Senin, 20 Juli 2026

Reza Arap dan Geng AAAClan Rilis Final Poster Film Harusnya Horror Serta Memperkenalkan Lagu "Kicau Mania" Ndarboy Genk dan "Untuk yang BersamaNya" Mahalini Jadi Bagian Filmnya

 


Film Harusnya Horror tayang mulai 20 Agustus 2026 di seluruh bioskop

Reza Oktovian (Reza Arap) menandai babak baru Jakarta, 20 Juli 2026 perjalanannya dengan menyutradarai film layar lebar pertamanya, Harusnya Horror, yang dibintangi dirinya bersama almarhumah Lula Lahfah dan Geng AAAClan dan Marapthon: Tierison (Jot), Garry Ang, Yukatheo, Aldy Renaldy (Aloy), Bravyson, Niko Junius, Ariyanto (Ibot), dan Teguh Prakoso (Tepe). Film ini juga dibintangi Ronny P Tjandra, bintang muda Malka Rafasya, serta penampilan spesial Yoshua Marcellos (Celloz).

Film ini turut menampilkan mendiang Lula Lahfah, seluruh tim produksi mengenang penampilan dan dedikasi beliau dengan penuh hormat. Disutradarai Reza Arap, Harusnya Horror diproduksi oleh Ess Jay Pictures, dengan produser David Suwarto, Sridhar Jetty, dan Jimmy Lalwani.

Menjelang tayang serentak di bioskop mulai 20 Agustus 2026, film Harusnya Horror merilis final poster yang terinspirasi dari kreativitas para netizen. Film Harusnya Horror mendapat respons positif dan antusiasme tinggi, setelah merilis kampanye yang mengajak para penonton untuk ikut re-create official poster.

Sebelumnya, di official poster Harusnya Horror yang dirilis, seluruh Geng AAAClan dan Marapthon ditampilkan, kecuali satu orang, yakni Tepe. Namun, dengan kreativitas warganet, justru banyak lahir poster-poster unik yang menampilkan Tepe.

"Karena banyak yang bertanya kenapa enggak ada Tepe di poster yang sudah kami rilis, akhirnya sekarang kami rilis final poster Harusnya Horror yang ada Tepe-nya. Kami juga sangat mengapresiasi teman-teman yang sudah ikutan re-create poster Harusnya Horror dengan memasukkan Tepe, dan banyak banget yang ikutan, terima kasih untuk dukungannya," ujar sutradara Reza Oktovian.

Tak hanya merilis final poster, Harusnya Horror juga memperkenalkan lagu yang menjadi bagian dari film ini, yakni sebuah lagu fenomenal dari Ndarboy Genk, Kicau Mania, serta lagu Untuk yang BersamaNya dari diva Indonesia Mahalini. Kehadiran dua lagu yang sangat kontras ini juga akan menunjukkan perjalanan cerita di film ini, yang penuh komedi, namun juga kedalaman emosional.

"Dari segi cerita, naskah, bahkan dialog, semuanya akan terasa relate dengan situasi yang terjadi. Yang akan kalian tonton di film ini, kalian akan merasa kok bisa begini ya, kok bisa begitu ya Jadi buat nanti yang nonton Harusnya Horror, pay attention every detail," ungkap Reza.

"Di film ini, kami benar-benar push our limit. Kami sudah memberikan yang terbaik, dan Ess Jay Pictures juga sudah berikan kebebasan serta yang semua hal yang terbaik dari segi apapun," tambah Reza.

Produser Ess Jay Pictures, Jimmy Lalwani, mengungkapkan bahwa ide menggarap film Harusnya Horror sendiri salah satunya justru terinspirasi dari persahabatan Geng AAAClan dan Marapthon.

"Jadi awalnya saat season 2 Marapthon, itu lewat di media sosial saya, dan saya melihat persahabatan Marapthon ini kuat banget, chemistry-nya juga kuat. Oleh sebab itu saya berpikir, kenapa tidak memberikan mereka kesempatan untuk membuat sebuah film layar lebar. Dan dengan hasilnya, saya puas dan happy, yang filmnya akan bisa sama-sama kita saksikan mulai 20 Agustus 2026 di bioskop," ujar Jimmy Lalwani.

Harusnya Horror tayang di bioskop Indonesia mulai 20 Agustus 2026. Ikuti perkembangannya melalui Instagram @harusnyathemovie dan @essjay.pictures.



TENTANG Ess Jay STUDIOS

Exs Jay Studios didirikan pada 1 Agustus 2022 oleh David Suwarto, Sridhar Jetty dan Jimmy Lalwani sebagai anak perusahaan dari SinemArt. Rumah produksi ini memiliki visi untuk menciptakan karya berkualitas tinggi yang mampu menginspirasi dan menghibur masyarakat.

Debutnya dengan sinetron Tajwid Cinta menandai langkah awalnya di industri hiburan. Sejak berdiri pada tahun 2022 hingga kini, Ess Jay Studios telah menunjukkan pertumbuhan yang pesat dalam industri hiburan Indonesia dengan memproduksi 13 judul sinetron dengan total lebih dari 1.750 episode. Berbagai tayangan produksi Ess Jay Studios berbasil meraih rating tinggi dan mendapatkan respons positif dari masyarakat Indonesia.

Mengawali perjalanan sinetron yang sukses, pada 2025, Ess Jay Studios melalui brand Ess Jay Pictures siap merambah layar lebar dengan memproduksi film-film menarik berjudul Tiba-tiba Setan dan Harusnya Horror, memperkuat posisinya sebagai perusahan kreatif yang akan terus berkembang


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Reza Arap dan Geng AAAClan Rilis Final Poster Film Harusnya Horror Serta Memperkenalkan Lagu "Kicau Mania" Ndarboy Genk dan "Untuk yang BersamaNya" Mahalini Jadi Bagian Filmnya

  Film Harusnya Horror tayang mulai 20 Agustus 2026 di seluruh bioskop Reza Oktovian (Reza Arap) menandai babak baru Jakarta, 20 Juli 2026 p...