Bagaimana kalau sebuah album tidak hanya didengarkan, tetapi juga dimainkan, diperankan, dan diceritakan kembali di atas panggung? Musisi muda yang satu ini tahu cara mementaskan karya-karyanya dengan sangat spesial. Idgitaf akan membawa album terbarunya ke bentuk yang lebih luas dari sebuah pertunjukan musik. Sebuah pementasan semi-teatrikal yang memadukan seni lagu, peran, dan tarian kedalam sebuah pengalaman utuh dengan nama “Pementasan Berusaha di Bawah Hujan”.
Diadaptasi langsung dari album studio kedua bertajuk “Berusaha di Bawah Hujan”, Idgitaf berkolaborasi dengan Katarsis Live menghadirkan pengalaman yang berbeda dalam sebuah pementasan karya musik. Ia akan menampilkan pertunjukkan teatrikal dengan berperan sebagai Air dengan lawan mainnya yaitu Api. Saat ini Idgitaf sedang melakukan semua persiapan dari penampilan spesialnya ini yang belum pernah dibawakan dalam festival maupun pertunjukan lainnya.
“Sekarang aku sedang menyiapkan semuanya. Mulai dari setlist, persiapan acting, sampai belajar beberapa tarian yang akan ditampilkan dalam pementasan kali ini. Pokoknya ini akan menjadi sebuah penampilan spesial yang sayang banget buat dilewatin deh!” cerita Idgitaf.
Pementasan ini juga akan menghadirkan Hindia dan Dere sebagai kolaborator. Keduanya bukan nama yang asing dalam perjalanan album kedua Idgitaf, karena masing-masing turut berkolaborasi dalam lagu “Masih Ada Cahaya” bersama Hindia dan “Setengah Langit” bersama Dere. Kehadiran keduanya di atas panggung tentu menjadi salah satu momen yang paling dinantikan dalam pementasan ini.
Selain itu, Idgitaf juga akan mengajak beberapa nama lain untuk berkolaborasi. Mulai dari teman-temannya yang sudah mendukungnya sejak lama yakni Jebung, Rifqi FTR, dan Dandy yang akan hadir sebagai kolaborator. Kemudian ia juga mengajak New Pusat Dunia (NPD) serta Lomba Sihir dalam pementasan kali ini.
Selain membawakan karya dari album “Berusaha di Bawah Hujan”, Idgitaf juga akan memainkan lagu-lagu dari rilisan sebelumnya. Secara keseluruhan, penonton akan disuguhkan lebih dari 20 lagu dalam satu rangkaian pertunjukan.
Sebagai promotor, Katarsis Live merancang konser ini sebagai sebuah pengalaman yang tidak berhenti ketika musik dimainkan di atas panggung. Penonton juga diajak untuk ikut menjadi bagian dari cerita melalui berbagai elemen interaktif. Mengambil inspirasi dari identitas koboy yang kini menjadi bagian dari karakter Idgitaf, tersedia beberapa permainan yang bisa diikuti penonton, seperti Rodeo Bull, Lasso Toss, dan Pull The Bull.
“Kami selalu ingin menghadirkan pertunjukan musik yang dapat berarti dan dirasakan oleh penonton. Semua ide datang dari Idgitaf, dan Katarsis Live mencoba untuk mewujudkan keinginannya menjadi pengalaman yang tak terlupakan oleh Idgitafriends (panggilan bagi penggemar Idgitaf),” cerita CEO Katarsis Live, Reyhana Zain.
Saat ini tiket “Pementasan Berusaha di Bawah Hujan” sudah dapat dibeli melalui www.idgitaf.id. Penjualan tiket dibuka dalam 3 kategori, dengan kategori harga terendah yakni kategori “Hujan” dengan harga Rp159.000, lalu kategori “Mendung” Rp259.000. Selain itu, Idgitaf juga membuka kategori spesial yakni “Cahaya” yang dibanderol seharga Rp349.000. Mendengar kebutuhan dan permintaan para penonton, Idgitaf bersama Katarsis Live juga menghadirkan pilihan seating tribun, sehingga penonton dapat menikmati keseluruhan pementasan dengan lebih nyaman. Khusus untuk pemegang tiket “Cahaya”, tersedia pula sesi talkshow spesial bertajuk IDGITALKShow bersama Duo Bahlul. Selain itu, penonton dapat menikmati berbagai photospot serta mendapatkan merchandise eksklusif yang dibuat khusus untuk “Pementasan Berusaha di Bawah Hujan.”
“Pementasan Berusaha di Bawah Hujan” akan berlangsung di Kuningan City Ballroom, Jakarta pada tanggal 18 September 2026.
Tentang Idgitaf
Idgitaf merupakan musisi muda perempuan Indonesia yang dikenal lewat karya-karya personal dan lirik yang merefleksikan pengalaman serta keresahan generasi muda. Dengan karakter musik yang kuat dan pendekatan yang autentik, Idgitaf telah meraih berbagai penghargaan musik tanah air.
Pada 15 Mei, Idgitaf merilis album studio penuh keduanya, Berusaha di Bawah Hujan (BDBH). Di minggu pertama perilisannya, album ini berhasil masuk ke jajaran Spotify Top Weekly Debut Albums Global, menandai pencapaian penting dalam perjalanan musiknya, kini Idgitaf tengah mempersiapkan konser "Pementasan Berusaha di Bawah Hujan" yang akan diselenggarakan 18 September 2026 mendatang.
Tentang Katarsis Live
Katarsis Live adalah promotor pementasan semi teatrikal Idgitaf bertajuk "Pementasan Berusaha di Bawah Hujan." Dalam beberapa tahun terakhir Katarsis Live berhasil menunjukkan reputasinya sebagai promotor musik yang memiliki integritas lewat konser-konser musik yang sukses digelar, antara lain tur konser Reality Club, Isyana Sarasvati, Rizky Febian, Perunggu, dan juga intimate live music Raisa, Kunto Aji, Nadin Amizah, Sal Priadi, Ziva Magnolya, dan lain-lain. Selain itu, Katarsis Live tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan konser, tetapi juga dikenal sebagai kreator dan pengembang berbagai intellectual property (IP) hiburan, seperti Drive-In Senja (menonton film dari dalam mobil), Dunia Mencekam (IP horor), dan Sewaktu (intimate live music).

