Kamis, 16 April 2026

Popularitas Dracin Antarkan iQIYI pada Pertumbuhan Pelanggan 5 Kali Lipat di Indonesia

 

JAKARTA, 13 April 2026 — iQIYI International, salah satu platform streaming terkemuka di Asia, mencatat peningkatan pelanggan berbayar hingga lima kali lipat di Indonesia. Di samping itu, jumlah pengguna aktif bulanan juga meningkat hampir dua kali lipat, menunjukkan basis penonton yang semakin luas dan aktif. Pencapaian ini antara lain didorong oleh performa kuat dari konten premium, termasuk Pursuit of Jade.

Kesuksesan Pursuit of Jade menegaskan peningkatan minat penonton Indonesia terhadap Dracin (C-Drama), yang dalam beberapa waktu terakhir semakin mendapat tempat di tengah dominasi konten Korea Selatan (K-Drama) dan Barat. Dengan alur cerita yang kuat dan karakter yang dekat dengan penonton, drama ini berhasil menarik perhatian sekaligus mendorong engagement yang tinggi di platform.

Momentum ini memperkuat posisi iQIYI di Indonesia sebagai salah satu pemain utama dalam distribusi konten Asia. Melalui kombinasi konten premium dan strategi lokalisasi, iQIYI terus membangun relevansi di pasar yang semakin kompetitif sekaligus memperluas jangkauan audiensnya di Indonesia.

“Indonesia merupakan pasar streaming yang sangat besar dengan potensi pertumbuhan yang luar biasa. Kami melihat semakin banyak penonton yang bersedia berlangganan, komunitas penggemar yang sangat aktif, serta meningkatnya minat terhadap konten C-Drama dan konten lokal,” kata Dinesh Ratnam, Senior Managing Director Southeast Asia iQIYI. 


Fenomena C-Drama dan Variasi Konten Premium di IQIYI

Pursuit of Jade menjadi salah satu contoh bagaimana C-Drama semakin diminati oleh masyarakat Indonesia. Tayang secara eksklusif di iQIYI, period drama ini berhasil menarik perhatian penggemar drama Asia dan memperkuat posisi C-Drama sebagai salah satu kategori konten yang berkembang pesat. Hal ini juga ditunjukkan dengan Pursuit of Jade yang menduduki posisi nomor satu di iQIYI Indonesia dan posisi nomor empat di Asia Tenggara.

Drama ini menampilkan chemistry kuat antara Zhang Linghe dan Tian Xiwei yang berhasil menghidupkan kisah pernikahan kontrak penuh intrik politik, strategi, dan romansa. Dikemas dengan sinematografi berkualitas tinggi, kostum memukau, serta perpaduan genre laga, komedi, dan romansa dalam latar sejarah, drama ini menghadirkan pengalaman menonton yang menyeluruh dan memikat. Bagi penikmat alur cerita period drama seperti Pursuit of Jade, How Dare You!?, dan Fated Hearts, kedua C-Drama ini juga menjadi pilihan tontonan yang tak boleh dilewatkan di iQIYI.

Tak hanya C-Drama, iQIYI juga menghadirkan konten dari negara Asia lainnya, seperti Thailand yang tak kalah memikat perhatian penonton Indonesia. Salah satu yang paling populer adalah Running Man Thailand, yang menampilkan deretan cast papan atas seperti Jeff Satur dan Daou Pittaya, menghadirkan chemistry seru serta tantangan yang menghibur. Seiring meningkatnya minat terhadap drama dan variety show Thailand di Asia Tenggara, iQIYI pun terus memperkaya katalog kontennya dengan pilihan yang semakin beragam dan meraih popularitas signifikan.

Selain menghadirkan konten Asia premium, iQIYI juga memperluas fokusnya pada produksi lokal Indonesia. Judul-judul lokal kini bersaing ketat dengan drama populer lain di Asia dalam hal pangsa penayangan, dengan masing-masing menyumbang sekitar 30%. Untuk itu, iQIYI menggandeng rumah produksi seperti Hitmaker Studios dalam mengembangkan original series, termasuk Bercinta Dengan Maut yang menyuguhkan cerita yang mengangkat konflik, relasi, dan dinamika yang dekat dengan penonton lokal.

Strategi Distribusi dan Ekosistem Kemitraan iQIYI

Selain konten premium, kemitraan strategis dan perluasan distribusi juga menjadi faktor penting dalam pertumbuhan iQIYI di Indonesia. Kolaborasi dengan mitra lokal seperti Telkomsel dan Vision+ terbukti efektif dalam memperluas jangkauan layanan ke berbagai wilayah, sekaligus membuka akses ke segmen pelanggan baru. Pendekatan ini menunjukkan bagaimana strategi distribusi dapat mempercepat penetrasi pasar di tengah persaingan platform streaming yang semakin ketat.

Terlebih, jumlah pelanggan streaming berbayar di Indonesia meningkat 23% pada 2025, menjadikannya salah satu pasar paling dinamis di Asia Tenggara. Tren ini sejalan dengan pertumbuhan regional, di mana total pelanggan di lima negara utama Asia Tenggara telah melampaui 61 juta.

Sejalan dengan perkembangan tersebut, iQIYI menempatkan Indonesia sebagai salah satu pusat strategis operasinya di Asia Tenggara. Komitmen ini diwujudkan melalui penguatan ekosistem distribusi dan kolaborasi, termasuk bundling layanan, penawaran konten, hingga perluasan akses di berbagai kanal. Saat ini, iQIYI juga menempati peringkat keempat sebagai platform OTT terbesar di Indonesia berdasarkan jumlah pengguna aktif bulanan.

Dengan pertumbuhan pelanggan yang meningkat hingga lima kali lipat, didukung oleh popularitas C-Drama seperti Pursuit of Jade, serta penguatan strategi kemitraan dan investasi pada konten lokal seperti Bercinta Dengan Maut, iQIYI terus memperkuat posisinya di Indonesia. Ke depan, iQIYI akan melanjutkan upaya pengembangan konten dan kolaborasi untuk menjangkau audiens yang semakin luas di pasar hiburan digital yang terus berkembang.

MD Pictures Rilis Teaser Trailer dan Poster Film "402: Rumah Sakit Angker Korea", Adaptasi Box Office Film Horor dari Korea

 


Jakarta, 16 April 2026 – MD Pictures secara resmi memperkenalkan proyek horor paling ambisius tahun ini yang akan hadir menjadi penerus kesuksesan besar setelah era Danur. Bertempat di Jakarta, MD Pictures merilis official teaser trailer dan teaser poster untuk film "402: Rumah Sakit Angker Korea", sebuah adaptasi resmi dari film horor Korea Selatan, Gonjiam: Haunted Asylum, yang sempat mengguncang dunia pada 2018.

​Acara peluncuran ini dihadiri oleh Manoj Punjabi (CEO & Founder MD Entertainment), sutradara Anggy Umbara, penulis skenario dan produser kreatif Lele Laila, serta jajaran cast utama: Arbani Yasiz, Saputra Kori, Elang El Gibran, Diandra Agatha, Lea Ciarachel, dan Aylena Fusil. Tak ketinggalan, influencer Jang Han-Sol turut hadir menyapa media melalui video greetings spesial dari Korea Selatan.

Menghidupkan Kembali Legenda Rumah Sakit Angker

​Sebagai informasi, film orisinalnya, Gonjiam: Haunted Asylum, terinspirasi dari Rumah Sakit Jiwa Gonjiam yang nyata di Gwangju, Korea. Dikenal sebagai salah satu lokasi paling angker di dunia versi CNN. Kesuksesan film aslinya terletak pada atmosfer mencekam dari sebuah tayangan live streaming yang berujung maut.

​Dalam versi MD Pictures, premis ini dikembangkan menjadi sesuatu yang agak berbeda, lebih dalam dan mencekam. Tentang empat YouTuber horor yang terobsesi mengejar angka 3 juta penonton live streaming nekat mendatangi Rumah Sakit Angker di Korea. Namun, ambisi digital ini justru menyeret mereka ke dalam serangkaian gangguan yang tidak masuk akal, menguji batas kewarasan mereka di depan kamera yang terus menyala.

​Manoj Punjabi mengungkapkan, "Kita tahu betapa kuatnya pengaruh Gonjiam: Haunted Asylum secara global. Melalui 402: Rumah Sakit Angker Korea, kami ingin memberikan pengalaman baru dengan twist yang lebih berani dan relevansi yang kuat dengan fenomena konten kreator saat ini."

Sisi Gelap Arbani Yasiz & Momen Ikonik

​Salah satu daya tarik utama film ini adalah transformasi Arbani Yasiz. Dikenal dengan peran-peran protagonis yang manis, di film ini Arbani akan menampilkan sisi yang jauh lebih kelam dan penuh misteri. Karakter yang ia mainkan dirancang untuk memancing emosi penonton, sosok yang tidak hanya berjuang melawan gangguan luar, tetapi juga menyimpan rahasia yang akan membuat penonton merasa "gregetan".

​"Peran saya di film ini pastinya menantang banget dan sangat berbeda dari apa pun yang pernah saya mainkan sebelumnya. Penonton akan melihat versi Arbani yang benar-benar baru, yang mungkin akan membuat kalian bertanya-tanya tentang motif asli karakter ini di sepanjang film," ujar Arbani penuh teka-teki.

​Selain itu, ketegangan film ini juga terbilang menjanjikan. Suasana mencekam sudah terlihat lewat teaser trailer yang memperlihatkan adegan ikonik yang diadaptasi dari film aslinya dan yang paling ditunggu: karakter Bara (Elang El Gibran) memasukkan tangannya ke dalam lubang gelap di sebuah peti mati.

​Akan semencekam apa film "402: Rumah Sakit Angker Korea"? Film yang digadang-gadang menjadi film horor terbaik sutradara Anggy Umbara ini dijadwalkan tayang di seluruh jaringan bioskop Indonesia pada 9 Juli 2026.



Rabu, 15 April 2026

GENG BOFURIN SIAP JAGA LAYAR BIOSKOP: LIVE ACTION “WIND BREAKER” RILIS MULAI 15 APRIL 2026!



Aksi Tawuran Pelindung Kota: Live Action “Wind Breaker” Hadirkan Pertarungan Epik dan Soundtrack Eksklusif dari BE:FIRST


​Jakarta, 14 April 2026 - Siapkan diri untuk menyaksikan film aksi berandalan sekolah paling dinantikan tahun ini. Mulai 15 April 2026, film live action WIND BREAKER resmi tayang secara reguler di jaringan bioskop Indonesia seperti CinĂ©polis Cinemas dan CGV Cinemas. Diadaptasi dari manga populer karya Satoru Nii, film ini mengikuti kisah Haruka Sakura, siswa baru di SMA Furin yang dikenal sebagai pusat berkumpulnya para remaja tangguh. Namun, alih-alih membuat kerusuhan, para siswa di sana justru membentuk kelompok Bofurin yang bertugas sebagai pelindung keamanan Kota Makochi.

Photo courtesy of NIKKATSU CORPORATION

​Disutradarai oleh Kentaro Hagiwara (Blue Period, Tokyo Ghoul), film ini menonjolkan adegan pertarungan jalanan yang intens serta koreografi bela diri yang realistis. Dalam genre “yankee” atau aksi-delinkuen modern ini, penonton dapat berekspektasi tinggi pada akurasi visual karakter, mulai dari rambut dual-tone ikonik Haruka Sakura, yang diperankan Koshi Mizukami, hingga totalitas fisik Noritaka Hamao dalam menurunkan berat badan ekstrem demi akurasi karakter Jo Togame.

​Menambah tensi ketegangan di layar, grup BE:FIRST hadir mengisi soundtrack utama berjudul “Stay Strong”. Berbeda dengan versi anime, lagu ini dibuat khusus untuk memberikan energi sinematik yang lebih powerful. Lagu ini tidak hanya sekedar pengisi, tapi juga memiliki keterlibatan emosional karena liriknya turut ditulis oleh JUNON, yang juga berperan sebagai Kyotaro Sugishita dalam film ini.



​Fakta menarik lainnya, sang sutradara Kentaro Hagiwara berkolaborasi langsung dengan sang mangaka, Satoru Nii, untuk menyisipkan adegan orisinal khusus untuk versi film. Produksi berskala besar ini menekankan pada bela diri tangan kosong yang intens tanpa ketergantungan pada CGI yang berlebihan. Produksi ini juga membangun set terbuka raksasa di Okinawa untuk menghidupkan suasana kota Makochi secara nyata.

Saksikan bentrokan epik antara Bofurin melawan geng Shishitoren segera di layar lebar terdekat. Tiket akan segera tersedia di aplikasi bioskop.

Ganteng-Ganteng Genteng Rilis Trailer Perdana, Kisah Seru dan Absurd di Balik Kontes Otot Viral!

 


​Jakarta, 15 April 2026 — Vidio resmi merilis trailer Ganteng-Ganteng Genteng, series bergenre drama dan komedi yang diperankan oleh Antonio Blanco Jr., ZsaZsa Utari, Dian Sidik, Joe Project P, Apos Hutagaol, Rafly Atama, Jasmine Nadya, serta deretan pemain lainnya. Diproduksi oleh BASE Entertainment, series ini akan hadir mulai Jumat, 24 April 2026 dengan total 7 Episodes.

​Untuk membuktikan dirinya layak memimpin perusahaan keluarga, Joni (Antonio Blanco Jr.) harus bersaing dengan kakaknya dan menjalani hidup jauh dari zona nyamannya di sebuah desa terpencil. Misinya satu: membangkitkan kembali pabrik genteng keluarga yang telah lama terbengkalai.

​Alih-alih disambut sebagai "bos", kehadiran Joni justru mendapat penolakan dari para kuli pabrik yang meragukan kemampuannya. Situasi semakin rumit ketika Kang Odoy (Joe Project P), sang mandor, terang-terangan tidak percaya bahwa Joni mampu membawa perubahan.

​Di tengah kondisi yang serba terbatas dan kepercayaan yang nyaris tidak ada, Joni dipaksa memutar otak. Hingga akhirnya, muncul ide paling tak terduga: menggelar Kontes Otot dengan hadiah Rp30 juta. Sebuah langkah nekat yang awalnya dianggap mustahil, namun perlahan justru menarik perhatian warga, memicu kehebohan, dan menjadi viral.

​Di balik ambisinya membuktikan diri, perlahan tumbuh pula kisah cinta antara Joni dan Ayas (ZsaZsa Utari), yang menghadirkan warna baru dalam perjalanan hidupnya di desa tersebut.

​Dengan sentuhan komedi yang segar, Ganteng-Ganteng Genteng menghadirkan perjalanan penuh usaha mengubah nasib yang tidak selalu berjalan mulus, kejadian absurd, tantangan, dan momen hangat.

​Mampukah kontes otot paling viral ini benar-benar mengubah nasib pabrik dan kehidupan Joni? Tunggu kisahnya hanya di Vidio Original Series Ganteng-Ganteng Genteng mulai 24 April 2026, episode terbaru akan tayang setiap hari Jumat.

​NONTON TRAILER VIDIO ORIGINAL SERIES GANTENG-GANTENG GENTENG DI SINI!


Wajah Hilang Dikuliti: Teror Sadis ‘Badut Gendong’ Resmi Diperkenalkan sebagai Ancaman Baru di Universe Qodrat

 


Jakarta, 15 April 2026 — Setelah merilis first look melalui unggahan resminya, MAGMA Entertainment kini merilis teaser trailer film Badut Gendong. Melalui cuplikan teaser ini, sosok Badut Gendong secara resmi diperkenalkan sebagai bagian terbaru dari semesta Qodrat. Film garapan sutradara Charles Gozali ini hadir layaknya mimpi buruk yang dirancang untuk mendefinisikan ulang standar teror dalam industri perfilman Indonesia.

​Kengerian bermula dari sebuah kampung yang tenang, yang seketika berubah menjadi ladang pembantaian tanpa menyisakan ruang untuk bernapas. Teaser trailer berdurasi singkat tersebut menyuguhkan kepingan misteri yang brutal: para korban ditemukan tewas dengan kondisi wajah yang hilang, dikuliti dengan presisi yang mengerikan.

​Di tengah kepanikan yang mencekam, sosok Badut Gendong muncul sebagai entitas yang mengintai dari balik bayang-bayang, menjelma menjadi ikon teror baru yang dingin dan tak tersentuh.

​Muncul teka-teki besar: apakah Darso (diperankan oleh Marthino Lio) selaku pemilik Badut Gendong memiliki kaitan langsung dengan kematian warga desa? Ataukah ada kekuatan jahat lain yang bersembunyi di balik topeng tersebut?

​Mengapa sosok ini begitu haus akan wajah manusia? Dan di manakah posisi entitas ini dalam peta kekuatan mistis semesta Qodrat? Deretan pertanyaan inilah yang akan menyeret penonton untuk menyelami sisi tergelap manusia dan kekuatan gaib yang merasukinya.

​Sutradara Charles Gozali memberikan sedikit bocoran mengenai kompleksitas cerita yang ia bangun. Ia menegaskan bahwa karakter Badut Gendong merupakan salah satu pencapaian kreatif paling mendalam yang pernah dibentuk untuk semesta Qodrat.

​"Kisah yang melibatkan Darso dan Badut Gendong adalah sebuah tragedi berdarah yang menyuguhkan warna baru bagi karya MAGMA Entertainment," ungkapnya. Layaknya sebuah perpaduan antara duka yang lara dan kegilaan yang eksplosif.

​Atmosfer mencekam ini semakin diperkuat oleh performa transformatif dari Marthino Lio, yang didukung oleh talenta papan atas seperti Derby Romero, Clara Bernadeth, Dayinta Melira, Iskak Khivano, Vonny Anggraini, Jose Rizal Manua hingga kehadiran aktor laga legendaris Barry Prima. Sinergi jajaran pemain ini menjanjikan pengalaman horor-aksi yang tidak hanya menguji nyali, tetapi juga meninggalkan bekas trauma yang menghantui.

Persiapkan diri Anda untuk menyaksikan lahirnya legenda horor yang akan mengubah wajah ketakutan Anda. Badut Gendong dijadwalkan meneror seluruh bioskop di Indonesia mulai 27 Mei 2026, bertepatan dengan momen libur Lebaran Idul Adha. Ikuti jejak terornya dan temukan jawaban di balik misteri kulit wajah yang hilang melalui kanal media sosial resmi di @magmaent dan @badutgendong.



Mengenal Para Karakter Hero dan Villain di Film Action Ikatan Darah, Sidharta Tata Terinspirasi dari Film Action Korea

 

Film Ikatan Darah tayang mulai 30 April 2026 di bioskop

​Jakarta, 10 April 2026 — Film Ikatan Darah akan menjadi showcase para talenta aksi laga Indonesia dengan beragam gaya bertarung. Di film ini, sutradara Sidharta Tata mendesain para karakter serta keahlian masing-masing dengan didasarkan pada lokalitas Indonesia.

​Film Ikatan Darah akan menjadi pertarungan antara dua kubu. Yakni Mega dan Bilal sebagai adik-kakak, serta geng mafia yang diketuai oleh Primbon. Mega diperankan oleh Livi Ciananta, sementara Bilal diperankan oleh Derby Romero. Sementara itu, Primbon, ketua geng mafia yang paling ditakuti, diperankan oleh Teuku Rifnu Wikana.

​Untuk mengetahui para karakter kunci di film Ikatan Darah, berikut adalah rangkuman keahlian masing-masing karakternya.


​1. Mega (Livi Ciananta)

Mega merupakan mantan atlet pencak silat nasional. Namun, cedera bahu membuatnya terpaksa harus pensiun dari berbagai laga dan kejuaraan. Ia pun bekerja sebagai pramusaji untuk bertahan hidup. Mega kelak bakal menghadapi Primbon dan para geng mafianya, menyelamatkan sang kakak yang terjerat lintah darat

2. Bilal (Derby Romero)

Hanya di film ini, kita akan melihat penampilan yang sangat berbeda dari Derby Romero. Tak hanya Mega, Bilal juga bakal berhadapan dengan para anggota geng mafia dari Primbon akibat perbuatannya. Bilal akan menemani Mega saat mereka dikepung oleh ratusan geng.

3. Dini (Ismi Melinda)

​Dini adalah sahabat Mega, yang sudah dianggap menjadi saudara. Namun, Dini dan Mega kelak bakal berseberangan, karena Dini bergabung dengan geng mafia Primbon.


​4. Primbon (Teuku Rifnu Wikana)

Punya penampilan yang sangat nyentrik dengan mengenakan jubah Romo. Primbon menjelma sebagai pemuka agama, namun itu hanyalah kedok untuk meraih kekuasaan. Pembunuh berdarah dingin yang kejam


​5. Boris (Abdurrahman Arif)

Boris adalah salah satu kaki tangan dari Primbon. Gaya bertarungnya bak anjing gila. Boris selalu punya ciri khas senyum yang menyeringai. Ia juga memanfaatkan berbagai senjata tajam seperti mesin pemotong rumput untuk berduel.


6. Macan (Ramadhan Ruswandi)

Macan punya senjata khas di tangannya, knuckle berbentuk taring tajam. Memakai kacamata, dan terlihat santun. Macan sangat menyukai gorengan. Ia adalah pemburu manusia dengan indera penciuman layaknya binatang buas.


​7. Jabrik (Agra Piliang)

Memiliki perawakan sama garangnya dengan Boris. Ia memiliki senjata khusus, yakni parang. Jabrik mendedikasikan hidup dan nyawanya hanya untuk Primbon.

​Dalam membangun para karakter mafia tersebut, Sidharta Tata menyebut ada banyak lapisan yang diberikan. Disebutkan, Tata salah satunya terinspirasi dari film-film action Korea.

​"Saya sangat menyukai film-film action Korea, yang menarik dari mereka adalah bagaimana mereka membentuk karakternya itu tidak hanya satu layer. Meskipun kita bicara karakter antagonis, tapi yang menarik adalah mereka itu punya karakter-karakter yang sangat menarik untuk dikulik. Jadi sejak saat kami mengembangkan naskah Ikatan Darah, kami berpikir jangan sampai hanya membuat penjahatnya satu layer," kata sutradara Sidharta Tata.

​"Jadi, kami bermain-main dengan karakter villain yang kami punya. Sehingga tidak terkesan hitam melawan putih saja. Setiap pemain juga ikut mengembangkan karakternya dengan ide yang mereka bawa. Sehingga secara chemistry juga tepat," tambah Tata.

​Ikatan Darah dibintangi oleh Livi Ciananta, Derby Romero, Dimas Anggara, Teuku Rifnu Wikana, Abdurrahman Arif, Ramadhan Ruswandi, Agra Piliang, Ismi Melinda, dan aktris senior Lydia Kandou. Diproduksi oleh Uwais Pictures, film ini turut didukung oleh KG Pictures, Legacy Pictures, dan Raid Rapid Active. Film ini diproduseri oleh CEO Uwais Pictures Ryan Santoso dengan produser eksekutif Iko Uwais, Yentonius Jerriel Ho, dan Yocke Kaseger.

​Film Ikatan Darah telah melakukan world premiere di Fantastic Fest 2025, Texas, dan berkompetisi di JAFF20. Film Ikatan Darah tayang mulai 30 April 2026 di bioskop Indonesia.

Ikuti informasi dan perkembangan terbaru Uwais Pictures dan film Ikatan Darah melalui akun Instagram @uwaispictures.



SINOPSIS

​Mega (Livi Ciananta), seorang mantan atlet pencak silat yang kini bekerja sebagai pramusaji, harus menyelamatkan kakaknya, Bilal (Derby Romero), yang menjadi buruan para gangster terkejam akibat hutang dan pembunuhan yang tak sengaja ia lakukan.

​Aksi perburuan membuat kakak beradik itu terjebak di sebuah kampung yang seluruh pintu keluarnya telah ditutup oleh para preman anak buah dari bos gangster, yaitu Primbon (Teuku Rifnu). Kini, Mega dan Bilal harus bekerja sama untuk dapat meloloskan diri dari kejaran para gangster itu meski nyawa menjadi taruhannya.

Final Trailer Film Ikatan Darah yang Brutal dan Berdarah-Darah! Sidharta Tata Bikin Kamera Ikut Berantem

 

Film Ikatan Darah tayang mulai 30 April 2026 di bioskop Indonesia

​Jakarta, 13 April 2026 — Film Ikatan Darah persembahan Uwais Pictures merilis final trailer yang menampilkan adegan aksi laga brutal dan berdarah-darah. Final trailer film ini akan menggambarkan rangkaian aksi laga yang bikin penonton tarik napas di layar besar.

​Dalam final trailer-nya, kita juga bisa melihat dengan lebih jelas gaya bertarung dari masing-masing anggota Geng Mafia Primbon. Misalnya, Boris (Abdurrahman Arif) yang sering ditunjukkan menggunakan senjata tajam seperti mesin pemotong rumput hingga parang, Macan (Rama) yang memiliki gaya bertarung khas pembunuh kejam dan menyakiti lawannya secara perlahan, hingga duel penuh emosional antara Mega (Livi Ciananta) dan Dini (Ismi Melinda) yang merupakan sahabat namun harus bertarung demi kepentingan masing-masing.

​Sutradara Sidharta Tata membuat berbagai koreografi aksi di film ini berjalan begitu dinamis dengan sinematografi yang semakin membuat penonton ikut berada di tengah pertarungan.

​Dikenal dengan judul-judul series action-nya yang banyak dicintai penonton Indonesia. Kini, untuk pertama kalinya, Sidharta Tata membuat film action layar lebarnya lewat Ikatan Darah, dengan produser eksekutif Iko Uwais.

​Sebagai penggemar The Raid, Tata sendiri mengaku bekerja sama dengan Iko Uwais adalah cita-citanya sejak ia menjadi sineas. Tata sudah sejak lama mendamba untuk menggarap film action.

​Di film Ikatan Darah lah Tata banyak belajar dari sang maestro laga Indonesia tersebut. Salah satu yang menarik adalah, di adegan fighting, ada kamera yang dilibatkan untuk ikut berantem. Elemen ini menjadi sesuatu yang baru untuk Tata.

​“Di sini yang menarik adalah kamera itu ikut berantem. Nah, itu yang belum pernah saya temukan sebenarnya. Bagaimana kemudian tradisinya Uwais Pictures itu adalah menciptakan semua elemen harus bekerja, bekerja untuk mendukung koreo fight itu menjadi nyata. Termasuk bagaimana kemudian camera works itu berjalan,” ujar sutradara film Ikatan Darah Sidharta Tata.

​“Wah, itu aku melihatnya gila ya. Pengalaman yang sangat menyenangkan. Dan di final trailer, penonton bisa melihat dinamisnya fighting di film ini,” tambah Tata.


IKATAN DARAH

​Di samping itu, film Ikatan Darah juga menyajikan signature aksi laga yang sangat khas Indonesia. Alih-alih melibatkan senjata api, Tata memilih untuk di hampir banyak adegan laganya menggunakan tangan kosong, memanfaatkan gaya laga tiap karakternya, dan beberapa senjata tajam yang sangat khas Indonesia.

​“Saya sedang menerjemahkan sesuatu yang berhubungan dengan lokalitas Indonesia. Yang saya lihat dengan pengalaman empiris saya, ya senjata tajam yang digunakan, dengan berbagai macam bentuk alat-alatnya, seperti celurit, golok, dan sebagainya,” ungkap Tata.

​“Bisa dilihat juga dari rekam jejak film saya, saya selalu tidak pernah lepas dari kultur Indonesia yang sangat Indonesia sekali. Jadi lokalitas itu yang saya manfaatkan, termasuk di Ikatan Darah,” tambah Tata.

​Film Ikatan Darah menciptakan set yang sangat realis. Penonton akan melihat berbagai adegan aksi laga baik duel hingga kolosal yang melibatkan ratusan ekstras di tempat-tempat yang sangat khas Indonesia seperti perkampungan padat penduduk dan gang-gang. Film ini juga telah memenangkan Best Production Design di JAFF20.

​Ikatan Darah dibintangi oleh Livi Ciananta, Derby Romero, Dimas Anggara, Teuku Rifnu Wikana, Abdurrahman Arif, Ramadhan Ruswadi, Agra Piliang, Ismi Melinda, dan aktris senior Lydia Kandou. Diproduksi oleh Uwais Pictures, film ini turut didukung oleh KG Pictures, Legacy Pictures, dan Raid Rapid Active. Film ini diproduseri oleh CEO Uwais Pictures Ryan Santoso dengan produser eksekutif Iko Uwais, Yentonius Jerriel Ho, dan Yocke Kaseger.

​Film Ikatan Darah telah melakukan world premiere di Fantastic Fest 2025, Texas, dan berkompetisi di JAFF20. Film Ikatan Darah tayang mulai 30 April 2026 di bioskop Indonesia.

​Ikuti informasi dan perkembangan terbaru Uwais Pictures dan film Ikatan Darah melalui akun Instagram @uwaispictures.


SINOPSIS

​Mega (Livi Ciananta), seorang mantan atlet pencak silat yang kini bekerja sebagai pramusaji, harus menyelamatkan kakaknya, Bilal (Derby Romero), yang menjadi buruan para gangster terkejam akibat hutang dan pembunuhan yang tak sengaja ia lakukan.

​Aksi perburuan membuat kakak beradik itu terjebak di sebuah kampung yang seluruh pintu keluarnya telah ditutup oleh para preman anak buah dari bos gangster, yaitu Primbon (Teuku Rifnu). Kini, Mega dan Bilal harus bekerja sama untuk dapat meloloskan diri dari kejaran para gangster itu meski nyawa menjadi taruhannya.



Popularitas Dracin Antarkan iQIYI pada Pertumbuhan Pelanggan 5 Kali Lipat di Indonesia

  JAKARTA, 13 April 2026 — iQIYI International, salah satu platform streaming terkemuka di Asia, mencatat peningkatan pelanggan berbayar hin...