Kamis, 23 Juli 2026

Film 'Istimewa' Rilis Official Trailer dan Poster, Angkat Ketulusan Perjalanan Anak-Anak Disabilitas (Istimewa) Dalam Mencari dan Menguatkan Sang Ayah

 


Jakarta, 23 Juli 2026 - Kairos Film resmi merilis official trailer dan poster film Istimewa. Istimewa merupakan film keluarga yang dapat dinikmati oleh seluruh kalangan dan semua umur. Bercerita tentang sebuah drama keluarga yang mengikuti perjalanan sekelompok anak-anak disabilitas (Istimewa) dalam mencari Ayah yang menjadi tempat mereka pulang Dibalut dengan petualangan yang penuh kejutan, dinamika persahabatan yang hangat, serta momen-momen yang mengundang tawa, Istimewa menghadirkan kisah yang menghibur sekaligus menghangatkan hati tentang keluarga. keberanian, dan arti kehadiran.

Disutradarai Ruben Adrian, Istimewa mengisahkan kehidupan anak-anak di Rumah Istimewa yang tumbuh bersama dalam kasih sayang Pak Mahendra. Ketika figur Ayah yang selama ini menjadi tempat mereka bersandar tiba-tiba menghilang, mereka memutuskan meninggalkan rumah demi mencarinya. Dari situlah petualangan dimulai. membawa mereka bertemu orang-orang baru, menghadapi berbagai tantangan. sekaligus menemukan makna persahabatan, keberanian, dan keluarga.

Melalui kisah tersebut, Istimewa menghadirkan anak-anak disabilitas (Istimewa) sebagai karakter utama yang aktif menggerakkan cerita. Dengan kepribadian yang beragam, rasa ingin tahu yang besar, dan dinamika yang penuh warna, mereka hadir sebagai pahlawan dan sebagai individu yang memiliki mimpi, keberanian, rasa humor, dan cara unik clalam memandang dunia. Mereka akan tetap hadir menebarkan kebaikan dan kasih sayang pada seluruh umat manusia.

Ruben Adrian. Sutradara Istimewa, mengatakan, "Sejak awal kami ingin menghadirkan film yang bisa mengubah cara pandang seseorang dan dinikmati semua kalangan. Ada tawa, ada petualangan, ada momen-momen yang hangat, tetapi di saat yang sama penonton juga diajak mengenal anak-anak ini sebagai manusia yang utuh. Yang membuat Istimewa begitu berarti bagi kami adalah karena film ini lahir dari berbagai kisah nyata yang kami dengarkan langsung dari teman-teman Istimewa. Kisah-kisah itu kemudian kami rangkai menjadi sebuah simfoni perjalanan yang penuh harapan, keberanian, dan kasih sayang. Melalui perjalanan mencari Ayah, kami berharap penonton ikut merasakan bahwa rumah dan keluarga bisa hadir lewat penerimaan, kasih sayang, dan orang-orang yang memilih untuk tetap bersama, dengan berpijak pada nilai saling memaafkan dan saling mengasihi."

Official trailer memperlihatkan sekilas kehidupan hangat di Rumah Istimewa sebelum berubah menjadi sebuah perjalanan penuh kejadian tak terduga. Mulai dari tingkah usil yang mengundang tawa, persahabatan yang menghangatkan, hingga berbagai rintangan. yang harus mereka hadapi bersama, trailer ini memberikan gambaran tentang petualangan emosional yang menjadi inti cerita Istimewa

Sementara itu, poster resmi film menampilkan seluruh anggota keluarga rumah Istimewa yang berkumpul di depan rumah yang menjadi tempat mereka tumbuh bersama. Visual tersebut menjadi simbol bahwa rumah bukan sekadar tempat untuk kembali, melainkan ruang yang dibangun oleh kasih sayang, penerimaan, dan orang-orang yang memilih untuk tetap hadir.

Mathias Muchus, yang memerankan sosok Pak Mahendra, mengatakan. "Yang membuat saya jatuh hati pada Istimewa adalah ketulusannya. Film ini mengingatkan kita bahwa keluarga tidak selalu tentang hubungan darah, tetapi tentang siapa yang memilih untuk menerima, menjaga, dan tetap hadir ketika kita saling membutuhkan."

Sementara itu, Aldi, salah satu pemeran anak dalam istimewa, berharap film ini dapat membuka mata masyarakat. "Aku bangga bisa jadi bagian dari Istimewa. Aku senang kisahku diangkat ke dalam film ini. Semoga film ini bisa jadi motivasi untuk anak-anak disabilitas kembali bangkit meraih mimpi masing-masing, dan membuktikan bahwa teman-teman Istimewa juga mampu berkarya. Semoga Istimewa ditonton seluruh masyarakat Indonesia dan dunia."

Melalui pendekatan Istimewa menghadirkan representasi yang lebih inklusif dalam perfilman Indonesia. Film ini menempatkan anak-anak disabilitas (Istimewa) sebagai pusat cerita yang menggerakkan alur melalui pilihan, keberanian, dan hubungan yang mereka bangun dengan orang-orang di sekitar mereka.

Istimewa akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 17 September 2026. Official trailer kini dapat disaksikan melalui kanal YouTube dan media sosial resmi Kairos Pictures,



SINOPSIS

Di Rumah Istimewa, lima anak dengan disabilitas Aldo (Aldil) Bimo (Bambang, Ken (Rein) Nila (Niatus), Mul (Mustofa), hidup sebagai keluarga bersama Pak Mahendra (Mathias Muchus), sosok Ayah yang penuh kasih, dan seorang sukarelawan, Mbak Kinan (Yanni Melwanil yang setia merawat mereka. Saat Ayah divonis kanker dan memilih pergi diam-diam agar mereka tak melihatnya melemah, anak-anak nekat melakukan perjalanan untuk mencarinya. Di tengah pencarian, mereka bertemu Bagas (Ajil Dittol dan Aji (Agus Kuncorol yang membawa mereka menjadi viral melalui panggung PWO dengan bergabungnya Elia (Salsabila Bella)

Perjalanan itu menguji persahabatan dan ketulusan yang sesungguhnya. Setelah melalui berbagai rintangan. mereka menemukan titik cerah untuk bertemu kembali cengan Ayah. Rumah Istimewa kembali berdiri, tetapi sebuah kehilangan mengajarkan bahwa tak ada yang abadi, melainkan hidup melalui kasih dan maaf. Apakah mereka bisa bertahan menghadapi duria, sebagai sebuah keluarga?


CATATAN PRODUKSI

Judul: Istimewa

Sutradara: Ruben Adrian

Produser: Abdullah Mansuri

Produksi: Kairos Film

Genre: Drama Keluarga (Semua Umur)

Durasi: 1 jam 59 menit.

Tanggal Tayang: 17 September 2026


PEMERAN

√ Mathias Muchus

√ Yanni Melwani

√ Mustofa

√ Niatus Sholihah

√ Zulfadli Aldiansyah

√ Rein

√ Bambang Ceper

√ Salsabila Bella

√ Ricky Komo

√ Fauzan Nasrul

√ Muhammad Fazzill Alditto

√ Agus Kuncoro

√ Ence Bagus


TENTANG KAIROS PICTURES

Kairos Film merupakan rumah produksi yang menghadirkan karya-karya dengan cerita humanis, relevan, dan ciekat dengan kehidupan masyarakat. Melalui berbagai perspekt if dan karakter yang beragam, Kairos Film berkomitmen untuk membuka ruang bagi cerita yang mendorong empati, refleksi, serta representasi yang lebih inklusif dalam perfilman Indonesia.

Rabu, 22 Juli 2026

First Look Ibra The Movie: Menembus Langit Resmi Diperkenalkan, Jadi Prekuel dari Serialnya

 


Jakarta, 20 Juli 2026 - Manara Animation merilis first look dari Ibra The Movie "Menembus Langit", adaptasi layar lebar dari IP animasi Ibra Berkisah. Berbeda dari sosok yang selama ini dikenal penonton lewat serialnya, film ini bercerita ke masa yang belum pernah diceritakan sebelumnya, yakni kehidupan Ibra sebagai remaja biasa, jauh sebelum ia menempuh pendidikan di pesantren.

​Ibra Berkisah adalah serial animasi yang telah tayang sejak 2022 dan menjadi salah satu tontonan favorit keluarga Indonesia. Ibra digambarkan sebagai anak yang dekat dengan teman-teman di lingkungannya, keseruan dan permasalahan sehari-harinya kerap dikaitkan dengan hikmah dari kisah perjalanan hidup Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Pendekatan itulah yang membuat Ibra Berkisah dikenal sebagai tayangan edutainment islami yang dekat dengan keseharian anak-anak, sekaligus sarat nilai.

​Sebelum dikenal lewat kisah-kisahnya di serial Ibra Berkisah, Menembus Langit mengajak penonton mengenal sosok Ibra remaja. Ibra yang masih gemar bermain dengan teman-temannya, menjalani hari sebagaimana remaja pada umumnya dan banyak hal yang tidak pernah terlihat melalui Ibra Berkisah.

​Kehidupan Ibra tidak selamanya sesuai rencana. Ibra mengalami sebuah peristiwa besar yang mengguncang hidupnya, momen yang memicu amarah, kekecewaan, dan luka yang membuatnya sempat mempertanyakan keadilan dunia, bahkan takdirnya sendiri.

​"Konflik yang terjadi di film ini terhadap karakter Ibra itu sendiri, saya rasa mungkin hampir semua orang pernah mengalami hal itu. Di mana dia marah, di mana dia kecewa, di mana dia sakit hati, sehingga akhirnya dia merasa dunia ini tidak adil. Sampai akhirnya dia menemukan jalannya kembali. Karena saya sendiri pernah mengalami hal seperti itu." ujar sang produser, Ricky Manopo.

​Dari titik itulah perjalanan Ibra menuju pesantren dimulai. Hal ini bukan keputusan yang datang begitu saja, melainkan jalan yang ia temukan setelah melewati masa paling sulit dalam hidupnya.

​Video first look berdurasi singkat ini sengaja dirancang untuk memberi kesan sinematik dan futuristik sejak detik pertama. Alih-alih menampilkan potongan adegan cerita secara gamblang, video ini lebih banyak bermain dengan atmosfer. First look film ini selaras dengan tema besar Menembus Langit itu sendiri, di mana langit bukan sekadar latar, melainkan simbol perjalanan batin Ibra.

​Ibra The Movie "Menembus Langit" akan segera hadir di bioskop terdekat. Ikuti terus perkembangannya di akun Instagram @ibrathemovie @ibra.berkisah.



Digeprek Kehidupan, Kisah Persahabatan yang Nyopet Karena Terpepet! Official Trailer Terbaru Operasi Pesta Copet Tampilkan Kisah Nekat Iqbaal Ramadhan, Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, dan Kawai Labiba Film Operasi Pesta Copet tayang mulai 27 Agustus 2026

 

​Jakarta, 22 Juli 2026 — Film terbaru persembahan Imajinari karya debut sutradara Edy Khemod, Operasi Pesta Copet merilis official trailer terbarunya, yang menampilkan kisah emosional di balik munculnya fenomena copet konser yang masih marak terjadi. Karena tekanan ekonomi, empat anak muda merencanakan aksi nekat: mencopet di festival musik terbesar di Indonesia, Pestapora.

​Ijal, Adut, Tia, dan Melodi, tinggal di kawasan pinggiran kota, yang memaksa mereka tak mendapat pekerjaan layak. Sementara biaya hidup terus meninggi, tapi mereka tak pernah bisa mencicipi hidup cukup. Nyopet di konser bukanlah pilihan utama mereka, mereka melakukannya karena terpepet.

​Kisah itulah yang tersaji dalam official trailer terbaru Operasi Pesta Copet. Penonton diajak untuk mengenal kisah di balik aksi copet konser lewat kisah empat sahabat yang memilih menjadi keluarga di saat hidup tidak berjalan baik-baik saja. Tak hanya menggali sisi manusiawinya, official trailer terbaru juga mengajak kita untuk selalu waspada dan terhindar dari aksi pencopetan di konser.

​Operasi Pesta Copet dibintangi oleh Iqbaal Ramadhan, Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, Kawai Labiba, dan debut vokalis Sisitipsi, Fauzan Lubis. Film ini disutradarai oleh Edy Khemod, dengan produser Ernest Prakasa, Dipa Andika, James Erlangga, dan Iqbaal Ramadhan.

​Film Operasi Pesta Copet sendiri sebelumnya memiliki title project Operasi Pesta Pora. Namun, dalam perkembangannya, film ini mengganti judulnya menjadi Operasi Pesta Copet karena pertumbuhan tentang ceritanya.

​“Judul Operasi Pesta Copet dipilih karena mengacu kembali pada esensi ide awal film ini, yakni copet sebagai fenomena gunung es ketimpangan sosial. Kami merasa judul ini lebih lugas mewakili apa yang ingin kami sampaikan,” ujar produser Ernest Prakasa.

​“Buat gue menariknya di film ini gue bisa membahas skena musik Indonesia tapi tidak dari kacamata yang konvensional. Melihat dunia musik Indonesia dari kacamata sosiologisnya. Selain itu, film ini juga menggabungkan dua industri yang gue geluti sejak dua dekade lalu, musik dan film, menjadi tawaran yang fresh untuk perfilman Indonesia,” ujar sutradara Edy Khemod.

​Tak hanya merilis official trailer terbaru, Operasi Pesta Copet juga mempersembahkan OST filmnya berjudul Kita Melawan Dunia yang dibawakan oleh BAALE, moniker Iqbaal Ramadhan. OST ini merepresentasikan cerita empat sahabat yang saling membutuhkan di tengah serba keterbatasan dan tekanan hidup

​"Karakter-karakter di film Operasi Pesta Copet itu sebenarnya bukan orang jahat. Mereka hanya anak-anak muda yang terpaksa nekat karena tuntutan ekonomi. Kalau diteliti lagi, siapa sih yang mau jadi copet? Gak ada. Mereka pun begitu tapi ternyata di realitanya gak semua orang cukup beruntung untuk punya pilihan," ujar Iqbaal Ramadhan yang memerankan Ijal sekaligus produser dan pengisi OST film Operasi Pesta Copet.

​Film Operasi Pesta Copet bukan ingin mengglorifikasi aksi kriminalnya, tapi justru memperlihatkan cerita tentang orang biasa yang terdesak keadaan. Diproduksi di tengah festival musik besar Indonesia, Pestapora, juga menandai film ini akan menjadi drama komedi pertama Indonesia yang melakukan pendekatan produksi yang belum pernah ada sebelumnya. Lewat film ini, Imajinari sekali lagi menunjukkan komitmennya sebagai rumah bagi eksperimen kreatif yang berani, mendorong perfilman Indonesia ke wilayah baru.

​Ikuti informasi terbaru film Operasi Pesta Copet melalui akun Instagram @imajinari.id. Tunggu keseruan copet konser beraksi di bioskop mulai 27 Agustus 2026!

Berikut Trailer nya



TENTANG IMAJINARI

Imajinari adalah studio film muda di Indonesia yang menitikberatkan pada cerita yang segar dan berijak pada visi kreatif sutradara. Rekam jejak Imajinari diantaranya adalah film “AGAK LAEN: MENYALA PANTIKU!” yang menjadi film terlaris sepanjang masa di Indonesia dengan perolehan lebih dari 11 juta penonton, film mega box office “AGAK LAEN” yang meraih lebih dari 9,1 juta penonton, serta “Jatuh Cinta Seperti Di Film Film” yang memenangkan Film Terbaik, Sutradara Terbaik, Aktor dan Aktris Utama Terbaik pada ajang Festival Film Indonesia tahun 2024.

​Didirikan oleh duo Ernest Prakasa & Dipa Andika, Imajinari memulai debutnya melalui film “Ngeri-Ngeri Sedap” (2022), sebuah film yang kemudian menjadi Official Selection Indonesia untuk Academy Awards 2023.


TENTANG ANGIN SEGAR

Angin Segar terbentuk dari kegelisahan pekerja produksi iklan di bawah naungan Cerahati yang ingin lebih fokus mengerjakan proyek inisiatif sendiri. Video musik dari Seringai dan The Panturas dengan pendekatan film cerita pendek, film dokumenter GELORA merupakan proyek awal inisiatif tersebut. Film music scoring, audio mixing & mastering juga menjadi kendaraan kami dalam berinisiatif di industri film. Operasi Pesta Copet diharapkan menjadi langkah awal baru untuk lebih aktif berinisiatif mengembangkan cerita dan memproduksinya dalam medium film.


TENTANG BOSS CREATOR

BOSS Creator adalah promotor musik dan festival terkemuka di Indonesia. Salah satu acara unggulannya adalah Pestapora, sebuah festival musik yang menghadirkan pengalaman unik dan tak terlupakan bagi para penggemar musik Indonesia. Pestapora 2025 meraih kesuksesan dengan penjualan 100 ribu tiket untuk penyelenggaraan 3 hari festival.

Selasa, 21 Juli 2026

Teaser Trailer Bapakmu Kiper Resmi Dirilis, Ali Fikry Buka Cerita di Balik Perjuangan Dino Mengejar Mimpi Bersama Sang Ayah

 

Entelekey Sinema Indonesia (ESI) resmi merilis teaser trailer perdana film Bapakmu Kiper yang akan tayang 3 September 2026 di bioskop. Teaser ini memberi gambaran awal perjalanan Ronaldhino Sujatmiko atau Dino, remaja 18 tahun yang diperankan Ali Fikry, dalam mengejar mimpinya menembus sepak bola profesional lewat ajang Tarkam Super Cup.

​Tarkam atau sepak bola antar kampung adalah pertandingan sepak bola akar rumput yang digelar antarwilayah atau antardesa di Indonesia, biasanya diselenggarakan secara swadaya oleh warga tanpa naungan liga resmi.

​Meski sederhana, tarkam punya warna khasnya sendiri, mulai dari suporter kampung yang riuh, taruhan kecil kecilan di pinggir lapangan, sampai kepercayaan sebagian warga pada jimat atau bantuan dukun demi kemenangan tim kesayangan mereka. Semarak itulah yang menjadi latar utama film Bapakmu Kiper.

​Bagi Ali Fikry, karakter Dino membawa kisah yang dekat dengan banyak anak muda Indonesia, terutama soal mimpi yang tumbuh bersama sosok ayah. Sejak kecil, Dino menyimpan cita-cita bermain di Liga 2 dan ingin terjun sebagai pemain sepak bola profesional.

​Ternyata mimpi itu datang bersama luka yang belum sembuh. Dalam cerita Bapakmu Kiper, Dino sejak tujuh tahun terakhir harus berseteru dengan sang Ayah Warto (Fedi Nuril), mantan kiper andalan tim tarkam Serigala Sakti yang di masa lalu lebih dikenal sebagai perjudi bola. Perseteruan itu membuat hubungan keduanya berjarak, dingin, dan penuh pertengkaran.

​Titik balik datang ketika Dino mendapat kesempatan tampil di Tarkam Super Cup. Menjelang final, tim andalan Dino justru direbut pihak lain, memaksa Warto turun tangan membentuk tim baru berisi para pemain senior dengan segala keterbatasan fisik mereka, lengkap dengan bumbu komedi khas tarkam mulai dari hansip kampung sampai ritual dukun. Dari titik inilah sepak bola menjadi jalan bagi ayah dan anak ini untuk saling membuka luka lama dan memperbaiki hubungan yang retak.

​Gambaran itu terasa lewat rangkaian cuplikan dalam teaser. Sosok Dino muncul pertama kali di tengah riuhnya pasar ikan tempat Warto bekerja, disusul potongan adegan komedi saat tim dadakan Warto, mulai dari hansip kampung sampai warga pasar, berlarian panik memikul karung sambil berteriak di lorong pasar.

​Teaser juga menyelipkan momen hangat antara ayah dan anak di pinggir lapangan pada malam hari, berselang seling dengan aksi tarkam di lapangan terbuka lengkap sorak penonton kampung, selebrasi gol dengan salto, hingga kekacauan suporter yang dibumbui unsur dukun dan obor sebagai sentuhan komedi khas budaya tarkam.

​Tantangan itu tidak berhenti di soal teknis lapangan. Ali menyebut bagian tersulit justru menyatukan kemampuan bermain bola dengan tuntutan akting di saat bersamaan, sebuah keseimbangan yang menurutnya jadi kunci membuat penonton ikut larut dalam perjalanan Dino.

​Ada sisi personal yang membuat peran ini terasa dekat bagi Ali. Usianya yang genap 18 tahun sama persis dengan usia Dino di dalam cerita, membuat pergulatan mimpi dan harapan sang karakter terasa relevan dengan fase hidupnya sendiri saat ini.

​"Tantangan terbesarnya adalah menjaga stamina dan tetap bisa berakting sambil main bola. Kita harus membawa emosi saat di lapangan. Jadi bukan cuma sekadar jago main bola, tapi penonton juga harus bisa merasakan perasaan Dino saat bermain," tutur Ali.

​Bapakmu Kiper turut menjadi ajang reuni Ali Fikry dengan Fedi Nuril sebagai ayah dan anak, setelah sebelumnya keduanya beradu akting dalam film horor Qorin 2. Kali ini keduanya hadir dalam warna cerita yang jauh berbeda, lebih hangat, lebih personal, namun tetap menyimpan kedalaman emosi.

​Momentum rilis teaser trailer ini datang tidak lama setelah gegap gempita Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat baru saja usai, turnamen yang selama sebulan lebih berhasil menyita perhatian jutaan pencinta bola di Tanah Air. Bagi Entelekey Sinema Indonesia, euforia itu menjadi pengingat bahwa kecintaan masyarakat Indonesia pada sepak bola tidak melulu soal panggung dunia, sebab semangat yang sama juga hidup di lapangan-lapangan lainnya lewat pertandingan tarkam.

​"Piala Dunia mengingatkan kita betapa besarnya cinta orang Indonesia pada sepak bola. Bapakmu Kiper hadir untuk menunjukkan bahwa kecintaan itu juga hidup di banyak lapangan lainnya lewat cerita yang sederhana tapi penuh kehangatan," ujar Garnet Geraldine, Direktur Utama Entelekey Sinema Indonesia.

​Selain Ali Fikry dan Fedi Nuril, Bapakmu Kiper turut dibintangi Tanta Ginting, Augie Fantinus, Neysa Chandria, dan sejumlah pemain lain. Film ini disutradarai Ody C. Harahap dengan naskah ditulis Titien Wattimena dan Aaron Hart bersama tim Katatinut. Sebagai proyek layar lebar perdana Entelekey Sinema Indonesia, Bapakmu Kiper akan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 3 September 2026.

Berikut Teaser Trailer nya



Senin, 20 Juli 2026

Reza Arap dan Geng AAAClan Rilis Final Poster Film Harusnya Horror Serta Memperkenalkan Lagu "Kicau Mania" Ndarboy Genk dan "Untuk yang BersamaNya" Mahalini Jadi Bagian Filmnya

 


Film Harusnya Horror tayang mulai 20 Agustus 2026 di seluruh bioskop

Reza Oktovian (Reza Arap) menandai babak baru Jakarta, 20 Juli 2026 perjalanannya dengan menyutradarai film layar lebar pertamanya, Harusnya Horror, yang dibintangi dirinya bersama almarhumah Lula Lahfah dan Geng AAAClan dan Marapthon: Tierison (Jot), Garry Ang, Yukatheo, Aldy Renaldy (Aloy), Bravyson, Niko Junius, Ariyanto (Ibot), dan Teguh Prakoso (Tepe). Film ini juga dibintangi Ronny P Tjandra, bintang muda Malka Rafasya, serta penampilan spesial Yoshua Marcellos (Celloz).

Film ini turut menampilkan mendiang Lula Lahfah, seluruh tim produksi mengenang penampilan dan dedikasi beliau dengan penuh hormat. Disutradarai Reza Arap, Harusnya Horror diproduksi oleh Ess Jay Pictures, dengan produser David Suwarto, Sridhar Jetty, dan Jimmy Lalwani.

Menjelang tayang serentak di bioskop mulai 20 Agustus 2026, film Harusnya Horror merilis final poster yang terinspirasi dari kreativitas para netizen. Film Harusnya Horror mendapat respons positif dan antusiasme tinggi, setelah merilis kampanye yang mengajak para penonton untuk ikut re-create official poster.

Sebelumnya, di official poster Harusnya Horror yang dirilis, seluruh Geng AAAClan dan Marapthon ditampilkan, kecuali satu orang, yakni Tepe. Namun, dengan kreativitas warganet, justru banyak lahir poster-poster unik yang menampilkan Tepe.

"Karena banyak yang bertanya kenapa enggak ada Tepe di poster yang sudah kami rilis, akhirnya sekarang kami rilis final poster Harusnya Horror yang ada Tepe-nya. Kami juga sangat mengapresiasi teman-teman yang sudah ikutan re-create poster Harusnya Horror dengan memasukkan Tepe, dan banyak banget yang ikutan, terima kasih untuk dukungannya," ujar sutradara Reza Oktovian.

Tak hanya merilis final poster, Harusnya Horror juga memperkenalkan lagu yang menjadi bagian dari film ini, yakni sebuah lagu fenomenal dari Ndarboy Genk, Kicau Mania, serta lagu Untuk yang BersamaNya dari diva Indonesia Mahalini. Kehadiran dua lagu yang sangat kontras ini juga akan menunjukkan perjalanan cerita di film ini, yang penuh komedi, namun juga kedalaman emosional.

"Dari segi cerita, naskah, bahkan dialog, semuanya akan terasa relate dengan situasi yang terjadi. Yang akan kalian tonton di film ini, kalian akan merasa kok bisa begini ya, kok bisa begitu ya Jadi buat nanti yang nonton Harusnya Horror, pay attention every detail," ungkap Reza.

"Di film ini, kami benar-benar push our limit. Kami sudah memberikan yang terbaik, dan Ess Jay Pictures juga sudah berikan kebebasan serta yang semua hal yang terbaik dari segi apapun," tambah Reza.

Produser Ess Jay Pictures, Jimmy Lalwani, mengungkapkan bahwa ide menggarap film Harusnya Horror sendiri salah satunya justru terinspirasi dari persahabatan Geng AAAClan dan Marapthon.

"Jadi awalnya saat season 2 Marapthon, itu lewat di media sosial saya, dan saya melihat persahabatan Marapthon ini kuat banget, chemistry-nya juga kuat. Oleh sebab itu saya berpikir, kenapa tidak memberikan mereka kesempatan untuk membuat sebuah film layar lebar. Dan dengan hasilnya, saya puas dan happy, yang filmnya akan bisa sama-sama kita saksikan mulai 20 Agustus 2026 di bioskop," ujar Jimmy Lalwani.

Harusnya Horror tayang di bioskop Indonesia mulai 20 Agustus 2026. Ikuti perkembangannya melalui Instagram @harusnyathemovie dan @essjay.pictures.



TENTANG Ess Jay STUDIOS

Exs Jay Studios didirikan pada 1 Agustus 2022 oleh David Suwarto, Sridhar Jetty dan Jimmy Lalwani sebagai anak perusahaan dari SinemArt. Rumah produksi ini memiliki visi untuk menciptakan karya berkualitas tinggi yang mampu menginspirasi dan menghibur masyarakat.

Debutnya dengan sinetron Tajwid Cinta menandai langkah awalnya di industri hiburan. Sejak berdiri pada tahun 2022 hingga kini, Ess Jay Studios telah menunjukkan pertumbuhan yang pesat dalam industri hiburan Indonesia dengan memproduksi 13 judul sinetron dengan total lebih dari 1.750 episode. Berbagai tayangan produksi Ess Jay Studios berbasil meraih rating tinggi dan mendapatkan respons positif dari masyarakat Indonesia.

Mengawali perjalanan sinetron yang sukses, pada 2025, Ess Jay Studios melalui brand Ess Jay Pictures siap merambah layar lebar dengan memproduksi film-film menarik berjudul Tiba-tiba Setan dan Harusnya Horror, memperkuat posisinya sebagai perusahan kreatif yang akan terus berkembang


Jumat, 17 Juli 2026

Ketika Cinta dan Iman Bertemu, Mana yang Akan Dipilih? Official Poster dan Trailer Sekaligus OST FILM IBADAH & CINTA Resmi Dirilis

 

​Drama romantis terbaru Persembahan Sinemata Buana Kreasindo tentang pencarian iman, restu keluarga dan perjuangan cinta.


​Jakarta, 18 Juli 2026 — Sinemata Buana Kreasindo resmi meluncurkan official poster dan official trailer FILM IBADAH & CINTA, memperkenalkan kisah emosional tentang perjalanan menemukan makna hidup, keimanan dan cinta di tengah perbedaan dunia. Melalui perilisan ini, publik diajak berkenalan dengan Rico (Achmad Megantara), seorang pemuda Australia yang hidup kehilangan arah di Melbourne, dan Santun (Indah Permatasari), seorang ustadzah muda yang tumbuh dalam lingkungan pesantren dengan nilai-nilai yang kuat.

​Official poster menampilkan nuansa hangat dan penuh makna, memperlihatkan kedekatan Rico dan Santun di tengah bentang alam Nagawangi yang menenangkan, namun menyimpan jarak yang tidak hanya dipisahkan oleh latar belakang, tetapi juga oleh keyakinan, keluarga, dan pilihan hidup. Sementara itu, official trailer memperlihatkan awal dari perjalanan Rico yang membawanya ke sebuah tempat dengan nilai-nilai yang sangat berbeda dari kehidupan yang selama ini ia kenal. Namun, konflik dan pilihan yang akan dihadapinya masih sengaja disimpan.


Budi Yulianto, Eksekutif Produser

​"Kami memilih Melbourne sebagai titik awal perjalanan Rico karena kota itu merepresentasikan kehidupan yang sangat berbeda dengan dunia yang kemudian ia temukan di Nagawangi. Perpindahan latar ini bukan sekadar perpindahan tempat, tetapi juga menggambarkan perjalanan batin seorang anak muda yang sedang mencari arah hidup, identitas, dan makna keimanan. Kontras antara dua dunia itulah yang menjadi salah satu kekuatan cerita FILM IBADAH & CINTA."

​Namun, lebih dari sekadar kisah romantis, FILM IBADAH & CINTA menghadirkan pertanyaan yang dekat dengan banyak orang: ketika cinta dan keyakinan bertemu di persimpangan jalan, apakah keduanya bisa berjalan beriringan? Ataukah cinta justru menjadi ujian yang harus dihadapi?

​Disutradarai oleh Jastis Arimba dan ditulis oleh Ifan Adriansyah Ismail, film ini mengangkat kisah tentang pencarian jati diri, hubungan anak dan orang tua, serta pergulatan batin dalam memahami makna ibadah dan cinta. Didukung oleh jajaran pemeran seperti Mathias Muchus, Elma Theana, Adhin Abdul Hakim, Berlliana Lovell, Sita Permata Sari, Didi Hasyim, Erwin Rakiman, Irene Librawati, Jamie Aditya, dan Stevan Rizky, film ini menghadirkan dinamika keluarga dan lingkungan sosial yang memperkaya perjalanan Achmad Megantara (Rico) dan Indah Permatasari (Santun).


Jastis Arimba, Sutradara

​"Melalui trailer ini, kami ingin memperlihatkan bagaimana perjalanan spiritual seseorang bisa hadir lewat hal-hal yang sederhana, termasuk pertemuan dengan orang yang mengubah cara kita memandang hidup. Masih banyak lapisan emosi dan konflik yang belum kami buka, karena kami ingin penonton merasakan sendiri perjalanan Rico dan Santun saat menonton filmnya nanti."


Rendy Gunawan, Produser

​"IBADAH & CINTA bukan hanya tentang kisah dua orang yang saling mencintai, tetapi tentang bagaimana seseorang menemukan kembali dirinya di tengah tekanan keluarga, lingkungan dan keyakinan. Poster dan trailer ini menjadi pintu masuk untuk mengenal dunia Rico dan Santun, namun perjalanan mereka masih menyimpan banyak pertanyaan yang akan terjawab di film IBADAH & CINTA."

​Diproduksi oleh Sinemata Buana Kreasindo, FILM IBADAH & CINTA menghadirkan perpaduan drama dan romansa yang menyentuh dengan latar kehidupan pesantren serta keindahan alam Nagawangi dan Melbourne. Melalui perilisan official poster dan trailer, penonton kini dapat melihat awal dari perjalanan dua insan yang dipertemukan oleh takdir, namun diuji oleh keyakinan dan harapan banyak orang di sekeliling mereka.

​Apakah Rico akan menemukan kembali imannya? Dan apakah Santun dapat mengikuti suara hatinya tanpa mengkhianati nilai-nilai yang ia pegang? Jawabannya akan terungkap dalam FILM IBADAH & CINTA.

​Bersamaan dengan peluncuran official poster dan official trailer, FILM IBADAH & CINTA juga resmi memperkenalkan tiga lagu soundtrack yang akan mengiringi perjalanan emosional Rico dan Santun. 

Lagu utama berjudul "Ibadah & Cinta" dibawakan oleh Berlliana Lovell dan Tresna Ningrum, menghadirkan nuansa romantis yang merefleksikan perjalanan cinta dan keimanan para tokohnya. Selain itu, hadir pula "Pulangmu Abadi" yang dinyanyikan oleh Nadzira Shafa, serta "Pergi Tanpamu" yang dibawakan oleh Rianyrian, dua lagu yang semakin memperkuat emosi dalam setiap fase perjalanan cerita. Ketiga soundtrack tersebut resmi dirilis bersamaan dengan perilisan official poster dan trailer, sekaligus menjadi bagian penting yang melengkapi universe FILM IBADAH & CINTA sebelum kisahnya hadir di Bioskop seluruh Indonesia.

​Official poster dan official trailer FILM IBADAH & CINTA kini telah dapat disaksikan melalui akun media sosial resmi film ini di @ibadahdancinta.film. Ikuti informasi terbaru dan berbagai kejutan lainnya, serta bersiap menyaksikan kisah tentang ibadah, keluarga dan cinta yang akan menyentuh hati penonton Indonesia.

Tentang Sinemata Buana Kresindo

​Sinemata Buana Kresindo merupakan kolaborasi dari dua perusahaan kreatif, yaitu Multi Buana Kreasindo (MBK Productions) dan Sinemata Productions, yang menyatukan kekuatan di bidang pengembangan konten, produksi, hingga distribusi film. Berangkat dari pengalaman MBK dalam storytelling dan strategi komunikasi berbasis konten, serta perjalanan Sinemata sebagai agensi marketing film yang berkembang menjadi produser dan distributor, kolaborasi ini hadir dengan pendekatan yang lebih menyeluruh dalam industri perfilman. Melalui Sinemata Buana Kresindo, keduanya berkomitmen menghadirkan karya yang relevan, kuat secara cerita, serta mampu menjangkau audiens yang lebih luas melalui kolaborasi strategis di industri kreatif Indonesia.


Tentang ost Film

​Makna dan tujuan lagu IBADAH DAN CINTA ini sederhananya adalah sebagai pengingat kepada diri sendiri dan berpesan untuk semua yang mendengarkannya.

​Dalam hidup pasti pernah mengalami lika liku dalam perjalanan cinta maka harus di lewati dengan ikhlas.

​Lagu ini mengajak untuk tetap tegar dan jangan sampai larut terus dalam kesedihan dan jangan pernah menyerah untuk mendapatkan cinta sejati/tujuan hidup.

​Pencipta Lagu yang juga penulis ide cerita Film IBADAH DAN CINTA yaitu Heri Purnama Tanjung menuturkan alasannya memilih Tresna Ningrum dan Berlliana Lovell untuk menyanyikan lagunya adalah karena mereka mampu membawa pesan dari lagu ini, terutama secara rasa.

​Karena tanpa hal itu, pesan lagu tidak akan bisa tersampaikan dengan baik kepada siapapun yang mendengarnya.

​Bahkan Tresna Ningrum dan Berlliana Lovell mengungkapkan bahwa sejak awal mendengar lagu ini, dirinya sudah merasa jatuh cinta dengan lagunya, yang mana hal itu adalah poin penting yang harus dimiliki seorang penyanyi.

​Bahwa seorang penyanyi haruslah jadi orang pertama yang jatuh cinta dengan lagu yang akan dinyanyikannya.

​Dengan begitu, akan mudah baginya menyampaikan makna dari lagu yang dinyanyikannya secara mendalam dari hati ke hati kepada para penggemarnya.

​Berlliana Lovell dan Tresna Ningrum berharap lagu ini diharapkan bisa mewakilkan perasaan banyak orang diluar yang sedang mengalami lika liku dalam cinta.

​Melalui lagu ini, tersirat sebuah pesan bahwa perpisahan bukanlah akhir dari segalanya.

​Lagu "PERGI TANPAMU" bermakna tentang kerinduan mendalam seorang anak kepada ayahnya yang telah tiada.

​Lagu ini mengekspresikan kesedihan dan penyesalan karena tidak bisa lagi mengulang momen kebersamaan, sekaligus menjadi ungkapan bahwa kenangan bersama sang Ayah sangat sulit untuk dihapus dari ingatan.

​Bahkan pencipta lagu PERGI TANPAMU, HERI PURNAMA TANJUNG Berharap lagu ini dapat menjadi insvirasi dan pesan untuk semua yang mendengarkan.

​Mengapa Heri purnama tanjung sebagai pencipta lagu PERGI TANPAMU memilih RYANI sebagai penyanyinya... karna RYANI bisa mendalami rasa dalam lagu ini dan mempunyai karakter vocal yang sangat kuat untuk menyanyikan lagu PERGI TANPAMU.


​​Sinopsis

​Kehidupan Rico (Achmad Megantara), pemuda berasal dari Australia yang hidup tanpa arah di Melbourne, berubah saat ia jatuh cinta pada Santun (Indah Permatasari), putri Kyai Umar (Mathias Muchus), ustadzah muda yang setia menjaga tradisi pesantren, sembari ia sendiri mulai belajar sholat dan menemukan kembali imannya. Namun di tengah tekanan keluarga, kampung, dan agama, keduanya harus menjawab satu pertanyaan: apakah cinta mereka ujian, atau pertanda?

Fact Sheet

​Judul Film: IBADAH & CINTA

​Genre: Drama, Romance

​Produksi: Sinemata Buana Kreasindo

​Eksekutif Produser: Budi Yulianto, Avesina Soebli

​Produser: Rendy Gunawan, Arismuda Irawan

​Sutradara: Jastis Arimba

​Penulis: Ifan Adriansyah Ismail


Pemain:

1. ​Achmad Megantara sebagai Rico

2. ​Indah Permatasari sebagai Santun

3. ​Mathias Muchus sebagai Kyai Umar

4. ​Elma Theana sebagai Ibu Santun

5. ​Adhin Abdul Hakim sebagai Ganda

6. ​Berlliana Lovell sebagai Nissa

7. ​Sita Permata Sari sebagai Deshi

8. ​Didi Hasyim sebagai Kyai Usman

9. ​Erwin Rakiman sebagai Pak Brata

10. ​Irene Librawati sebagai Ibu Ganda

11. ​Jamie Aditya sebagai Ayah Rico

12. ​Stevan Rizky sebagai Ustad Salman

Saat Cinta Tak Menemukan “Jalan Tengah”-nya,Mikha Tambayong dan Rayi Putra Memilih Berdamai di Single Terbaru

 

Penyanyi dan aktris Mikha Tambayong kembali menghadirkan karya terbaru melalui kolaborasi spesial bersama Rayi Putra dalam lagu berjudul "Jalan Tengah". Dirilis di bawah naungan MyMusic Records, lagu ini mengangkat cerita tentang dua orang yang saling mencintai namun harus menerima kenyataan bahwa cinta saja terkadang tidaklah cukup untuk mempertahankan sebuah hubungan.

Ditulis oleh Rayi Putra bersama Ankadiov dan Wizzy yang tergabung dalam RAW Music, "Jalan Tengah" menawarkan sudut pandang yang jarang diangkat dalam lagu perpisahan. Alih-alih bercerita tentang pengkhianatan, pertengkaran besar, atau hubungan yang toxic, lagu ini justru berbicara tentang dua orang yang berusaha mempertahankan hubungan mereka meski perlahan menyadari bahwa mereka terlalu berbeda untuk bersama.

Perbedaan-perbedaan kecil yang awalnya terlihat sepele lambat laun menjadi semakin nyata. Mulai dari preferensi sederhana seperti satu pihak yang lebih menyukai film sementara yang lain lebih menikmati membaca buku, hingga perbedaan cara pandang yang membuat keduanya kesulitan menemukan titik temu, seperti kutipan lirik berikut:

"Sejak hari pertama, kesukaannya tak sama. Kamu suka cinema, kamu lebih suka baca."

Meskipun demikian, keduanya tetap mencoba menjalani hubungan tersebut dan berharap semuanya akan berjalan baik. Namun seiring waktu, mereka menyadari bahwa memaksakan hubungan hanya akan membuat kedua belah pihak terluka.

"Jalan Tengah" ingin menyampaikan pesan bahwa tidak semua hubungan yang berakhir berarti gagal. Terkadang, menerima bahwa seseorang bukanlah pasangan yang tepat merupakan bentuk kasih sayang dan penghargaan terbesar terhadap hubungan yang pernah diperjuangkan bersama.

Rayi menyebut "Jalan Tengah" sebagai sebuah mature break-up song, lagu tentang perpisahan yang tidak harus dipenuhi amarah atau kesedihan mendalam. Sebaliknya, lagu ini mencoba menunjukkan bahwa dua orang dapat berpisah secara dewasa, penuh penerimaan, dan tanpa saling menyalahkan.

Bagi Mikha sendiri, proyek ini memiliki makna yang jauh lebih personal. Ia menyebut kolaborasi bersama Rayi sebagai sebuah full circle moment sekaligus dream come true. Saat mengikuti ajang pencarian bakat pada tahun 2008 di usia 13 tahun, Mikha pernah bertemu Rayi yang saat itu hadir sebagai tamu spesial dalam salah satu kegiatan peserta. Saat itu, Mikha diam-diam berharap suatu hari nanti dirinya dapat berduet bersama Rayi. Bertahun-tahun kemudian, harapan tersebut akhirnya terwujud melalui "Jalan Tengah".


Bianca Nelwan di project ini ditunjuk sebagai vocal director, sementara proses mixing dan mastering dipercayakan kepada Reyner Ferdinand. Pesan yang diangkat dalam "Jalan Tengah" juga diterjemahkan secara visual melalui music video yang disutradarai oleh Moedhalie. Dalam video tersebut, Mikha dan Rayi digambarkan sebagai sepasang kekasih yang menghabiskan waktu bersama di sebuah taman. Keduanya terlihat tenggelam dalam dunia masing-masing, Mikha menikmati waktunya dengan membaca buku, sementara Rayi sibuk merekam momen-momen di taman menggunakan kamera camcorder miliknya.

Dengan harapan hubungan mereka akan terus berjalan, keduanya menari bersama mengelilingi taman dalam suasana yang hangat dan menyenangkan. Namun kebersamaan tersebut terhenti ketika sebuah labirin tiba-tiba muncul di hadapan mereka. Rayi memilih berjalan ke arah kiri, sementara Mikha melangkah ke kanan. Mereka melanjutkan perjalanan masing-masing sambil terus berharap dapat menemukan satu sama lain di tengah labirin tersebut.

Namun semakin jauh keduanya menyusuri jalan masing-masing, semakin jelas pula bahwa mereka sebenarnya tidak berjalan menuju tujuan yang sama. Ketika akhirnya bertemu kembali di tengah labirin, keduanya telah memahami bahwa hubungan tersebut tidak dapat dipaksakan.

Alih-alih berakhir dengan pertengkaran atau penyesalan, Rayi dan Mikha hanya saling tersenyum dan melambaikan tangan sebelum melanjutkan perjalanan masing-masing. Sebuah penutup yang sederhana namun merepresentasikan pesan utama dari "Jalan Tengah": bahwa terkadang cinta tidak gagal, melainkan hanya tidak menemukan jalan tengahnya.

“Jalan Tengah” dapat dinikmati di seluruh platform musik digital dan kanal YouTube Mikha Tambayong mulai tanggal 17 Juli 2026.


Song Credit Title

Artist                       : Mikha Tambayong, Rayi Putra

Title                            : Jalan Tengah

Producer                   : William Chow

Composer                  : Rayi Putra, Ankadiov, Wizzy

Music Producer          : RAW Music

Vocal Producer         : Bianca Nelwan

Mixing Engineer        : Reyner Ferdinand

Mastering Engineer   : Reyner Ferdinand

Label                            : MyMusic Records

Publisher                     : Sony Music Publishing Indonesia, Massive Music Entertainment


Social Medias

Follow Mikha Tambayong : Instagram | TikTok | YouTube | 

Follow Rayi Putra : Instagram | TikTok | YouTube |

Follow MyMusic Records  : Instagram | TikTok | YouTube |


Film 'Istimewa' Rilis Official Trailer dan Poster, Angkat Ketulusan Perjalanan Anak-Anak Disabilitas (Istimewa) Dalam Mencari dan Menguatkan Sang Ayah

  Jakarta, 23 Juli 2026 - Kairos Film resmi merilis official trailer dan poster film Istimewa. Istimewa merupakan film keluarga yang dapat d...