Kamis, 03 September 2026

IDGITAF HADIRKAN KARYA ALBUM KEDUANYA LEWAT “PEMENTASAN BERUSAHA DI BAWAH HUJAN”

 

Bagaimana kalau sebuah album tidak hanya didengarkan, tetapi juga dimainkan, diperankan, dan diceritakan kembali di atas panggung? Musisi muda yang satu ini tahu cara mementaskan karya-karyanya dengan sangat spesial. Idgitaf akan membawa album terbarunya ke bentuk yang lebih luas dari sebuah pertunjukan musik. Sebuah pementasan semi-teatrikal yang memadukan seni lagu, peran, dan tarian kedalam sebuah pengalaman utuh dengan nama “Pementasan Berusaha di Bawah Hujan”.

Diadaptasi langsung dari album studio kedua bertajuk “Berusaha di Bawah Hujan”, Idgitaf berkolaborasi dengan Katarsis Live menghadirkan pengalaman yang berbeda dalam sebuah pementasan karya musik. Ia akan menampilkan pertunjukkan teatrikal dengan berperan sebagai Air dengan lawan mainnya yaitu Api. Saat ini Idgitaf sedang melakukan semua persiapan dari penampilan spesialnya ini yang belum pernah dibawakan dalam festival maupun pertunjukan lainnya.

“Sekarang aku sedang menyiapkan semuanya. Mulai dari setlist, persiapan acting, sampai belajar beberapa tarian yang akan ditampilkan dalam pementasan kali ini. Pokoknya ini akan menjadi sebuah penampilan spesial yang sayang banget buat dilewatin deh!” cerita Idgitaf.

Pementasan ini juga akan menghadirkan Hindia dan Dere sebagai kolaborator. Keduanya bukan nama yang asing dalam perjalanan album kedua Idgitaf, karena masing-masing turut berkolaborasi dalam lagu “Masih Ada Cahaya” bersama Hindia dan “Setengah Langit” bersama Dere. Kehadiran keduanya di atas panggung tentu menjadi salah satu momen yang paling dinantikan dalam pementasan ini.

Selain itu, Idgitaf juga akan mengajak beberapa nama lain untuk berkolaborasi. Mulai dari teman-temannya yang sudah mendukungnya sejak lama yakni Jebung, Rifqi FTR, dan Dandy yang akan hadir sebagai kolaborator. Kemudian ia juga mengajak New Pusat Dunia (NPD) serta Lomba Sihir dalam pementasan kali ini.

Selain membawakan karya dari album “Berusaha di Bawah Hujan”, Idgitaf juga akan memainkan lagu-lagu dari rilisan sebelumnya. Secara keseluruhan, penonton akan disuguhkan lebih dari 20 lagu dalam satu rangkaian pertunjukan. 

Sebagai promotor, Katarsis Live merancang konser ini sebagai sebuah pengalaman yang tidak berhenti ketika musik dimainkan di atas panggung. Penonton juga diajak untuk ikut menjadi bagian dari cerita melalui berbagai elemen interaktif. Mengambil inspirasi dari identitas koboy yang kini menjadi bagian dari karakter Idgitaf, tersedia beberapa permainan yang bisa diikuti penonton, seperti Rodeo Bull, Lasso Toss, dan Pull The Bull.

“Kami selalu ingin menghadirkan pertunjukan musik yang dapat berarti dan dirasakan oleh penonton. Semua ide datang dari Idgitaf, dan Katarsis Live mencoba untuk mewujudkan keinginannya menjadi pengalaman yang tak terlupakan oleh Idgitafriends (panggilan bagi penggemar Idgitaf),” cerita CEO Katarsis Live, Reyhana Zain.

Saat ini tiket “Pementasan Berusaha di Bawah Hujan” sudah dapat dibeli melalui www.idgitaf.id. Penjualan tiket dibuka dalam 3 kategori, dengan kategori harga terendah yakni kategori “Hujan” dengan harga Rp159.000, lalu kategori “Mendung” Rp259.000. Selain itu, Idgitaf juga membuka kategori spesial yakni “Cahaya” yang dibanderol seharga Rp349.000. Mendengar kebutuhan dan permintaan para penonton, Idgitaf bersama Katarsis Live juga menghadirkan pilihan seating tribun, sehingga penonton dapat menikmati keseluruhan pementasan dengan lebih nyaman. Khusus untuk pemegang tiket “Cahaya”, tersedia pula sesi talkshow spesial bertajuk IDGITALKShow bersama Duo Bahlul. Selain itu, penonton dapat menikmati berbagai photospot serta mendapatkan merchandise eksklusif yang dibuat khusus untuk “Pementasan Berusaha di Bawah Hujan.”

“Pementasan Berusaha di Bawah Hujan” akan berlangsung di Kuningan City Ballroom, Jakarta pada tanggal 18 September 2026.



Tentang Idgitaf

Idgitaf merupakan musisi muda perempuan Indonesia yang dikenal lewat karya-karya personal dan lirik yang merefleksikan pengalaman serta keresahan generasi muda. Dengan karakter musik yang kuat dan pendekatan yang autentik, Idgitaf telah meraih berbagai penghargaan musik tanah air.

Pada 15 Mei, Idgitaf merilis album studio penuh keduanya, Berusaha di Bawah Hujan (BDBH). Di minggu pertama perilisannya, album ini berhasil masuk ke jajaran Spotify Top Weekly Debut Albums Global, menandai pencapaian penting dalam perjalanan musiknya, kini Idgitaf tengah mempersiapkan konser "Pementasan Berusaha di Bawah Hujan" yang akan diselenggarakan 18 September 2026 mendatang.

Tentang Katarsis Live

Katarsis Live adalah promotor pementasan semi teatrikal Idgitaf bertajuk "Pementasan Berusaha di Bawah Hujan." Dalam beberapa tahun terakhir Katarsis Live berhasil menunjukkan reputasinya sebagai promotor musik yang memiliki integritas lewat konser-konser musik yang sukses digelar, antara lain tur konser Reality Club, Isyana Sarasvati, Rizky Febian, Perunggu, dan juga intimate live music Raisa, Kunto Aji, Nadin Amizah, Sal Priadi, Ziva Magnolya, dan lain-lain. Selain itu, Katarsis Live tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan konser, tetapi juga dikenal sebagai kreator dan pengembang berbagai intellectual property (IP) hiburan, seperti Drive-In Senja (menonton film dari dalam mobil), Dunia Mencekam (IP horor), dan Sewaktu (intimate live music).




Rabu, 02 September 2026

Komedinya Gila, Dramanya Bikin Hati Hangat, Film Agensi Rumah Tangga Satukan Enzy Storia dan Afgan dengan Rekor 7 Komika Perempuan di Satu Layar

 



Tonton film Agensi Rumah Tangga mulai 10 September 2026 di bioskop


Jakarta, 2 September 2026 — Setelah sukses dengan drama komedi dan drama keluarga, sutradara pencetak blockbuster Naya Anindita kini menggarap film komedi perdananya, Agensi Rumah Tangga, persembahan Starvision, bekerjasama dengan Legacy Pictures, Vortera Studios, dan Navvaros, dari produser Chand Parwez Servia. Film Agensi Rumah Tangga diadaptasi dari novel best seller Almira Bastari, dengan naskah yang ditulis oleh Upi dan Ayu Anggraini Putri. Film ini membawa kisah yang hangat dari Katia (Enzy Storia), yang kena PHK dan akhirnya membangun bisnis agensi penyaluran pekerja rumah tangga.

Film Agensi Rumah Tangga menjadi eksplorasi terbaru Naya dengan genre komedi, yang menampilkan jajaran komika perempuan sebagai para ART yang ikonik. Mereka berhasil menyampaikan komedi-komedi baik secara dialog hingga adegan dengan penuh kekacauan yang membuat penonton terhibur dan ngakak.

"Ini pertama kalinya ada 7 komika perempuan bermain dalam satu judul film. Agensi Rumah Tangga akan membuat penonton menikmatinya dengan cerita yang seru, komedi yang kocak, dan drama yang menyentuh," ujar produser Chand Parwez Servia.

Tak hanya menampilkan komedi, film Agensi Rumah Tangga juga membawa isu yang penting dan dekat. Lewat jajaran para pekerja rumah tangga serta para karakter pekerja perempuan, film ini juga berbicara mengenai pentingnya memberikan kelayakan hak untuk para pekerja domestik.

"Aku melihat ART itu terkadang dianggap seperti sebuah fasilitas dalam rumah tangga. Padahal mereka ini juga pekerja, staf, sama seperti kita yang juga pekerja. Untuk itu, film ini juga ingin memantik diskusi bahwa sudah seharusnya kita memperlakukan ART juga sama seperti kita. Film ini membawa kisah yang penting, meski dikemas dengan ringan dan komedi," ujar sutradara Naya Anindita.

Agensi Rumah Tangga dibintangi oleh Enzy Storia, Afgansyah Reza, Fita Anggriani, Ardit Erwandha, Yunita Siregar, Unique Priscilla, Tike Priatnakusumah, Nada Novia, Dea Panendra, Astrid Juwita, Nury Zhafira, Farrell Rafisqy, Khalif Al Juna, Sheila Dara, Hesti Purwadinata, Lulu Tobing, Febby Rastanty, Dayu Wijanto, Nazira C Noer, Freya Mikhayla, Azamy Syauqi, Niky Putra, Mario Caesar, Kev, Oline Mendeng, Yono Bakrie, Marchella FP, Rendha Rais, Reza Chandika, Arvino Ramadhan, Oki DM, Anyun Cadel, Elia Margaretha, Yudha Brajamusti, McDanny, Shela Lala, Vadie Akbar, Dian Iyoy, dll. Sementara itu, jajaran komika perempuan terbanyak hadir di film ini, mereka di antaranya adalah Ummi Quary, Musdalifah Basri, Neneng Wulandari, Boah Sartika, Priska Baru Segu, Nury Zhafira, dan Mega Salsabila.

"Ini cerita yang relate dan semoga untuk yang menonton jadi lebih bisa menghargai kerja para ART yang sudah banyak membantu pekerjaan sehari-hari kita. Film ini juga punya komedi yang sangat lucu dengan komedi-komedi yang diberikan para komika perempuannya. Semoga hangat dan tawanya sampai ke hati penonton," ujar Enzy Storia.

"Film Agensi Rumah Tangga menjadi penanda yang spesial bagi saya karena bertepatan dengan 18 tahun saya merayakan perjalanan bermusik. Di tahun ini, Naya memberikan kesempatan saya untuk mengeksplorasi tantangan baru lewat peran Kafka di film ini, bergabung bersama para pemeran yang luar biasa, dan ceritanya yang hangat, komedinya juga sangat menghibur," ujar Afgansyah Reza.

Ikuti perkembangan terbaru film Agensi Rumah Tangga melalui Instagram @FilmAgensiRumahTangga, @starvisionplus, @LegacyPictures, @VorteraStudios, @Navvaros.entertainment dan TikTok @StarvisionOfficial.


Sinopsis

Katia yang di-PHK perlu pekerjaan baru untuk membayar KPR, hingga memutuskan menjadi penyalur asisten rumah tangga (ART). Berbagai drama yang penuh romantika membuatnya bimbang antara mencari pekerjaan baru sesuai harapan ibunya, atau mempertahankan para ART yang sudah jadi keluarga baru baginya.


​Pemain dan Tim Produksi


​Enzy Storia — Katia Amaranto

​Afgansyah Reza — Kafka

​Fita Anggriani — Sashi

​Ardit Erwandha — Banu

​Yunita Siregar — Mila

​Unique Priscilla — Titin

​Tike Priatnakusumah — Bi Minah

​Nada Novia — Nisa

​Ummi Quary — Siti

​Musdalifah Basri — Asih

​Neneng Wulandari — Marsih

​Dea Panendra — Dini

​Boah Sartika — Denok

​Priska Baru Segu — Rina

​Astrid Juwita — Ratih

​Nury Zhafira — Fitri

​Mega Salsabila — Ica

​Farrell Rafisqy — Kenzi

Khalif Al Juna — Kenzo

Sheila Dara — Viona

Hesti Purwadinata — Tessa Effendi

Lulu Tobing — Danila

​Febby Rastanty — Quina

​Dayu Wijanto — Miranti

Nazira C. Noer — Ira

​Freya Mikhayla — Aurora

Azamy Syauqi — Dio

​Niky Putra — Petugas CPNS 1

Mario Caesar — Peserta Ujian CPNS 1

Kev — Peserta Ujian CPNS 2

​Oline Mendeng — Hani

​Yono Bakrie — Yono Sayur

​Marchella FP — Cecel Pegawai TV

Rendha Rais — Widya

​Reza Chandika — Candra Chandika

​Arvino Ramadhan — Petugas CPNS 2

​Oki DM — Wanto Furniture

​Anyun Cadel — Toha

​Elia Margaretha — Wanita Bertubuh Besar

Yudha Brajamusti — Dukun

McDanny — Pembeli Mobil Katia

​Shela Lala — Mbak Lala

​Vadie Akbar — Reza

​Dian Iyoy — Bapak Main Gaple


Vadie Akbar — Reza

Dian Iyoy — Bapak Main Gaple


Produksi

Starvision

Legacy Pictures

Vortera Studios

Navvaros


Produser

Chand Parwez Servia

Riza

Reza Servia

Mithu Nisar


Sutradara : Naya Anindita


Produser Eksekutif

Amrit Dido Servia

Raza Servia

Futih Aljihadi

Lisbeth Simarmata

Muhammad Noviar Rahman

Nazira C Noer

Trivet Sembel


Produser Lini : Rini Atmodjo

Penulis Skenario : Upi, Ayu Anggraini Putri


Dari Novel Best Seller Almira Bastari

Penata Artistik : Jacobus Dimas

Penata Kamera: Robert Cauble

Penyunting Gambar: Ahmad Yuniardi

Penata Suara: Aditya Trisnawan

Perekam Suara: Waim Ahmad Fahreizi

Penata Musik: Hariopati Rinanto

Penata Warna & VFX: Super 8MM Studio

Penata Grafis: Mataque Studio

Penata Rias: Amalia Cantiqa

Penata Busana: Aldie Harra

Penata Peran: Arief Havidz

Penata Peran: Abie Prabu

Perancang Poster: Alvin Hariz

OST: 

Langit Merah Muda — Afgan

Tak Ada Rencana (Kujatuh Cinta) — Afgan

Jatuh, Bangkit Kembali! — HIVE!

Kita Bikin Romantis — MALIQ & D'Essentials


Tentang Starvision

Starvision merupakan salah satu rumah produksi film dan televisi paling berpengaruh dan terkemuka di Indonesia, dengan rekam jejak lebih dari tiga dekade dalam membentuk lanskap hiburan nasional. Di bawah kepemimpinan visioner pendiri sekaligus produser Chand Parwez Servia, perusahaan ini dikenal konsisten menghadirkan kisah-kisah yang mampu menyentuh dan dekat dengan hati penonton Indonesia.

Setiap tahunnya, Starvision merilis sekitar sepuluh judul film layar lebar, menjadikannya salah satu pemain paling stabil dan dapat diandalkan di pasar film nasional. Keistimewaan Starvision terletak pada keberanian untuk berinvestasi secara mandiri di seluruh proyeknya, sebuah komitmen yang menegaskan kemandirian kreatif sekaligus kualitas dan konsistensi dalam setiap produksi.

Dalam beberapa tahun terakhir, Starvision telah melahirkan sejumlah film box office yang sukses besar dan banyak diperbincangkan, di antaranya Petaka Gunung Gede, Sekawan Limo, 172 Days, Komang, Imperfect, Cek Toko Sebelah, dan Dua Garis Biru. Film-film tersebut menunjukkan kekuatan Starvision dalam menghadirkan hiburan yang tidak hanya komersial, tetapi juga penuh makna—meneguhkan posisi Starvision sebagai nama terpercaya bagi penonton, mitra, maupun kolaborator di industri perfilman Indonesia.


Tentang Legacy Pictures

PT LEGACY FILM berdiri sejak tahun 2011 dan merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang Perfilman dan Perekaman Video.

Pada Tahun 2011-2017 PT LEGACY FILM memproduksi film dan mulai tahun 2018, Legacy aktif melakukan investasi film. "PENGABDI SETAN", "AGAK LAEN", "PETUALANGAN SHERINA 2" dan "THE ARCHITECTURE OF LOVE (TAOL)" merupakan beberapa film box office dari LEGACY.


Tentang Vortera Studios

Vortera Studios adalah sebuah perusahaan film asal Indonesia yang aktif berkolaborasi dalam berbagai proyek film layar lebar nasional. Sebagai studio film baru di industri perfilman tanah air, Vortera Studios gencar menjalin kemitraan strategis dengan rumah produksi besar mapan seperti Rapi Films, Starvision, dan Screenplay Films.


Tentang Navvaros

Navvaros Entertainment adalah perusahaan pemasaran, investasi, dan pengembangan film di Indonesia. Didukung jaringan new media terbesar di Indonesia (30+ inventory media, 80 juta+ followers), Navvaros mendanai dan mengembangkan film Indonesia sekaligus membawa kekuatan amplifikasi media.

H-3 MENUJU 4 DEKADE KAHITNA Konser “KAHITNA 40 TAHUN” Siap Jadi Perayaan Paling Monumental dalam Sejarah Kahitna Featuring: RAN, TIARA ANDINI, MONITA TAHALEA, ARSY WIDIANTO DAN NIKI BECKER Sebagian Besar Kategori Tiket Sold Out, Festival are Selling Fast



image.png 

 

Jakarta -  Rabu, 2 September 2026  — Tinggal tiga hari lagi menuju konser paling dinantikan sepanjang perjalanan empat dekade Kahitna. “KAHITNA 40 TAHUN” akan digelar pada Sabtu, 5 September 2026, di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Jakarta, dan dipastikan menjadi konser terbesar yang pernah dipersembahkan Kahitna sepanjang 40 tahun perjalanan musik mereka.

 

KAHITNA 40 TAHUN dipromotori oleh Enjoy Live Experience dan didukung oleh : Bank Rakyat Indonesia, Bank Tabungan Negara, Telkomsel Halo 5G, Toyota, Taspen, Coco Latte, Gekrafs, dan Nusantara International Convention Exhibition (NICE).


Photo Press Conference Kahitna 40 Tahun.jpg


Mengusung tema “Di Antara Takkan Tergantinya Cantik & Titik Nadir Mantan Terindah”, konser yang dipromotori oleh Enjoy Live Experience ini akan menjadi ruang pertemuan bagi puluhan ribu Soulmate dari seluruh Indonesia maupun mancanegara untuk kembali bernyanyi, mengenang, dan merayakan cerita hidup yang telah tumbuh bersama karya-karya Kahitna — lewat lagu-lagu abadi seperti Cantik, Takkan Terganti, Titik Nadir, dan Mantan Terindah.

Highlight 3 Hari Menuju Konser Kahitna 40 Tahun

 

    Status tiket: Kategori Super Diamond, Diamond, Platinum Plus dan Platinum (Kanan & Kiri), Gold (Kanan & Kiri), dan Silver (Kanan & Kiri) telah SOLD OUT. Tersisa kategori Festival A dan Festival B yang penjualannya bergerak cepat (selling fast).

    Konsep panggung “The Soulmate Journey” akan membawa penonton menyelami perjalanan musik, cinta, dan kenangan Kahitna selama empat dekade dalam satu malam.

    Deretan bintang tamu istimewa telah dikonfirmasi meramaikan panggung: RAN, Monita Tahalea, Arsy Widianto, Niki Becker, dan Tiara Andini.

    Tata panggung berskala besar dan sejumlah kejutan khusus telah disiapkan untuk menjadikan malam ini sebagai momen bersejarah bagi para Soulmate.

    Tiket resmi masih dapat diperoleh melalui Guehadir.id selama persediaan masih ada.

 

Yovie Widianto, selaku pendiri Kahitna, menyampaikan kesiapan sekaligus rasa syukur menjelang konser ini. "Tiga hari menuju panggung ini rasanya seperti membuka album lama satu per satu. Empat puluh tahun bukan sekadar angka bagi kami, itu empat puluh tahun orang jatuh cinta, patah hati, menikah, dan pulang ke rumah masing-masing sambil menyanyikan lagu-lagu kami. Malam nanti, kami tidak hanya ingin tampil, kami ingin memeluk setiap kenangan itu bersama seluruh Soulmate, sebagai ucapan terima kasih yang paling tulus yang bisa kami berikan."

 

Sementara itu, Dino Hamid, Founder Enjoy Live Experience, menegaskan skala dan kematangan persiapan konser menjelang hari pelaksanaan. "Di titik H-3 ini, semua yang kami rancang selama berbulan-bulan akhirnya bertemu dengan kenyataan. Bukan perkara mengejar status sold out semata, tapi memastikan setiap Soulmate yang datang ke NICE benar-benar merasakan bahwa mereka sedang berdiri di tengah sejarah, bukan sekadar menonton konser. Empat dekade perjalanan Kahitna layak dirayakan dengan standar yang belum pernah kami buat sebelumnya, dan itulah yang sedang kami selesaikan sekarang."

 

Ungkapan Para Bintang Tamu

Kehadiran para bintang tamu turut menjadi salah satu daya tarik utama “KAHITNA 40 TAHUN”. Berikut kesan dan harapan mereka menjelang tampil bersama Kahitna:

 

"Kahitna adalah salah satu alasan kami percaya bahwa musik Indonesia bisa berbicara ke banyak generasi sekaligus. Diundang berdiri di panggung 40 tahun mereka bukan cuma kehormatan, tapi juga pengingat buat kami tentang standar yang selama ini menjadi kiblat banyak musisi, termasuk kami. Kami datang bukan hanya untuk tampil, tapi untuk ikut merayakan warisan yang sudah mereka bangun." Ungkap RAN.

 

"Kahitna adalah salah satu alasan saya percaya bahwa lagu cinta bisa bertahan melewati zaman tanpa kehilangan maknanya. Tampil di konser 40 tahun mereka terasa seperti kesempatan yang tidak akan datang dua kali, dan saya ingin memberikan yang terbaik sebagai bentuk hormat saya pada karya-karya yang sudah membesarkan begitu banyak kenangan orang lain, termasuk saya sendiri."  ungkap Tiara Andini

 

Monita Tahalea menuturkan "Saya tumbuh dengan lagu-lagu Kahitna diputar di rumah, jauh sebelum saya membayangkan akan berdiri satu panggung dengan mereka. Ada rasa haru yang sulit dijelaskan ketika sesuatu yang membentuk selera musik saya sejak kecil kini menjadi tempat saya ikut merayakan. Saya hanya ingin membawakan karya mereka dengan kejujuran yang sama seperti saat pertama kali saya jatuh cinta pada lagu-lagu itu."

 

Arsy Widianto menungkapkan "Buat saya, Kahitna bukan sekadar grup musik legendaris, tapi juga bagian dari perjalanan yang sangat dekat dengan hidup saya sendiri. Malam nanti bukan sekadar tampil sebagai bintang tamu, melainkan ikut merayakan empat puluh tahun karya yang sudah menemani begitu banyak orang, termasuk keluarga saya. Saya ingin penampilan saya menjadi salah satu cara untuk mengatakan terima kasih."

 

Niki Becker  mengatakan "Lagu-lagu Kahitna itu semacam soundtrack masa kecil saya, jadi begitu tawaran ini datang, saya tidak butuh waktu lama untuk bilang iya. Ada kebanggaan tersendiri bisa ikut menjadi bagian dari perayaan sebesar ini, di panggung yang dibangun dari empat dekade ketulusan berkarya. Saya cuma berharap bisa memberi warna yang pas untuk malam yang sudah begitu berarti bagi banyak orang."

 

Di balik lagu-lagu yang telah menemani jutaan pendengar selama empat dekade, berikut kesan masing-masing personel Kahitna menjelang malam perayaan terbesar mereka:

 

"Empat puluh tahun itu panjang sekali kalau dipikir-pikir, tapi begitu berdiri di panggung dan mendengar Soulmate ikut bernyanyi, rasanya seperti baru kemarin kami mulai. Konser ini adalah cara kami berterima kasih, bukan hanya untuk cinta yang mereka berikan pada lagu-lagu kami, tapi juga untuk kesetiaan mereka menemani perjalanan panjang ini."  Hedi Yunus, Vokal, Kahitna

 

"Setiap kali membawakan lagu-lagu lama Kahitna, saya selalu merasa ikut memasuki kenangan orang lain, ada yang teringat cinta pertamanya, ada yang teringat orang tuanya. Di usia 40 tahun ini, saya ingin membawakan setiap lagu dengan kesadaran penuh bahwa saya sedang menjaga kenangan banyak orang, bukan sekadar bernyanyi di atas panggung." Ungkap Mario Ginanjar, Vokal, Kahitna.

 

Andrie Bayuadji, Gitar, Kahitna “Dari balik gitar, saya melihat bagaimana aransemen-aransemen lama kami masih bisa membuat penonton menutup mata dan tersenyum sendiri. Itu yang membuat saya percaya bahwa musik yang jujur akan selalu punya tempat, apa pun zamannya. Konser 40 tahun ini adalah kesempatan kami membuktikan itu sekali lagi, dengan skala yang lebih besar dari sebelumnya."

 

"Empat dekade berkarya membuat saya makin sadar bahwa setiap ketukan bass yang saya mainkan itu ikut menopang cerita hidup orang-orang yang mendengarkannya. Di konser ini, saya ingin bermain dengan hati yang sama seperti pertama kali kami manggung dulu, karena rasa syukur itu yang membuat kami masih ada sampai sekarang." tutur Dody Isnaini, Bass, Kahitna

 

Harry Suhardiman, Perkusi, Kahitna mengungkapkan "Perkusi itu detail kecil yang sering tidak disadari, tapi justru dari detail-detail seperti itulah warna khas Kahitna terbentuk selama ini. Di panggung 40 tahun nanti, saya ingin setiap ketukan yang saya mainkan menjadi bagian dari kenangan baru yang akan dibawa pulang oleh para Soulmate malam itu."  

 

D. Bambang Purwono, Keyboard, Kahitna menambahkan "Sebagai bagian dari fondasi musik Kahitna, keyboard selalu menjadi tempat lahirnya banyak melodi yang akhirnya dikenang orang seumur hidup mereka. Merayakan 40 tahun ini membuat saya sadar betapa besar tanggung jawab kami untuk terus menjaga kualitas karya, bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk generasi Soulmate berikutnya."

 

Status Tiket Fase 2 (Udate Terkini)

Respons luar biasa dari para Soulmate membuat sebagian besar kategori tiket konser “40 Tahun Kahitna” fase kedua telah sold out. Saat ini, hanya tersisa kategori Festival A seharga Rp1.350.000 dan Festival B seharga Rp975.000. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari perayaan empat dekade perjalanan Kahitna bersama para Soulmate dari Indonesia dan mancanegara.


image.png

 

Berikut Harga ticket Phase 2 konser 40 Tahun Kahitna:

Super Diamond                      : Rp. 5.000.000.- (Phase 2 Sold Out)

Diamond                                 : Rp. 2.200.000.- (Phase 2 Sold Out)

Platinum Plus                         : Rp. 2.000.000.- (Phase 2 Sold Out)

Platinum Kanan & Kiri          : Rp. 1.800.000.- (Phase 2 Sold Out)

Gold Kanan & Kiri                  : Rp.    625.000.- (Phase 2 Sold Out)

Silver Kanan & Kiri                : Rp.    450.000.- (Phase 2 Sold Out)

Festival A                                 : Rp. 1.350.000.-

Festival B                                 : Rp. 975.000.-

 

Catatan:

• Nomor kursi untuk kategori RSVP, Diamond, dan Platinum akan dicantumkan dalam konfirmasi pemesanan setelah pembayaran berhasil dilakukan. • Kategori Silver dan Gold menggunakan sistem tempat duduk bebas (free seating). • Harga tiket belum termasuk pajak pemerintah, biaya platform, royalti hak pertunjukan (performing rights), dan biaya layanan (convenience fee). • Denah tempat duduk tidak dibuat berdasarkan skala sebenarnya. • Tata letak tempat duduk dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. • Posisi yang ditampilkan hanya untuk keperluan ilustrasi. • Lokasi maupun ukuran sebenarnya dapat sedikit berbeda dari ilustrasi.

 

Tentang Konser Kahitna 40 Tahun

Perayaan 40 Tahun Kahitna menjadi babak terbaru dari perjalanan panjang Enjoy Live Experience bersama Kahitna dan Yovie Widianto dalam menghadirkan konser-konser yang selalu meninggalkan kesan mendalam bagi para Soulmate. Selama lebih dari dua dekade, Enjoy Live Experience telah dipercaya menghadirkan berbagai pertunjukan ikonik, mulai dari KAHITNA – Cerita Cinta (2011), Yovie and His Friends – Irreplaceable (2013), Up Close & Personal (2014), Film Mantan Terindah (2014), KAHITNA – Love Festival (2016), Kahitran, Yovie & His Friends – Inspirasi Cinta (2018), Project X (2020), Billion Songs Concert (2023), Konser Kahitna 2 Tahun Menuju 40 (2024), hingga Miliaran Cinta: Yovie Widianto & Andi Rianto Berkonser (2025).

 

Sebagai konser terbesar Kahitna sepanjang 40 tahun perjalanan mereka, NICE PIK 2 dipilih sebagai venue yang mampu menghadirkan pengalaman berskala besar, nyaman, dan representatif bagi puluhan ribu Soulmate dari berbagai kota di Indonesia maupun mancanegara.

 

Selama 40 tahun, Kahitna telah membuktikan bahwa musik yang lahir dari ketulusan akan selalu menemukan tempat di hati setiap generasi. Konser ini menjadi bentuk apresiasi atas cinta dan loyalitas para Soulmate yang telah mengiringi perjalanan mereka sejak 1986 hingga hari ini.

 

Informasi Lengkap Mengenai Konser 40 Tahun Kahitna

Nama Konser              : Kahitna 40 Tahun
Tanggal                       : Sabtu, 5 September 2026
Venue                          : Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Jakarta
Promotor                    : Enjoy Live Experience

Gerai tiket resmi         : Guehadir.id

Laman Istagram          : @kahitna40tahun @enjoylive.exp

Tagar resmi acara       : #Kahitna #Kahitna40tahun #EnjoyLiveExperience


IDGITAF HADIRKAN KARYA ALBUM KEDUANYA LEWAT “PEMENTASAN BERUSAHA DI BAWAH HUJAN”

  Bagaimana kalau sebuah album tidak hanya didengarkan, tetapi juga dimainkan, diperankan, dan diceritakan kembali di atas panggung? Musisi ...