Jakarta, 17 Maret 2026 - Film terbaru persembahan Visinema Studios yang akan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 18 Maret 2026, Na Willa, terbukti berhasil membuat semua penontonnya bahagia. Mulai dari special screening, gala premiere, hingga early screening, penonton Na Willa merasakan kebahagiaan mereka.
Salah satu kesan istimewa disampaikan oleh sutradara Riri Riza, yang berhasil dengan film-film anak seperti Petualangan Sherina dan Laskar Pelangi. "Menurutku, novel Na Willa adalah buku yang khusus, istimewa. Tapi ketika Ryan memfilmkannya, dia menjadi sebuah film yang bukan hanya istimewa dalam artian cara berceritanya, tetapi juga kedekatannya dengan perasaan."
"Jadi, saya merasa bangga bahwa akhirnya kita punya lagi sebuah film anak-anak yang formulanya pas, tepat, dan sangat menyenangkan untuk ditonton," tambah Riri Riza.
Sementara itu, bagi host dan aktor Reza Chandika, saat menonton film Na Willa merasa seperti diajak untuk melihat kembali kehidupan anak-anak. Bagi Reza, Na Willa seperti tempat pemberhentian terbaik untuk para orang dewasa.
"Sebagai anak kampung OG, enggak ngerti kenapa deres banget nih air mata kita dari awal sampai ending film, ehehe capek juga jadi orang gede. Rest area terbaik untuk umuran kita-kita," kata Reza Chandika.
Dibuat oleh para kreator JUMBO yang telah sukses memeluk puluhan juta hati penonton Indonesia, Na Willa dibuat dengan proses yang juga menghargai kolaborasi para kru dan pemeran yang terlibat. Sutradara Ryan Adriandhy menceritakan salah satu pengalaman momen magical yang juga membuat banyak penonton sejak special screening hingga gala premiere bertanya-tanya bagaimana cara membuat adegan tersebut yang terasa menyenangkan.
"Kenapa natural dan berhasil magical? Karena shot itu lahir dari kolaborasi manusia. No Generative AI, just "Alamiah Intelligence". Shot itu lahir bukan dari keajaiban instan, shot itu lahir dari kolaborasi yang sangat manusiawi. Dari imajinasi aktor yang harus membayangkan semua hal yang akan dianimasikan tim efek visual, kepekaan rasa DOP (Director of Photography) dan seluruh asisten kamera, dan ketelitian visual effects supervisor, semua 3D artists, animator efek visual, serta tim artistik di lokasi yang bergerak dalam satu napas yang sama," kenang Ryan Adriandhy.
"Semua dibangun lewat persiapan, konsentrasi, dan rasa percaya satu sama lain. Manusia-manusia yang sedang berdansa dalam kolaborasi hati," tambah Ryan.
Salah satu yang juga terlihat sangat natural adalah adegan kue cucur. Ketika Na Willa dan salah satu temannya, Farida, masuk ke kamar Kakak Farida, Mbak Martini. Di momen itu, Farida dan Na Willa memakan kue cucur. Namun, di sisi lain, Mbak Martini tengah resah dengan rencana pernikahannya. Ryan menangkap potret kepolosan anak-anak dengan secara natural, melihat realitas yang dihadapi orang yang sudah lebih besar dari sudut pandang anak-anak.
Ryan juga menyuguhkan kebahagiaan dunia anak seperti saat Na Willa dan geng Krembangan, teman-temannya saat bermain di tanah lapang yang mungkin saat ini jarang ditemui sehingga membuat nostalgia. Momen-momen keajaiban juga ditampilkan Ryan dengan berbagai elemen benda mati yang terasa hidup, seperti debu-debu kasur yang menyerupai kerlip bintang, air hujan yang tampak sparkling, atau buku-buku di ruang kelas yang beterbangan.
Saatnya #BahagiaBareng Na Willa di bioskop seluruh Indonesia mulai 18 Maret 2026 dan momen Lebaran!
Sinopsis
Film Na Willa adalah perayaan terbesar untuk keluarga saat Lebaran.
Kisah tentang Na Willa, gadis enam tahun penuh imajinasi, percaya gang kecil tempat tinggalnya adalah dunia penuh keajaiban. Tapi ketika teman-temannya mulai bersekolah dan dunianya berubah, Na Willa belajar bahwa bertumbuh berarti merelakan tanpa kehilangan rasa ingin tahu dan imajinasinya.
Na Willa mengajak kita melihat kembali dunia dari sudut pandang anak-anak: penuh imajinasi, keajaiban, dan rasa ingin tahu.
Film ini membawa keajaiban dalam dunia sederhana yang dibuat untuk semua, untuk anak-anak, orang tua, dan siapa pun yang rindu akan hangatnya keluarga dan masa kecil.
Catatan Produksi:
Judul Film : Na Willa
Genre : Drama, Keluarga
Sutradara : Ryan Adriandhy
Produser Eksekutif : Herry B. Salim, Angga Dwimas Sasongko, Antonny Liem
Produser : Anggia Kharisma, Novia Puspa Sari
Ko-Produser : Mia A. Santosa
Produser Lini : Tersi Eva Ranti
Asisten Sutradara : Mizam Fadilah Ananda
Unit Manajer Produksi : K. Dwi Prasetya
Sinematografer : Yadi Sugandi
Desainer Produksi : Sri Rini Handayani
Penata Busana : Astrid Rosiana Ishak
Penata Rias : Notje M. Tatipata
Penata Suara : Siti Asifa Nasution
Penyunting : Teguh Raharjo
Komposer : Ofel Obaja
Pemeran : Luisa Adreena, Freya Mikhayla, Azamy Syauqi, Arsenio Rafisqy, Irma Rihi, Junior Liem, Ira Wibowo, Melissa Karim, Nayla Purnama, Agla Artalidia, Putri Ayudya dan Ratna Riantiarno.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar