGLE TERBARU “PLIN PLAN”

 

Masih mengusung energi fun dan centil khasnya dalam warna hip-dut yang segar, NEONA kembali hadir dengan lagu yang mewakili keresahan anak muda tentang hubungan yang tak kunjung pasti.

​Jakarta, 15 Juni 2026 — Setelah menyuarakan keresahan tentang hubungan tanpa kepastian melalui single LUPA!, penyanyi muda berbakat NEONA kembali melanjutkan ceritanya lewat single terbaru berjudul PLIN PLAN. Masih mengusung warna musik hip-dut yang fun, catchy, dan penuh karakter, PLIN PLAN hadir sebagai lagu yang mewakili rasa kesal ketika seseorang terus digantung dalam hubungan yang tidak jelas arahnya.

​Jika LUPA! berbicara tentang keberanian meminta kepastian, maka PLIN PLAN menjadi respons ketika kepastian itu tak kunjung datang. Lewat lirik yang ringan, jenaka, namun tetap tajam, NEONA menyuarakan perasaan banyak anak muda yang lelah menghadapi pasangan yang terus berubah pikiran dan tidak berani menentukan arah hubungan.

​“Lagu PLIN PLAN bercerita tentang seseorang yang digantungin terus sama orang yang dia suka. Hubungannya nggak jelas, maunya apa juga nggak tahu. Aku rasa ini masalah yang cukup banyak dialami seumuran aku, jadi waktu workshop lagu ini, temannya langsung terasa relate banget,” ujar NEONA. Melalui lagu ini, NEONA juga menyampaikan pesan sederhana namun tegas untuk siapa saja yang masih berada dalam situasi serupa. “Kalau memang nggak yakin, bilang aja. Jangan ngegantung, jangan mainin perasaan orang, dan jangan plin-plan,” tambahnya.

​Proses kreatif PLIN PLAN kembali mempertemukan NEONA dengan tim yang sebelumnya menggarap LUPA!, yaitu Anangga Surya Dewangga dan Yosua Albert atau DIA yang tergabung dalam AntiNRML. Lagu ini lahir dari workshop kreatif yang melibatkan NEONA secara langsung dalam pengembangan ide dan penulisan lirik, sehingga mampu merepresentasikan pengalaman dan perspektif remaja masa kini secara autentik.

​Menurut Anangga, keterlibatan NEONA menjadi elemen penting dalam membentuk karakter lagu ini. “Kami ingin melanjutkan warna yang sudah dibangun lewat LUPA!, tetapi dengan karakter yang lebih dewasa. PLIN PLAN tetap mempertahankan sisi tengil dan centil khas NEONA, namun dengan cara penyampaian yang lebih berani dan tegas. Karena ceritanya datang dari sudut pandang perempuan yang sedang kesal, keterlibatan NEONA sangat membantu untuk membuat emosinya terasa lebih spesifik dan nyata,” jelas Anangga.

​Sebagai produser, DIA juga melihat PLIN PLAN sebagai kelanjutan yang natural dari perjalanan musikal NEONA. “Benang merah antara LUPA! dan PLIN PLAN adalah keduanya sama-sama seru, menyenangkan, dan punya energi yang kuat. Kami ingin menghadirkan lagu yang bisa membuat pendengar ikut bernyanyi, tetapi tetap merasa dekat dengan cerita yang disampaikan,” ungkap DIA.

​Dengan kombinasi lirik yang relate, karakter musik hip-dut yang semakin matang, serta kepribadian NEONA yang semakin kuat sebagai seorang penyanyi, PLIN PLAN menjadi langkah berikutnya dalam perjalanan musikal NEONA yang terus berkembang. Lagu ini diharapkan dapat menjadi teman bagi siapa saja yang pernah menunggu kepastian terlalu lama, sekaligus pengingat bahwa tidak ada alasan untuk terus bertahan dalam hubungan yang arahnya tidak jelas.

​Single PLIN PLAN dari NEONA sudah dapat didengarkan di seluruh platform musik digital di Indonesia mulai 15 Juni 2026.



Trinity Optima Production (TOP)

Trinity Optima Production (TOP) atau @trinityoptima adalah pionir label musik yang mencakup manajemen artis di Indonesia di bawah naungan Trinity Entertainment Group (TEG). Mengusung misi "Nurturing STARS to Inspire Happiness", TOP telah berhasil mengorbitkan berbagai talenta berbakat di Indonesia di bidang musik dan hiburan seperti Afgan, Ungu, Maudy Ayunda, Armand Maulana, Mawar De Jongh dan Naura Ayu. TOP berfokus kepada A&R (Artist & Repertoire) yakni menggali bakat dan brand positioning talent, perencanaan peluang dan penampilan, pemasaran, sampai pengelolaan komersial brand untuk klien internal maupun eksternal TOP.

​“Main ke Rumah” Yura Yunita, Perunggu Jadi Tamu Pertama yang Berkolaborasi

 

​Series video live performance terbaru dari Yura Yunita ini siap menyuguhkan kolaborasi intim dengan deretan musisi, dimulai dengan penampilan hangat bersama Perunggu


​Jakarta, 18 Juni 2026 — Pintu hangat “Main ke Rumah” resmi dibuka. Yura Yunita meluncurkan series video live performance terbarunya yang mengusung konsep kebersamaan intim tanpa sekat dengan beragam musisi melalui kanal YouTube-nya. Sebagai suguhan pembuka, suasana hangat nan guyub langsung terasa di episode pertama saat Yura menyambut grup band, Perunggu, untuk bertamu dan melebur bersama dalam aransemen segar lagu “Mau Jadi Apa?”.

​Mau Jadi Apa? versi kolaborasi dengan Perunggu memberikan warna baru dan segar lagu tersebut, yang video musiknya telah disaksikan lebih dari 1,9 juta views. Karakter vokal Yura dan Maul Ibrahim, vokalis Perunggu, begitu menyatu dan kita bisa mendengarkan kolaborasi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

​Mengusung konsep hangat dengan jamming session di ruang tamu, Yura seperti mengajak kita untuk ikut dalam kunjungan Perunggu ke rumahnya, yang juga baru selesai direnovasi tersebut.

​“Aku merenovasi rumah ini juga karena mimpinya ingin banget banyak teman-teman bisa datang ke rumah, termasuk teman-teman musisi. Dan kebetulan Perunggu juga main ke rumah aku dan kami bersenang-senang, dengan jamming santai,” ujar Yura Yunita.

​“Biasanya kan kami berada di ingar-bingar di atas panggung, tapi justru dengan main ke rumah suasananya jadi lebih intim, jadi lebih dekat juga antara pertemanan sesama musisi. Aku merasa ini hal yang mewah sekali, punya keintiman bermusik seperti ini. Kami berbagi kesenangan dan berbagi keintiman dengan main ke rumah ini, justru ini hal yang bikin hati lebih penuh,” tambah Yura.

​Perunggu, yang digawangi Maul Ibrahim, Adam Adenan, dan Ildo Hasman pun antusias saat main ke rumah Yura dengan nuansa baru dan hangat, namun sekaligus bisa saling berkolaborasi secara natural.

Maul sendiri mengungkapkan awal pertemanan dan perkenalan dengan Yura justru bermula dari Ildo Hasman, drummer Perunggu, yang merupakan teman main tenis Yura.

​Perunggu sendiri sebelumnya pernah mengajak Yura berkolaborasi di atas panggung di salah satu pertunjukan mereka di Bandung. Saat Main ke Rumah Yura dan jamming Mau Jadi Apa?, menurut Maul menjadi kesempatan berbeda untuk mengenal musik Yura lebih dekat.

​“Lagu Mau Jadi Apa? itu bagus dan seru. Saat Main ke Rumah Yura, kami rasanya enggak mau rearrange lagunya. Penginnya bunyinya tetap dengan yang aslinya, cuma dibawakan dalam bentuk yang lebih nongkrong, jadi seperti iseng-iseng main gitar di rumah orang,” ujar Maul Ibrahim.

Tak hanya Perunggu yang Main ke Rumah, Yura juga akan membagikan pengalamannya berkolaborasi dengan para musisi lainnya yang dapat disaksikan dalam episode mendatang di serial Main ke Rumah di kanal YouTube Yura Yunita. Episode perdana Main ke Rumah Yura dapat disaksikan di tautan berikut Main ke Rumah Yura Yunita & Perunggu - Mau Jadi Apa? (Live Session).

​Saksikan kehangatan dan sisi lain Yura bersama para musisi dalam serial Main ke Rumah yang bisa disaksikan mulai 18 Juni 2026 di YouTube Yura Yunita. Serial ini juga akan menjadi perjalanan menuju perilisan album terbaru Yura tahun ini.

Dibintangi Adhisty Zara & Devano, Video First Look Film Rumah Singgah Ditonton 4 Juta Orang hanya dalam 1 Hari

 

Film Rumah Singgah produksi bersama SENARA, Mandela Pictures, dan Limelight Pictures akan tayang bulan Agustus di bioskop Indonesia


​Jakarta, 20 Juni 2026 — Pada Kamis lalu, 18 Juni 2026, film Rumah Singgah mempublikasikan video first look atau video perdananya melalui akun resmi media sosial film, para aktornya, rumah produksi serta rekan-rekan eksibitor. Unggahan tersebut mendapat sambutan yang luar biasa dari warganet, di mana dalam satu hari saja sudah mencapai total 4 juta views. Video berdurasi 38 detik tersebut menampilkan kolase potongan adegan-adegan, memperlihatkan look atau warna yang merepresentasikan keseluruhan film, para aktor yang terlibat, serta aksi dan reaksi tanpa dialog dari para aktornya.

​Reaksi positif publik terlihat pada kolom komentar, sebagian besar di antaranya mengungkapkan rasa tidak sabar ingin segera menonton film Rumah Singgah, ada pula yang memberi ungkapan emosi seperti "Nyeseknya sampe siniii" (@ilhahoam). Banyak juga di antaranya memberikan komentar baik yang ditujukan kepada Adhisty Zara sebagai salah satu aktor film Rumah Singgah. Antusiasme ini menandai kehadiran kembali Zara sebagai aktor utama dalam film layar lebar menjadi hal yang sangat dirindukan dan dinantikan oleh penonton.

​Film Rumah Singgah adalah produksi bersama SENARA, Mandela Pictures, dan Limelight Pictures serta disutradarai oleh Dyan Sunu Prastowo. Rumah Singgah dibintangi oleh Adhisty Zara, Devano, Messi Gusti, Ciccio Manassero, Dewi Irawan, dan Aming. Ikuti perjalanan dan informasi terbaru film Rumah Singgah di akun-akun resmi media sosialnya. Film Rumah Singgah akan tayang di bioskop Indonesia bulan Agustus 2026.

​Hashtag : #rumahsinggah #filmrumahsinggah

Instagram : @rumahsinggahfilm

Threads : @rumahsinggahfilm

TikTok : @filmrumahsinggah


Berikut Firs Look Film Rumah Singgah



Sabtu, 20 Juni 2026

Dari Adaptasi Karya Epik Pidi Baiq & Arahan Sutradara Rudi Soedjarwo: Verona Films Rilis Teaser Poster dan Trailer ‘Dan Bandung’, Angkat Kisah Romansa Manis Beda Kasta

 

Bandung, 19 Juni 2026 — Rumah produksi Verona Films secara resmi memperkenalkan proyek layar lebar terbaru mereka, Film Dan Bandung. Diadaptasi dari novel karya penulis legendaris Pidi Baiq, pengumuman ini ditandai dengan perilisan resmi teaser trailer dan teaser poster dalam sebuah acara press conference yang digelar langsung di "rumah" bagi kisah romansa ini, yaitu Kota Bandung.

​Acara ini dihadiri langsung oleh produser Titin Suryani, sutradara Rudi Soedjarwo, penulis Pidi Baiq, serta jajaran pemeran utama, Samo Rafael, Shanna Shannon, Theo Supple, dan Razan Zu.

Eksplorasi Romansa Baru yang Relatable dan Sentuhan Feminim yang Kuat

​Berbeda dengan karya-karya berlatar Bandung sebelumnya, Dan Bandung menawarkan eksplorasi cerita yang lebih modern, relatable, dan mendalam. Film ini menyoroti kisah cinta beda kasta antara Basil (Samo Rafael) dan Elma (Shanna Shannon), dua remaja yang tumbuh dari latar belakang dunia yang bertolak belakang, namun berjuang keras untuk menyatukan perasaan mereka di tengah lingkungan yang tidak mendukung.

​Tidak hanya berfokus pada sisi maskulin, film ini memberikan porsi besar pada perspektif perempuan melalui karakter Elma. Penonton akan diajak menyelami konflik emosional seorang remaja perempuan yang berhadapan dengan strict parents, trauma akibat kekangan orang tua, serta bagaimana kehadiran sistem pendukung seperti sahabat perempuan yang saling menjaga menjadi penyelamat hidupnya. Melalui Basil, Elma akhirnya mulai berani melihat dan menjelajahi dunia baru yang selama ini terkunci dari hidupnya.

​Pidi Baiq, selaku penulis novel, menyatakan antusiasmenya terhadap adaptasi ini. "Berbeda dengan Dilan, Dan Bandung akan membawa cerita yang lebih fresh dan modern untuk anak-anak muda zaman sekarang," ungkap Pidi Baiq.

Comeback Sutradara Rudi Soedjarwo Menangani Kisah Cinta Masa Muda

​Proyek ini juga menjadi momen penting kembalinya sutradara ikonik Rudi Soedjarwo (Ada Apa Dengan Cinta?, Mendadak Dangdut) dalam menggarap dinamika romansa masa muda. Melalui film ini, Rudi siap membawa penonton terhanyut dalam manisnya cinta yang autentik, kecanggungan remaja, hingga proses beranjak dewasa yang penuh pencarian jati diri.

​"Film ini akan membawakan cerita yang manis tentang dua anak muda yang tetap berjuang untuk perasaan mereka, walaupun lingkungan di sekitarnya tidak mendukung. Saya gak sabar untuk penonton merasakan kisah cinta Basil dan Elma nantinya di bioskop," ujar Rudi Soedjarwo.

Debut Shanna Shannon: Menghidupkan Karakter Elma yang Kompleks

​Karakter Elma diperankan oleh aktris muda berbakat Shanna Shannon, yang sekaligus menandai debut aktingnya di industri sinema. Shanna sukses menerjemahkan sosok Elma yang pendiam dan tertutup dari luar, namun menyimpan gejolak emosi yang besar di dalam dirinya. Elma dipasangkan dengan Basil yang dihidupkan oleh aktor berbakat Samo Rafael (yang pernah membintangi Sebelum Iblis Menjemput, Tuhan, Izinkan Aku Berdosa), seorang pemuda ekstrovert dan gigih yang datang dari realitas hidup yang jauh berbeda.

​Shanna Shannon mengungkapkan rasa syukur dan bahagianya bisa langsung diarahkan oleh sutradara sekaliber Rudi Soedjarwo untuk peran yang emosional ini. "Aku gak nyangka debut aktingku bisa bekerja langsung di bawah sutradara legendaris seperti Mas Rudi. Karakter Elma ini sangat menantang karena dia punya luka dari rumahnya akibat strict parents, tapi di sisi lain dia punya sahabat perempuan yang luar biasa suportif. Berperan di film ini menjadi pengalaman yang seru, menantang, dan pastinya manis sekali terhanyut dalam ceritanya," kata Shanna.

Teaser Poster dan Trailer: Romantisasi Bandung sebagai Saksi Bisu

​Dalam teaser trailer yang diputar perdana, penonton disuguhkan cuplikan emosional dari romansa Basil dan Elma yang hangat sekaligus pelik. Sentuhan visual yang dihadirkan mempertegas Bandung-pride dan meromantisasi sudut-sudut Kota Bandung bukan sekadar sebagai latar tempat, melainkan sebagai "saksi bisu" dan karakter yang hidup dalam perjalanan cinta mereka.

Sementara itu, teaser poster resmi menampilkan jajaran kelompok anak muda yang akan menggerakkan cerita ini, dengan Basil dan Elma berada di titik sentral berlatar lanskap Kota Bandung yang magis, menjanjikan kekuatan chemistry, kehangatan persahabatan (bromance & sisterhood), serta konflik keluarga yang kuat.

​Film Dan Bandung dijadwalkan akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 20 Agustus 2026. Informasi terbaru mengenai perkembangan film dapat diakses melalui akun media sosial resmi di @filmdanbandung





Adaptasi Film Korea, "Dua Nafas" Sentuh Hati Penonton dengan Kisah Kasih Sayang Keluarga Anatara Nenek dan Cucu

 

Film drama keluarga berjudul "Dua Nafas" resmi diperkenalkan kepada publik melalui gala premiere, press screening, dan konferensi pers yang digelar di Studio 2 XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (19/6/2026). 

Film hasil kolaborasi Anypearl Film, Sunrise Pictures, dan Syakir Film ini dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 2 Juli 2026

Disutradarai oleh Hasto Broto dan ditulis oleh Exan Zen, "Dua Nafas" merupakan adaptasi dari film Korea Selatan yang telah mengalami penyesuaian besar agar lebih dekat dengan budaya dan kehidupan masyarakat Indonesia

Film "Dua Nafas" mengisahkan perjuangan seorang nenek bernama Mariyam yang dengan penuh kasih sayang merawat cucunya, Anto, di sebuah desa. Anto dititipkan oleh ibunya, Waty, yang harus menjalani operasi dan perawatan medis selama dua bulan di rumah sakit.

Melalui hubungan emosional antara nenek dan cucu, film ini menghadirkan pesan tentang pengorbanan, kasih sayang keluarga, penghormatan kepada orang tua, serta pentingnya menjaga ikatan antar generasi.

Sutradara Hasto Broto menjelaskan bahwa meskipun film ini diadaptasi dari karya Korea Selatan, sebagian besar cerita telah disesuaikan dengan budaya Indonesia.

"Konsep awal memang berasal dari film Korea Selatan, tetapi sekitar 75 persen cerita dan pendekatannya telah diubah agar sesuai dengan budaya Indonesia. Fokus utama tetap pada hubungan seorang nenek dan cucunya," ujar Hasto Broto.

Menurutnya, adaptasi tersebut dilakukan agar penonton Indonesia dapat lebih mudah merasakan kedekatan emosional dengan karakter dan konflik yang dihadirkan dalam film.

Produser sekaligus pemeran Anto dewasa, Syakir Daulay, mengatakan bahwa "Dua Nafas" merupakan film perdana yang diproduksi oleh Syakir Film.

Ia menilai film tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi jembatan kolaborasi antara industri perfilman Indonesia dengan negara-negara Asia lainnya.

"Film ini terinspirasi dari karya sineas Korea yang mengingatkan kita pada kenangan masa kecil bersama nenek. Saya sangat menghormati film ini karena memiliki pesan yang kuat tentang keluarga. Kami berharap film ini membuka ruang kerja sama yang lebih luas dengan negara-negara Asia dalam industri perfilman," kata Syakir Daulay

"Film ini memiliki pesan moral yang kuat dan sangat layak ditonton oleh anak-anak maupun keluarga Indonesia," tambahnya.

Produser asal Korea Selatan, Daniel Kwon, mengaku terharu karena proyek yang digarap selama hampir satu tahun tersebut akhirnya dapat dipertontonkan kepada publik Indonesia.

"Saya sangat bersyukur karena setelah melalui proses yang panjang, akhirnya film ini sampai pada tahap gala premiere. Terima kasih kepada Hasto Broto dan seluruh pemain serta kru yang telah bekerja keras menyukseskan film ini," ungkap Daniel Kwon.

Ia menjelaskan bahwa alasan utama menghadirkan film tersebut adalah karena nilai-nilai keluarga yang universal dan dekat dengan budaya masyarakat Asia.

"Kisah ini mengingatkan kita akan cinta dan pengorbanan seorang nenek kepada cucunya. Selain itu, kami juga ingin memperkenalkan keindahan budaya Indonesia serta nilai-nilai dalam menyelesaikan konflik keluarga," ujarnya.

Selain menghadirkan cerita yang menyentuh, proses produksi "Dua Nafas" juga diwarnai berbagai tantangan di lapangan.

Aktor Kanie Zainal yang memerankan ayah Udin mengungkapkan bahwa selama proses syuting, kru menghadapi berbagai kejadian tak terduga.

"Proses produksinya memakan waktu hampir satu tahun. Banyak tantangan yang kami hadapi, mulai dari kondisi lokasi hingga berbagai kejadian di luar dugaan, termasuk ada kru yang digigit ular saat proses syuting berlangsung. Namun semua itu menjadi pengalaman berharga bagi kami," ujarnya.

Film "Dua Nafas" dibintangi oleh Aty Cancer, Adela Rasya, Syakir Daulay, Auzan Noh Karepesina, Bilqis Hafsa, Mantra Gurindam, Kanie Zainal, serta sejumlah aktor dan aktris lainnya.

Film ini diproduseri oleh Mr. Park, Daniel Kwon, dan Syakir Daulay, serta diharapkan menjadi salah satu film keluarga yang mampu menyentuh hati penonton Indonesia melalui kisah sederhana tentang cinta, pengorbanan, dan kehangatan keluarga.

Dengan mengusung tema hubungan nenek dan cucu yang penuh makna, "Dua Nafas" hadir sebagai tontonan keluarga yang sarat nilai kehidupan dan siap menyapa penonton Indonesia mulai 2 Juli 2026.

Dari Sweetheart Menjadi Anak Jalanan; Iqbaal Ramadhan Tampil “Jamet” di Teaser Poster Operasi Pesta Copet

 

Operasi Pesta Copet tayang mulai Agustus 2026 di bioskop Indonesia

​Jakarta, 19 Juni 2026 — IMAJINARI kembali dengan gebrakan karya terbaru berjudul Operasi Pesta Copet. Sebuah film drama komedi yang menjadi debut penyutradaraan Edy Khemod, dengan produser Ernest Prakasa, Dipa Andika, James Erlangga, dan Iqbaal Ramadhan.

​Dibintangi oleh Iqbaal Ramadhan, Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, dan Kawai Labiba, keempatnya bakal menjadi komplotan copet konser yang meresahkan. Melalui teaser poster yang dirilis, keempatnya tampil berbeda, termasuk Iqbaal Ramadhan yang untuk pertama kalinya terlihat seperti “jamet”.

​Mengambil latar di festival musik besar Indonesia, Pestapora, sebagai arena operasi pencopetan, Iqbaal, Kristo, Zulfa, dan Kawai akan menunjukkan aksi nekat mereka di tengah ribuan penonton.

​Operasi Pesta Copet akan menjadi kolaborasi paling tidak terduga tahun ini, menggandeng promotor festival musik terbesar di Indonesia, dengan Direktur Festival Pestapora Kiki Aulia Ucup sebagai produser eksekutif, serta kualitas produksi dari studio paling sukses di Indonesia dengan franchise AGAK LAEN-nya, IMAJINARI, film ini menjadi perayaan terbesar dari kultur festival musik dan film di Indonesia. Namun, juga mengangkat tentang sisi dramatis dari para manusia di baliknya, serta isu yang relevan dengan situasi Indonesia saat ini.

​“Operasi Pesta Copet menjadi produksi Imajinari yang paling nekat sejauh ini. Film dengan set festival asli Pestapora dengan puluhan ribu penonton, dan menceritakan tentang operasi copet di konser,” ujar produser Ernest Prakasa.

“Film ini prosesnya sangat panjang. Pertama kali Khemod cerita soal ide ini pada tahun 2023. Jadi berselang tiga tahun sampai akhirnya nanti bisa tayang di bioskop Indonesia. Dan seperti biasa, ketika Imajinari menerima penawaran cerita, hal pertama yang kami tanya adalah kenapa film ini perlu dibuat? Dari keresahan Khemod soal kemiskinan struktural, kami percaya film ini punya alasan yang cukup kuat.” tambah Ernest.

Sutradara Operasi Pesta Copet, Edy Khemod, yang juga dikenal sebagai drummer band Seringai serta creative & show director berbagai pertunjukan musik di Indonesia mengungkapkan di debut penyutradaraannya, ia ingin menceritakan tentang kisah yang ada di dunia musik, namun dari sisi orang-orang di baliknya.

​“Masalah copet konser ini kan sebenarnya jadi permasalahan yang kerap dihadapi sama penonton musik. Bukan cuma penontonnya, tapi juga band dan penyelenggaranya. Dan cerita ini berangkat dari kisah nyata yang saya alami bersama Seringai. Namun, di sini saya juga ingin menyampaikan kritik sosial lewat copet konser, tentang adanya tekanan ekonomi dan tidak adanya pilihan lain dalam hidup,” ujar sutradara Edy Khemod.

Sementara itu, bagi Iqbaal Ramadhan, Operasi Pesta Copet jadi wahana baru baginya. Lama dikenal dengan persona sweetheart, kini Iqbaal tampil berbeda. Ia menunjukkan transformasinya sebagai seorang jamet copet konser, sekaligus transformasi perannya di balik layar dalam debutnya sebagai produser kreatif.

“Saking jametnya, saya ditahan sama satpam Pestapora. Jadi pas lagi syuting di area Pestapora, satpamnya bilang ke saya, ‘Mas, maaf lagi ada yang syuting.’” ungkap Iqbaal tentang pengalamannya.

“Kalau sebagai produser, ini pengalaman pertama sebagai produser film. Sejauh ini, Operasi Pesta Copet menjadi project paling kompleks yang pernah saya kerjakan namun bikin nagih,” tutup Iqbaal.

​Ikuti informasi terbaru film Operasi Pesta Copet melalui akun Instagram @imajinari.id. Tunggu keseruan copet konser beraksi di bioskop mulai Agustus 2026!


TENTANG IMAJINARI

Imajinari adalah studio film muda di Indonesia yang menitikberatkan pada cerita yang segar dan berpijak pada visi kreatif sutradara. Rekam jejak Imajinari diantaranya adalah film "AGAK LAEN", "MENYALA PANTIKU" yang menjadi film terlaris sepanjang masa di Indonesia dengan perolehan lebih dari 11 juta penonton, film mega box office "AGAK LAEN" yang meraih lebih dari 9,1 juta penonton, serta "Jatuh Cinta Seperti Di Film Film" yang memenangkan Film Terbaik, Sutradara Terbaik, Aktor dan Aktris Utama Terbaik pada ajang Festival Film Indonesia tahun 2024.

​Didirikan oleh duo Ernest Prakasa & Dipa Andika, Imajinari memulai debutnya melalui film "Ngeri-Ngeri Sedap" (2022), sebuah film yang kemudian menjadi Official Selection Indonesia untuk Academy Awards 2023.

TENTANG ANGIN SEGAR

Angin Segar terbentuk dari kegelisahan pekerja produksi iklan di bawah naungan Cerahati yang ingin lebih fokus mengerjakan proyek inisiatif sendiri. Video musik dari Seringai dan The Panturas dengan pendekatan film cerita pendek, film dokumenter GELORA merupakan proyek awal inisiatif tersebut. Film music scoring, audio mixing & mastering juga menjadi kendaraan kami dalam berinisiatif di industri film. Operasi Pesta Pora diharapkan menjadi langkah awal untuk lebih aktif berinisiatif mengembangkan cerita dan memproduksinya dalam medium film.

TENTANG BOSS CREATOR

BOSS Creator adalah promotor musik dan festival terkemuka di Indonesia. Salah satu acara unggulannya adalah Pestapora, sebuah festival musik yang menghadirkan pengalaman unik dan tak terlupakan bagi para penggemar musik Indonesia. Pestapora 2025 meraih kesuksesan dengan penjualan 100 ribu tiket untuk penyelenggaraan 3 hari festival.

