***
Jakarta, 24 Februari 2026 – Rumah produksi Pal8 Pictures mengumumkan pemeran Film Laut Bercerita yang lebih lengkap. Setelah mengungkap para pemeran utama, yakni
° Reza Rahadian sebagai Biru Laut,
° Yunita Siregar sebagai Asmara Jati,
° Christine Hakim sebagai ibu,
° Arswendi Bening Swara sebagai ayah,
° Dian Sastrowardoyo (Kasih Kinanti) dan
° Eva Celia sebagai Ratih Anjani
Di ajang JAFF Market tahun lalu, Pal8 Pictures mengumumkan pemain lain diumumkan di Jakarta pada 24 Februari 2026. Disutradarai oleh Yosep Anggi Noen, berdasarkan novel bestseller karya Leila S.Chudori, para pemain lainnya adalah
° Kevin Julio sebagai Daniel Tumbuan,
° Ben Nugroho (Alex Perazon),
° Dewa Dayana (Sunu Dyantoro),
° Yoga Pratama (Arifin Bramantyo),
° Nagra Kautsar (Naratama),
° Natalius Chendana (Julius), dan
° Afrian Arisandy (Gala Pranaya).
Nama-nama ini memerankan bagian penting dari kehidupan Biru Laut, yakni kelompok diskusi mahasiswa Winatra.
Skenario film ini ditulis oleh Leila S.Chudori dan Yosep Anggi Noen dan diproduksi oleh Gita Fara, Budi Setyarso, dan Leila S.Chudori. Pal8 Pictures juga bekerja sama dengan VMS Studio, Jagartha, Lynx Films dan Brandlink.
Di dalam film Laut Bercerita, Biru Laut tak bergerak sendiri. Pada 1991, mahasiswa jurusan sastra Inggris ini bertemu salah satu pimpinan Winatra: Kasih Kinanti.
Sejak itulah Laut bersama Daniel, Alex dan Sunu bergabung ke dalamnya. Mereka memahami bahwa membaca dan menulis adalah bentuk perlawanan. Namun, bergerak adalah langkah selanjutnya untuk melawan kelaliman. Dan ceritapun bergulir.
Reza Rahadian yang mengaku memerankan Biru Laut di dalam film panjang ini cukup sulit secara emosional, tetapi dia mengungkapkan harapannya film ini bisa menumbuhkan kepekaan bagi penontonnya. “Semoga film ini bisa membuka ruang berefleksi terhadap permasalahan sosial saat ini.” Reza mengaku yang menyenangkan adalah Reza dan ketiga pemain lain dalam Winatra berakhir menjadi kawan dekat dalam kehidupan nyata.
Ben Nugraha menilai Alex Perazon memiliki karakter kuat dan kompleks. “Saya sangat tertantang memerankan dia.” Sedangkan Kevin Julio mengungkap bahwa bekerja sama dengan sutradara Yosep Anggi Noen adalah cita-citanya. “Ketika saya diterima untuk menjadi Daniel Tumbuan, saya terharu sampai berkaca-kaca,” kata dia. Sambil bergurau Kevin mengatakan, pengalaman paling seru ketika syuting film ini adalah adegan Blangguan, karena “kapan lagi melihat Dian Sastro dan Reza kehujanan dan penuh lumpur.”
Dian Sastrowardoyo dan Eva Celia yang membaca novel “Laut Bercerita”
beberapa tahun silam mempunyai tokoh favorit masing-masing. “Waktu pertama kali membacanya, saya membayangkan kalau ada film panjangnya, saya ingin menjadi Anjani. Impian saya menjadi kenyataan,” kata Eva.
Adapun Dian mengaku dia mengidolakan tokoh Kinan. “Saya merasa bahagia ketika ditawari peran ini,” katanya.
Yunita Siregar menyampaikan dia belajar dari tokoh Asmara Jati, adik Laut. “Bagaimana menyelami rasa kehilangan dengan lembut, tanpa pernah kehilangan kekuatannya,” katanya.
Asmara Jati adalah tiang keluarga. Ayah dan ibunya tak kunjung percaya bahwa putra mereka, Biru Laut, hilang tanpa jejak. Tahun-tahun berlalu , mereka meyakini Biru Laut masih hidup. Sementara Asmara Jati yakin kakaknya sudah tiada.
Sutradara Yosep Anggi Noen mengarahkan para pemain selama 37 hari syuting diSemarang, Salatiga, Jakarta, dan Sukabumi. Anggi mengungkapkan proses penggarapan Laut Bercerita cukup sulit dan penuh tantangan. “Selain menyajikan cerita yang sudah dipahami oleh pembaca novelnya, di film ini saya harus menghadirkan penceritaan yang bisa diikuti oleh penonton secara umum,” kata Anggi.
“Kami bersyukur film panjang perdana kami ini didukung oleh para pemain berbakat,” ujar Direktur Pal8 Pictures, Budi Setyarso. “Kami berharap film Laut Bercerita bisa memberikan inspirasi untuk banyak orang,” Budi menambahkan. “Semangat persahabatan dan persaudaraan anggota Winatra itulah yang kami ingin tularkan kepada penonton film ini.”
Gita Fara yang juga menjadi produser film pendek dengan judul sama pada 2017 mengungkapkan, pada film panjang, penonton akan dapat menikmati cerita yang lebih utuh tentang perjalanan Biru Laut. “Kami merasa cerita ini semakin relevan untuk saat ini. Kami ingin menekankan aspek keluarga, kehilangan, dan harapan,” ujar Gita Fara.
Film ini terpilih dalam program Work-in-Progress (WIP) di Hong Kong - Asia Film Financing Forum (HAF) 2026, dan akan berjejaring dengan calon mitra kolaborator di Hong Kong Filmart pada 17–19 Maret 2026.
Film “Laut Bercerita” akan tayang dibioskop di seluruh Indonesia tahun 2026 ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar