Rabu, 11 Maret 2026

Film Ikatan Darah Merilis Official Poster & Trailer Menampilkan Aksi Laga Berkelas Arahan Sidharta Tata dari Rumah Produksi Uwais Pictures

 

Film Ikatan Darah tayang mulai 30 April 2006 di bioskop

Jakarta, 11 Maret 2026 - Uwais Pictures, rumah produksi yang didirikan aktor laga internasional Iko Uwais, Uwais Pictures, mempersembahkan film aksi laga terbaru berjudul Ikatan Darah. Film vang akan tayang di bioskop Indonesia mulai 30 April 2026 ini baru saja merilis official poster dan trailer yang menampilkan aksi laga berkelas dari arahan sutradara Sidharta Tata. 

Dalam dekade terakhir, Sidharta Tata telah menancapkan namanya di industri perfilman Indonesia sebagai salah satu sutradara film genre yang paling berbakat. Tata mampu mengarahkan dengan apik baik horor hingga aksi laga. 

Di official trailer Ikatan Darah, Sidharta Tata menampilkan aksi laga epik dengan karakter utama perempuan bernama Mega (Livi Ciananta). Memerankan Mega, aktris pendatang baru Livi Ciananta pun menunjukkan bakat laganya dengan aksi pencak silat. Dikenal dengan aksi laga kejamnya, Tata pun memberikan elemen gore dan suspense di official trailer-nya, saat Mega harus berhadapan dengan jaringan lintah darat yang menjerat sang kakak, Bilal (Derby Romero).

Tata juga menghadirkan villain yang mengancam, dipimpin Teuku Rifnu Wikana, yang semakin menambah intens aksi laga di film ini, dan terlihat dari trailernya yang membangkitkan adrenalin.

Sementara itu, official poster menampilkan Livi Ciananta dan Derby Romero yang akan bekerja sama dalam menghadapi jaringan lintah darat. Berhadapan dengan Teuku Rifnu Wikana yang tampil menyeramkan dengan para anak buahnya.

"Bekerja sama dengan Iko Uwais dan Uwais Pictures adalah mimpi yang menjadi nyata. Di film Ikatan Darah, mereka mengajari saya cara menggarap adegan laga dengan benar. Cara merencanakan pergerakan, menggunakan video board, dan mengatur sudut kamera sedemikian rupa untuk menjaga energi para aktor sekaligus membuat adegannya tetap seru," ujar Sidharta Tata.

Film Ikatan Darah dibintangi oleh Livi Ciananta, Derby Romero, Dimas Anggara, Teuku Rifnu Wikana, Abdurrahman Arif, Ramadhan Ruswadi, Agra Piliang, Ismi Melinda, dan aktris senior Lydia Kandou. Diproduksi oleh Uwais Pictures, film ini turut didukung oleh KG Pictures, Legacy Pictures, dan Raid Rapid Active. Film ini diproduseri oleh CEO Uwais Pictures Ryan Santoso dengan produser eksekutif Iko Uwais, Yentonius Jerriel Ho, dan Yocke Kaseger.

"Uwais Pictures memiliki visi menjadi rumah produkai vang mampu mendukung pennh sinema aksi laga Indonesia. Melalui Ikatan Darah, kami ingin menunjukkan film aksi laga Indonesia yang kualitas dan skala produksinya juga setara dengan yang ada di Asia maupun Hollywood," ujar produser eksekutif Iko Uwais.


Bagi Derby Romero, yang selama ini dikenal dengan peran-perannya sebagai karakter manis', kini ia harus menjadi karakter yang cukup problematik. la juga menunjukkan bakat aksinya bersama Livi.

"Dari dulu salah satu cita-citaku adalah bermain di film action, karena punya latar belakang bela diri. Selama syuting Ikatan Darah aku merasa sangat fun banget," ungkap Derby Romero.

Sementara untuk Livi Ciananta, meski sebelumnya ia juga pernah bermain di film aksi laga, dirinya menemukan tantangan baru di film Ikatan Darah. "Aku seperti upgrade skill bela diri aku di Ikatan Darah. Uwais team sangat membantu kami mempelajari gerakan koreografi laga dengan baik. Setiap koreografi, setiap pukulan itu bukan hanya gerakan, tapi ada rasa yang disampaikan di sana."

Film Ikatan Darah telah melakukan world premiere di Fantastic Fest 2025, Texas, dan berkompetisi di JAFF20. Film Ikatan Darah tayang mulai 30 April 2026 di bioskop Indonesia.


SINOPSIS

Mega (Livi Ciananta), seorang mantan atlet pencak silat yang kini bekerja sebagai pramusaji, harus menyelamatkan kakaknya, Bilal (Derby Romero), yang menjadi buruan para gangster terkejam akibat hutang dan pembunuhan yang tak sengaja ia lakukan.

Aksi perburuan membuat kakak beradik itu terjebak di sebuah kampung yang seluruh pintu keluarnya telah ditutup oleh para preman anak buah dari bos gangster, yaitu Primbon (Teuku Rifnu). Kini, Mega dan Bilal harus bekerja sama untuk dapat meloloskan diri dari kejaran para gangster itu meski nyawa menjadi taruhannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"Seberapa Mahal Harga Sebuah Kejujuran?": Reborn Initiative & Ody Harahap Bongkar Keresahan Sistem dalam "Meja Tanpa Laci"

Jakarta, 12 Maret 2026 - Di tengah krisis kepercayaan dan sentimen publik yang kerap diwarnai rasa curiga terhadap institusi penegak hukum, ...