Kamis, 18 Juni 2026

BrookFarm Almond Run 2026 Digelar 23 Agustus di GBK, Targetkan 5.000 Peserta di Tengah Tren Lari yang Terus Meningkat

 

Pendaftaran BrookFarm Almond Run 2026 telah dibuka, dengan kategori 5K dan 10K serta kuota peserta lebih dari dua kali lipat dari sebelumnya.

Menjawab meningkatnya tren lari di Indonesia, BrookFarm mendorong gaya hidup aktif yang didukung pilihan nutrisi yang lebih seimbang.

​Selain pengalaman berlari, peserta akan mendapatkan official race jersey dan finisher medal berbentuk almond yang ikonik, serta menikmati berbagai aktivitas interaktif termasuk 360° Booth dan penampilan spesial dari grup musik RAN.

​[Foto: (ki-ka) Philip Chen, President Director PT Diamond Food Indonesia; Widianto Juwono, Chief Growth Officer PT Diamond Food Indonesia; Gatot Sudarsono, CEO Indonesia Muda Road Runner; dr. Maria Melisa, Director of Marketing & Trading PT Sukanda Djaya; dr. Ikhsanuddin Qoth'i, Dokter

Jakarta, 18 Juni 2026 - BrookFarm kembali menghadirkan BrookFarm Almond Run 2026 yang akan digelar pada 23 Agustus 2026 di Plaza Parkir Timur GBK, Senayan, Jakarta. Setelah mendapatkan antusiasme positif pada penyelenggaraan sebelumnya, ajang lari yang menggabungkan aktivitas fisik, dukungan nutrisi, dan semangat komunitas ini menargetkan lebih dari 5.000 peserta sebagai bagian dari upaya BrookFarm untuk mendorong gaya hidup aktif dan sehat di Indonesia.

​Mengusung kategori 5K dan 10K, BrookFarm Almond Run 2026 hadir sebagai ajang yang terbuka bagi semua kalangan, dari pelari pemula hingga berpengalaman, untuk berlari bersama, membangun koneksi, dan merayakan gaya hidup aktif dalam pengalaman komunitas yang inklusif.

Popularitas lari di Indonesia terus meningkat, menjadikannya tidak hanya sebagai aktivitas untuk menjaga kesehatan, tetapi juga bagian dari gaya hidup aktif yang semakin diminati masyarakat. Sebanyak 7 dari 10 masyarakat Indonesia tercatat menjadikan kegiatan lari dan aktivitas outdoor sebagai bagian dari keseharian mereka. Pertumbuhan ini turut mendorong berkembangnya komunitas lari, yang tercermin dari peningkatan jumlah klub lari hingga 3,5 kali lipat. Menjawab tren tersebut, BrookFarm Almond Run 2026 hadir sebagai wadah bagi masyarakat untuk bergerak, terhubung, dan merayakan semangat hidup aktif bersama.

​Philip Chen, President Director Diamond Food Indonesia, selaku produsen BrookFarm, menyatakan, “Kami melihat adanya pergeseran cara masyarakat memaknai olahraga lari. Aktivitas ini tidak lagi hanya berfokus pada kebugaran, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup yang mendorong koneksi sosial, kebiasaan positif, dan wellbeing secara menyeluruh. Di tengah tren tersebut, kami percaya bahwa gaya hidup aktif yang berkelanjutan perlu ditopang oleh dua hal yang berjalan beriringan: aktivitas fisik yang konsisten dan dukungan nutrisi yang mencukupi. Melalui BrookFarm Almond Run 2026, kami ingin mengajak lebih banyak masyarakat untuk memahami pentingnya keseimbangan tersebut sekaligus membangun kebiasaan hidup aktif yang dapat dijalani secara konsisten, inklusif, dan berkelanjutan.”

​Tren lari yang terus berkembang turut meningkatkan kebutuhan akan nutrisi yang mendukung energi dan pemulihan tubuh.

​Di antara berbagai pilihan plant-based milk seperti oat dan soy, almond menjadi salah satu yang banyak dipilih karena kandungan nutrisinya yang mendukung gaya hidup aktif. Almond merupakan sumber alami vitamin E dan antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari stres oksidatif, serta mengandung magnesium yang berperan dalam fungsi otot dan metabolisme energi. Kandungan nutrisi tersebut menjadikan almond pilihan yang relevan bagi masyarakat yang semakin memperhatikan keseimbangan antara aktivitas fisik dan asupan harian.

​Menjawab kebutuhan akan nutrisi yang mendukung gaya hidup aktif, Br ​Hadir dalam kemasan praktis 200 ml dan empat varian rasa yakni Original, Dark Chocolate, Matcha, dan Salted Caramel, BrookFarm Almond Milk menawarkan pilihan yang sesuai dengan beragam preferensi konsumen, membuktikan bahwa pilihan nutrisi yang lebih baik tetap dapat dinikmati tanpa mengorbankan pengalaman rasa. ookFarm menghadirkan BrookFarm Almond Milk yang dibuat dari almond California pilihan dan diperkaya berbagai nutrisi penting seperti Vitamin B12, Vitamin D, Vitamin E, kalsium, dan serat. Dengan kandungan rendah gula dan kalori serta profil nutrisi yang seimbang, produk ini dirancang sebagai pilihan praktis untuk mendukung aktivitas sehari-hari tanpa mengesampingkan kebutuhan nutrisi.

​Hadir dalam kemasan praktis 200 ml dan empat varian rasa yakni Original, Dark Chocolate, Matcha, dan Salted Caramel, BrookFarm Almond Milk menawarkan pilihan yang sesuai dengan beragam preferensi konsumen, membuktikan bahwa pilihan nutrisi yang lebih baik tetap dapat dinikmati tanpa mengorbankan pengalaman rasa.

​Berdasarkan data GoodStats (ragam olahraga terpopuler menurut publik RI) yang mengutip survei Populix (Tren olahraga di Indonesia).

​Berdasarkan insight dari Strava pada Year In Sport 2025.

​Berdasarkan data nutrisi almond dari Almond Board of California, Almond Nutrition Facts.

​“Di BrookFarm, pengembangan produk selalu berangkat dari pemahaman terhadap kebutuhan konsumen yang terus berkembang. Kami melihat bahwa masyarakat saat ini tidak hanya mencari produk yang dapat mendukung kebutuhan nutrisi sehari-hari, tetapi juga dapat dinikmati secara konsisten dalam keseharian. Karena itu, BrookFarm Almond Milk dikembangkan melalui proses riset dan pengembangan bersama para ahli nutrisi untuk menghadirkan keseimbangan antara kandungan nutrisi dan pengalaman menikmati produk yang menyenangkan. Kami percaya bahwa ketika nutrisi dan cita rasa dapat berjalan beriringan, gaya hidup sehat akan lebih mudah diterapkan secara konsisten dan berkelanjutan,” tambah Philip.

​Sebagai bagian dari komitmen BrookFarm dalam mendukung gaya hidup aktif, BrookFarm Almond Run 2026 hadir untuk mempertemukan masyarakat melalui pengalaman yang memadukan olahraga, komunitas, dan edukasi mengenai pentingnya keseimbangan antara aktivitas fisik dan dukungan nutrisi.

​Selain pengalaman berlari, peserta juga akan mendapatkan official race jersey dan finisher medal ikonik berbentuk almond yang menjadi ciri khas BrookFarm Almond Run. Acara ini turut dimeriahkan dengan berbagai aktivitas interaktif, termasuk 360° Booth untuk memperkaya momen bersama komunitas dan sesama pelari, serta penampilan spesial dari grup musik RAN yang akan menambah semarak acara. 

Informasi lebih lanjut dan pendaftaran dapat diakses melalui https://brookfarmrun.com/.

Tentang PT Diamond Food Indonesia

​PT Diamond Food Indonesia Tbk adalah perusahaan makanan dan minuman terkemuka di Indonesia yang telah berdiri sejak tahun 1974. Berawal sebagai produsen es krim, perusahaan ini berkembang menjadi penyedia berbagai kategori produk—mulai dari dairy, confectionery, daging & makanan laut, bakery, hingga grocery—baik yang diproduksi sendiri maupun berasal dari merek prinsipal internasional.

​Didukung oleh empat fasilitas produksi modern serta jaringan distribusi cold chain yang tersebar di 38 provinsi, PT Diamond Food Indonesia menjangkau konsumen melalui pasar modern, pasar tradisional, food service, ritel milik perusahaan, dan platform e-commerce.

​Salah satu produk unggulan yang diproduksi oleh Diamond adalah BrookFarm, yang dikenal dengan produk-produk dairy dan non-dairy seperti susu segar, susu almond, susu kedelai, es krim, dan whipping cream. Semua produk BrookFarm dirancang untuk memberikan kualitas terbaik dan kesegaran maksimal bagi konsumen Indonesia.

​Dengan komitmen terhadap inovasi, mutu, dan keberlanjutan, PT Diamond Food Indonesia terus berupaya memberikan produk terbaik dan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

NEONA TEGUR SI DIA YANG TAK KUNJUNG PASTI LEWAT SINGLE TERBARU “PLIN PLAN”

  Masih mengusung energi fun dan centil khasnya dalam warna hip-dut yang segar, NEONA kembali hadir dengan lagu yang mewakili keresahan anak...