Jumat, 16 Januari 2026

FILM ‘GHOST IN THE CELL’ KARYA JOKO ANWAR TERPILIH DIBERLIN INTERNATIONAL FILM FESTIVAL 2026

 

Ghost in The Cell merupakan film ke-12 Joko Anwar

Jakarta, Indonesia, 15 Januari 2026 — Film terbaru karya Joko Anwar, Ghost in the Cell, resmi terpilih dalam Berlin International Film Festival (Berlinale), salah satu festival film paling prestisius di dunia. Film yang akan segera tayang di bioskop seluruh Indonesia ini masuk dalam section ‘Forum’, yang dikenal sebagai section bergengsi di Berlinale.

Berlinale Forum dikenal sebagai ruang kurasi bagi film-film dengan visi sinematik yang kuat, berani secara bentuk, serta tajam dalam membaca realitas sosial dan politik. Terpilihnya Ghost in the Cell menempatkan film ini dalam tradisi Berlinale Forum sebagai panggung untuk karya-karya yang mendorong batas sinema dan menawarkan perspektif yang tidak lazim. Ini adalah ruang arthouse yang juga memberi tempat untuk film genre berkelas dan eksploratif.

Forum tidak hanya menampilkan film-film yang eksperimental dan progresif, tetapi juga kerap menghadirkan karya-karya genre dengan bobot sosial yang kuat melalui program khusus. Dua contoh yang relevan dalam section ini adalah Exhuma(Pa-myo) (2024) karya Jang Jae-hyun dan Snowpiercer (Seolguk-yeolcha) (2014)karya Bong Joon-ho diputar sebagai special screening di Forum, menegaskan bahwa Forum juga menjadi rumah bagi film “besar” yang tetap punya identitas artistik dan komentar sosial yang kuat. 

“These are films by people who take their work and its impact seriously: the way it affects our coexistence, our battles, our reconciliations, our history and stories, how togetherness, beauty and solidarity are experienced and how we shape our social,cultural, ecological and political present and future,” kata programmer Berlinale Barbara Wurm dalam rilis pers-nya.

“Kami sangat bangga film Ghost in the Cell terpilih di section ini di Berlinale karena section ini dikenal sebagai section yang secara kuratorial selalu memilih film yang bukan sekadar mengandalkan cerita, tetapi juga relevansinya kuat dengan situasisosial dan politik negara asal setiap film yang masuk seleksi ini,” kata Joko Anwar.

Film Ghost in the Cell akan diputar dalam rangkaian Berlinale tanggal 12-22 Februari 2026. Ghost in the Cell akan melakukan world premiere-nya di bioskop bersejarah Delphi Filmpalast am Zoo.


Tentang Ghost in the Cell

Berlatar di sebuah penjara Indonesia yang dikuasai kekerasan dan ketidakadilan,Ghost in the Cell memadukan horor dengan kritik sosial untuk membongkar bagaimana sebuah sistem bisa melindungi kekuasaan bahkan di tempat yang seharusnya menjadi ruang hukuman. Terpilihnya film ini di Berlinale Forum menegaskan Ghost in the Cell sebagai karya genre yang tidak hanya menegangkan,tetapi juga memiliki bobot gagasan dan bahasa sinema yang kuat.

Seleksi Berlinale Forum menempatkan Ghost in the Cell di hadapan komunitas sinema global: programmer festival, kritikus, kurator, dan pelaku industri yang menjadikan Berlinale sebagai salah satu acuan utama kalender film dunia.

“Ini sekaligus sinyal yang membuat Ghost in the Cell sebagai film yang menjanjikan kekuatan cerita, Bahasa sinema, dan gagasan yang kuat dan menarik untuk segera dinikmati penonton bioskop Indonesia,” kata produser film Ghost in the Cell, Tia Hasibuan.

Film Ghost in The Cell diproduksi oleh Come and See Pictures, bekerja sama dengan RAPI Films dan Legacy Pictures. Barunson E&A juga menjadi sales agent untuk perilisan worldwide film ini.

Nantikan film Ghost in The Cell saat tayang di bioskop pada tahun 2026!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

FILM ‘GHOST IN THE CELL’ KARYA JOKO ANWAR TERPILIH DIBERLIN INTERNATIONAL FILM FESTIVAL 2026

  Ghost in The Cell merupakan film ke-12 Joko Anwar Jakarta, Indonesia, 15 Januari 2026 — Film terbaru karya Joko Anwar, Ghost in the Cell, ...