Selasa, 26 Mei 2026

Melisa Darusman Hidupkan Kembali Lagu “Lady Sky” , Persembahkan Untuk Sang Idola Charly Van Houten, dan Babak Baru Perjalanan Penemuan Diri

 


Penyanyi Melisa Darusman secara resmi merilis single terbarunya, “Lady Sky”, sebuah karya yang lebih dari sekadar lagu. “Lady Sky” adalah ruang Melisa untuk pulang ke masa kecilnya, percakapan personalnya dengan sang idola, sekaligus pintu pertama menuju layer-layer dirinya yang selama ini belum sempat ia perdengarkan.

Diciptakan oleh Charly van Houten, salah satu musisi yang sejak kecil menjadi idola Melisa, “Lady Sky” adalah lagu yang sudah lama menemani perjalanan Melisa sebagai pendengar, jauh sebelum ia berdiri sebagai seorang penyanyi. Membawakan kembali lagu ini menjadi cara Melisa untuk terhubung dengan versi dirinya yang lebih muda, sekaligus menyalurkan rasa hormat dan cintanya pada karya sang idola.

Untuk menghidupkan “Lady Sky” dalam warna yang baru, Melisa bekerja sama dengan produser musik Vinnie Ananta dan Kamga sebagai vocal director. Kolaborasi ini menghasilkan aransemen yang segar dan playful, memberi ruang bagi sisi centil Melisa yang selama ini hanya dikenal oleh para penonton ketika ia tampil di atas panggung. Hasilnya adalah single yang ringan, riang, dan dapat dinikmati lintas usia maupun lapisan masyarakat.

Bagi Melisa, “Lady Sky” bukan sekadar tonggak musikal, ia juga merupakan penanda fase penyembuhan. Selama bertahun-tahun, ada banyak sisi dari diri Melisa yang tidak diizinkan untuk hadir, dan sebagian dari proses menemukan dirinya ditemani oleh kritik yang keras dan menyakitkan. “Dulu, banyak sisi dari saya yang rasanya tidak boleh keluar. Sebagian dari perjalanan saya untuk menemukan diri saya sendiri diiringi cacian yang sangat menyakitkan,” ujar Melisa. “Lady Sky adalah cara saya pelan-pelan berdamai dengan masa kecil saya. Lewat lagu ini saya merasa bisa terhubung kembali dengan Charly van Houten, idola saya, dan juga dengan versi diri saya yang dulu ingin sekali jadi biduan dan sangat mencintai dangdut dan musik melayu.”

Single ini menjadi pintu pertama untuk membuka satu per satu layer dari persona Melisa. Layer-layer berikutnya akan tergambar lebih utuh di album yang sedang dipersiapkan, namun melalui “Lady Sky,” Melisa ingin memberi ruang lebih dahulu bagi sisi playful dan ringan dari dirinya untuk hadir, dinikmati, dan dirayakan.

Perjalanan ini tidak ditempuh sendirian. Sebagai Executive Producer, Anggie Setia Ariningsih mendampingi Melisa membangun ruang yang aman untuk setiap layer dari dirinya hadir tanpa ditekan oleh ekspektasi siapa pun “Peran saya adalah memastikan setiap sisi dari Melisa, baik yang sudah dikenal publik maupun yang selama ini ia rasa tidak boleh ditampilkan, punya tempat untuk muncul dengan utuh,” ungkap Anggie. “Lady Sky adalah lapisan pertama yang kami buka bersama. Akan ada lebih banyak lapisan beda yang menyusul di album mendatang.”

Salah satu mimpi masa kecil Melisa adalah menjadi biduan. Kecintaannya pada dangdut ia jadikan acuan genre untuk “Lady Sky,” semangat dangdut, keinginan untuk menghibur seluruh lapisan masyarakat dengan kegembiraan yang tulus, terasa kuat dalam DNA single ini. Sebagai bentuk undangan kepada publik untuk ikut merayakan keceriaan “Lady Sky,” peluncuran ini juga disertai dengan dance challenge yang dapat diikuti penggemar di TikTok dan Instagram. Penggemar dapat menampilkan versi mereka sendiri dari challenge ini menggunakan tagar resmi yang akan diumumkan bersamaan dengan rilis lagu “Lady Sky” kini tersedia di seluruh platform digital, termasuk Spotify, Apple Music, YouTube Music dan lainnya.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Melisa Darusman Hidupkan Kembali Lagu “Lady Sky” , Persembahkan Untuk Sang Idola Charly Van Houten, dan Babak Baru Perjalanan Penemuan Diri

  Penyanyi Melisa Darusman secara resmi merilis single terbarunya, “Lady Sky”, sebuah karya yang lebih dari sekadar lagu. “Lady Sky” adalah ...