Tonton film Agensi Rumah Tangga mulai 10 September 2026 di bioskop
Jakarta, 2 September 2026 — Setelah sukses dengan drama komedi dan drama keluarga, sutradara pencetak blockbuster Naya Anindita kini menggarap film komedi perdananya, Agensi Rumah Tangga, persembahan Starvision, bekerjasama dengan Legacy Pictures, Vortera Studios, dan Navvaros, dari produser Chand Parwez Servia. Film Agensi Rumah Tangga diadaptasi dari novel best seller Almira Bastari, dengan naskah yang ditulis oleh Upi dan Ayu Anggraini Putri. Film ini membawa kisah yang hangat dari Katia (Enzy Storia), yang kena PHK dan akhirnya membangun bisnis agensi penyaluran pekerja rumah tangga.
Film Agensi Rumah Tangga menjadi eksplorasi terbaru Naya dengan genre komedi, yang menampilkan jajaran komika perempuan sebagai para ART yang ikonik. Mereka berhasil menyampaikan komedi-komedi baik secara dialog hingga adegan dengan penuh kekacauan yang membuat penonton terhibur dan ngakak.
"Ini pertama kalinya ada 7 komika perempuan bermain dalam satu judul film. Agensi Rumah Tangga akan membuat penonton menikmatinya dengan cerita yang seru, komedi yang kocak, dan drama yang menyentuh," ujar produser Chand Parwez Servia.
Tak hanya menampilkan komedi, film Agensi Rumah Tangga juga membawa isu yang penting dan dekat. Lewat jajaran para pekerja rumah tangga serta para karakter pekerja perempuan, film ini juga berbicara mengenai pentingnya memberikan kelayakan hak untuk para pekerja domestik.
"Aku melihat ART itu terkadang dianggap seperti sebuah fasilitas dalam rumah tangga. Padahal mereka ini juga pekerja, staf, sama seperti kita yang juga pekerja. Untuk itu, film ini juga ingin memantik diskusi bahwa sudah seharusnya kita memperlakukan ART juga sama seperti kita. Film ini membawa kisah yang penting, meski dikemas dengan ringan dan komedi," ujar sutradara Naya Anindita.
Agensi Rumah Tangga dibintangi oleh Enzy Storia, Afgansyah Reza, Fita Anggriani, Ardit Erwandha, Yunita Siregar, Unique Priscilla, Tike Priatnakusumah, Nada Novia, Dea Panendra, Astrid Juwita, Nury Zhafira, Farrell Rafisqy, Khalif Al Juna, Sheila Dara, Hesti Purwadinata, Lulu Tobing, Febby Rastanty, Dayu Wijanto, Nazira C Noer, Freya Mikhayla, Azamy Syauqi, Niky Putra, Mario Caesar, Kev, Oline Mendeng, Yono Bakrie, Marchella FP, Rendha Rais, Reza Chandika, Arvino Ramadhan, Oki DM, Anyun Cadel, Elia Margaretha, Yudha Brajamusti, McDanny, Shela Lala, Vadie Akbar, Dian Iyoy, dll. Sementara itu, jajaran komika perempuan terbanyak hadir di film ini, mereka di antaranya adalah Ummi Quary, Musdalifah Basri, Neneng Wulandari, Boah Sartika, Priska Baru Segu, Nury Zhafira, dan Mega Salsabila.
"Ini cerita yang relate dan semoga untuk yang menonton jadi lebih bisa menghargai kerja para ART yang sudah banyak membantu pekerjaan sehari-hari kita. Film ini juga punya komedi yang sangat lucu dengan komedi-komedi yang diberikan para komika perempuannya. Semoga hangat dan tawanya sampai ke hati penonton," ujar Enzy Storia.
"Film Agensi Rumah Tangga menjadi penanda yang spesial bagi saya karena bertepatan dengan 18 tahun saya merayakan perjalanan bermusik. Di tahun ini, Naya memberikan kesempatan saya untuk mengeksplorasi tantangan baru lewat peran Kafka di film ini, bergabung bersama para pemeran yang luar biasa, dan ceritanya yang hangat, komedinya juga sangat menghibur," ujar Afgansyah Reza.
Ikuti perkembangan terbaru film Agensi Rumah Tangga melalui Instagram @FilmAgensiRumahTangga, @starvisionplus, @LegacyPictures, @VorteraStudios, @Navvaros.entertainment dan TikTok @StarvisionOfficial.
Sinopsis
Katia yang di-PHK perlu pekerjaan baru untuk membayar KPR, hingga memutuskan menjadi penyalur asisten rumah tangga (ART). Berbagai drama yang penuh romantika membuatnya bimbang antara mencari pekerjaan baru sesuai harapan ibunya, atau mempertahankan para ART yang sudah jadi keluarga baru baginya.
Pemain dan Tim Produksi
Enzy Storia — Katia Amaranto
Afgansyah Reza — Kafka
Fita Anggriani — Sashi
Ardit Erwandha — Banu
Yunita Siregar — Mila
Unique Priscilla — Titin
Tike Priatnakusumah — Bi Minah
Nada Novia — Nisa
Ummi Quary — Siti
Musdalifah Basri — Asih
Neneng Wulandari — Marsih
Dea Panendra — Dini
Boah Sartika — Denok
Priska Baru Segu — Rina
Astrid Juwita — Ratih
Nury Zhafira — Fitri
Mega Salsabila — Ica
Farrell Rafisqy — Kenzi
Khalif Al Juna — Kenzo
Sheila Dara — Viona
Hesti Purwadinata — Tessa Effendi
Lulu Tobing — Danila
Febby Rastanty — Quina
Dayu Wijanto — Miranti
Nazira C. Noer — Ira
Freya Mikhayla — Aurora
Azamy Syauqi — Dio
Niky Putra — Petugas CPNS 1
Mario Caesar — Peserta Ujian CPNS 1
Kev — Peserta Ujian CPNS 2
Oline Mendeng — Hani
Yono Bakrie — Yono Sayur
Marchella FP — Cecel Pegawai TV
Rendha Rais — Widya
Reza Chandika — Candra Chandika
Arvino Ramadhan — Petugas CPNS 2
Oki DM — Wanto Furniture
Anyun Cadel — Toha
Elia Margaretha — Wanita Bertubuh Besar
Yudha Brajamusti — Dukun
McDanny — Pembeli Mobil Katia
Shela Lala — Mbak Lala
Vadie Akbar — Reza
Dian Iyoy — Bapak Main Gaple
Vadie Akbar — Reza
Dian Iyoy — Bapak Main Gaple
Produksi
Starvision
Legacy Pictures
Vortera Studios
Navvaros
Produser
Chand Parwez Servia
Riza
Reza Servia
Mithu Nisar
Sutradara : Naya Anindita
Produser Eksekutif
Amrit Dido Servia
Raza Servia
Futih Aljihadi
Lisbeth Simarmata
Muhammad Noviar Rahman
Nazira C Noer
Trivet Sembel
Produser Lini : Rini Atmodjo
Penulis Skenario : Upi, Ayu Anggraini Putri
Dari Novel Best Seller Almira Bastari
Penata Artistik : Jacobus Dimas
Penata Kamera: Robert Cauble
Penyunting Gambar: Ahmad Yuniardi
Penata Suara: Aditya Trisnawan
Perekam Suara: Waim Ahmad Fahreizi
Penata Musik: Hariopati Rinanto
Penata Warna & VFX: Super 8MM Studio
Penata Grafis: Mataque Studio
Penata Rias: Amalia Cantiqa
Penata Busana: Aldie Harra
Penata Peran: Arief Havidz
Penata Peran: Abie Prabu
Perancang Poster: Alvin Hariz
OST:
Langit Merah Muda — Afgan
Tak Ada Rencana (Kujatuh Cinta) — Afgan
Jatuh, Bangkit Kembali! — HIVE!
Kita Bikin Romantis — MALIQ & D'Essentials
Tentang Starvision
Starvision merupakan salah satu rumah produksi film dan televisi paling berpengaruh dan terkemuka di Indonesia, dengan rekam jejak lebih dari tiga dekade dalam membentuk lanskap hiburan nasional. Di bawah kepemimpinan visioner pendiri sekaligus produser Chand Parwez Servia, perusahaan ini dikenal konsisten menghadirkan kisah-kisah yang mampu menyentuh dan dekat dengan hati penonton Indonesia.
Setiap tahunnya, Starvision merilis sekitar sepuluh judul film layar lebar, menjadikannya salah satu pemain paling stabil dan dapat diandalkan di pasar film nasional. Keistimewaan Starvision terletak pada keberanian untuk berinvestasi secara mandiri di seluruh proyeknya, sebuah komitmen yang menegaskan kemandirian kreatif sekaligus kualitas dan konsistensi dalam setiap produksi.
Dalam beberapa tahun terakhir, Starvision telah melahirkan sejumlah film box office yang sukses besar dan banyak diperbincangkan, di antaranya Petaka Gunung Gede, Sekawan Limo, 172 Days, Komang, Imperfect, Cek Toko Sebelah, dan Dua Garis Biru. Film-film tersebut menunjukkan kekuatan Starvision dalam menghadirkan hiburan yang tidak hanya komersial, tetapi juga penuh makna—meneguhkan posisi Starvision sebagai nama terpercaya bagi penonton, mitra, maupun kolaborator di industri perfilman Indonesia.
Tentang Legacy Pictures
PT LEGACY FILM berdiri sejak tahun 2011 dan merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang Perfilman dan Perekaman Video.
Pada Tahun 2011-2017 PT LEGACY FILM memproduksi film dan mulai tahun 2018, Legacy aktif melakukan investasi film. "PENGABDI SETAN", "AGAK LAEN", "PETUALANGAN SHERINA 2" dan "THE ARCHITECTURE OF LOVE (TAOL)" merupakan beberapa film box office dari LEGACY.
Tentang Vortera Studios
Vortera Studios adalah sebuah perusahaan film asal Indonesia yang aktif berkolaborasi dalam berbagai proyek film layar lebar nasional. Sebagai studio film baru di industri perfilman tanah air, Vortera Studios gencar menjalin kemitraan strategis dengan rumah produksi besar mapan seperti Rapi Films, Starvision, dan Screenplay Films.
Tentang Navvaros
Navvaros Entertainment adalah perusahaan pemasaran, investasi, dan pengembangan film di Indonesia. Didukung jaringan new media terbesar di Indonesia (30+ inventory media, 80 juta+ followers), Navvaros mendanai dan mengembangkan film Indonesia sekaligus membawa kekuatan amplifikasi media.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar